BMKG Ingatkan Potensi Terjadinya Banjir Rob di Pesisir Aceh

Ilustrasi: Banjir melanda permukiman warga di Aceh Tenggara, Minggu (28/5/2023). (foto: dok BPBA)

Bagikan

BMKG Ingatkan Potensi Terjadinya Banjir Rob di Pesisir Aceh

Ilustrasi: Banjir melanda permukiman warga di Aceh Tenggara, Minggu (28/5/2023). (foto: dok BPBA)

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh ingatkan masyarakat di wilayah pesisir Aceh terkait potensi banjir rob pada tanggal 3 hingga 6 Juni 2023 mendatang.

Forecaster on Duty BMKG Sultan Iskandar Muda Aceh, Arum Adha Larasati menyampaikan banjir itu terjadi karena permukaan air laut yang lebih tinggi dari pada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai.

Dikatakannya, potensi banjir rob ini dikarenakan adanya fenomena fase bulan purnama baru (full moon) pada tanggal 3 Juni dan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 6 Juni 2023.

Ia menerangkan, gelombang laut mencapai 1.25 hingga 2.50 meter berpotensi terjadi di perairan Sabang, Meulaboh, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa hingga Aceh Tamiang.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada karena gelombang laut masih dalam kategori sedang,” kata Arum saat dikonfirmasi masakini.co, Sabtu (3/6/2023).

Tingginya gelombang air laut itu berpengaruh pada nelayan. Untuk itu, BMKG Aceh menghimbau agar nelayan meningkatkan kewaspadaannya saat melaut.

“Nelayan harus tetap waspada saat melaut, apabila gelombang semakin tinggi diharapkan untuk menunda kegiatannya karena akan sangat berbahaya,” tukasnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist