MASAKINI.CO – Gempa tektonik menengah magnitudo 6,4 di Padang Sidempuan, Sumatera Utara ternyata akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.
“Aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia pada zona intraslab,” kata Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Rusdin, Senin (3/4/2023) malam.
Menurut Andi, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique-normal fault).
Hingga pukul 22.33 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Berikut daerah-daerah yang merasakan gempa berdasarkan Modified Mercally Intensity (MMI):
IV – V MMI : Padang Sidempuan (Sumut), Aek Godang (Sumut) dan Pinangsori (Sumut).
IV MMI : Pasaman Barat (Sumbar), Pasaman (Sumbar), Agam (Sumbar).
III – IV MMI : Gunungsitoli (Sumut), Nias Barat (Sumut), Nias Selatan (Sumut), Nias Utara (Sumut), Aceh Singkil (Aceh), Pulau Banyak (Aceh).










Discussion about this post