MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mengapa Thailand Ramai Transgender Cantik?

Redaksi by Redaksi
17 Mei 2023
in News
0

Miss Mimosa Queen Thailand in 2015, Nadia Patta Wiruntanakid saat mengikuti ujian seleksi wajib militer. (matichon)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di Thailand, keberadaan transgender lebih dikenal dalam bahasa lokal dengan sebutan “kathoey.” Selama beberapa tahun terakhir, menjadi gaya hidup bahkan budaya.

Berikut sejumlah informasi dan penjelasan seputar faktor yang menyebabkan banyaknya transgender di Thailand.

RelatedPosts

Puluhan Massa Aksi JKA Masih Bertahan di Kantor Gubernur Aceh Hingga Malam

Belum Ada Keputusan soal Pergub JKA, Massa Aksi Bertahan di Kantor Gubernur Aceh

Aliansi Rakyat Aceh Kembali Suarakan Evaluasi Pergub JKA di Kantor Gubernur

Budaya dan Sejarah

Keberadaan transgender di Thailand dapat ditelusuri ke masa lalu pada abad ke-14, dimana budaya ini menjadi bagian dari tarian istana kerajaan. Seiring berjalannya waktu, keberadaan “kathoey” berkembang dan semakin diterima di masyarakat.

Di Thailand, transgender dianggap sebagai bagian dari keberagaman budaya yang membuat negara ini sangat ramai dan multi-etnis.

Kathoey terkenal Thailand, Nong Poy.(Instagram/poydtreechada)

Pandangan Masyarakat

Budaya di Thailand sangat toleran dengan keanekaragaman jenis kelamin, dan hal ini membuat para transgender tidak merasa asing atau terasing dari masyarakat. Beberapa kathoey bahkan menjadi selebriti dan terkenal di Thailand, seperti Nong Poy dan Poyd.

Seiring dengan tingginya popularitas dan pengakuan publik ini, sangat umum bagi orang Thailand untuk memiliki beberapa teman atau orang yang dikenal di lingkungan sosialnya yang transgender.

Perspektif Agama

Di Thailand sendiri terdapat beberapa keyakinan agama yang menganggap transgender sebagai makhluk yang unik dan sakti. Kehadiran kathoey dianggap sebagai konsep spiritual yang terkonsep dalam ajaran Buddha.

Beberapa penduduk Thailand juga percaya bahwa orang yang dilahirkan sebagai transgender memiliki roh dari seorang wanita dan laki-laki yang bergabung menjadi satu, yang memberikan mereka kekuatan dan kebaikan yang unik.

Woranun “Frame” Nalatworasakul, lady boy yang hebohkan media sosial setelah foto wajib militernya viral.(sosializ.com)

Ketersediaan Layanan Medis dan Estetika

Di Thailand, operasi transgender yang mengubah bentuk tubuh dimungkinkan dan dengan biaya yang relatif lebih murah daripada negara lain.

Selain itu, prostetik payudara dan promosi estetika juga menjadi sangat terjangkau, yang membuat beberapa transgender di negara ini merasa bahwa mereka dapat mengubah penampilan mereka menjadi seperti yang mereka inginkan.

Itulah beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa keberadaan transgender di Thailand menjadi hal yang umum ditemui. Dengan toleransi dan penerimaan tinggi dari masyarakat setempat, orang-orang transgender di negara ini tidak merasa malu atau terdiskriminasi.

Di sisi lain, layanan medis yang tersedia dan perawatan estetika yang terjangkau juga menjadi faktor yang mempengaruhi banyaknya orang yang memilih memperbaiki penampilannya melalui operasi.

Tags: Kehidupan ThailandLadyboymasa kiniMengapa BegituNong PoyTransgender Thailand
Previous Post

BBM Masih Kosong di SPBU, Rafli Kande: BSI Aceh Jangan Bohong!

Next Post

Sering Nyinyir, Media Vietnam Ini Akhirnya Akui Kehebatan Timnas Indonesia

Related Posts

Tiga Pasangan Khalwat Dieksekusi Cambuk

Delapan Pelanggar Syariat Islam Dicambuk Depan Umum

by Masa Kini
2 Maret 2020
0

MASAKINI.CO — Delapan pelanggar Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dieksekusi cambuk di Taman Sari, Kota Banda...

Cegah Corona Masuk Aceh, Pengawasan Bandara SIM Ditingkatkan

Liputan Corona, Media Diminta Lengkapi Wartawan Alat Kesehatan

by Masa Kini
2 Maret 2020
0

MASAKINI.CO - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, mendesak perusahaan media wajib bekali alat kesehatan bagi jurnalis yang meliput Covid-19. Selain...

Agus Suhendra Naik Meja Operasi, Harus Istirahat Sebulan

Agus Suhendra Naik Meja Operasi, Harus Istirahat Sebulan

by Masa Kini
1 Maret 2020
0

MASAKINI.CO - Persiraja dipastikan kehilangan bek andalannya, Agus Suhendra. Bek kiri ini harus menepi minimal sebulan karena mengalami cedera patah...

Next Post

Sering Nyinyir, Media Vietnam Ini Akhirnya Akui Kehebatan Timnas Indonesia

Turnamen Futsal Montasik, 16 Tim Raih Tiket Delapan Besar

Turnamen Futsal Montasik, 16 Tim Raih Tiket Delapan Besar

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...