MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dibantu Modal BRI, Tukang Ojek di NTT Sukses Jadi Pengusaha Kelor 

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
14 Juli 2023
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sukses adalah milik orang Rajin dan giat bekerja. Mungkin kata kata ini pantas disematkan kepada Eduardus Seran Klau. Pria lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kini sukses menjadi Pengusaha kelor di Kabupatèn Sumba Timur. Tanaman Kelor merupakan program yang dicanangkan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Program kelor digalakankan oleh Viktor Bungtilu Lasikodat hingga ke pelosok pelosok di NTT sebagai Emas Hijau. Kala itu Eduardus merupakan Tukang Ojek Pangkalan yang sehari harinya mencari penumpang untuk bertahan hidup. Ia juga kerap menjadi penjual ikan ketika penumpang sepih. Suatu waktu ia mendengarkan program Gubernur NTT tentang kelor yang kelak merubah masa depannya.

RelatedPosts

Harga Beras di Banda Aceh Bertahan, Premium Dijual hingga Rp225 Ribu per Sak

Pria 61 Tahun di Lhoknga Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Pemerkosaan Anak

Jamaah Haji Kloter BTJ 8 Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arafah

“Saya Mendengar pencanangan progam kelor oleh bapak Gubernur. Pasti ada sesuatu hal besar dan baik untuk masyarakat NTT. Ada peluang besar bagi dari program kelorisasi Bapak Gubernur. Saya mulai mengambil keputusan untuk beralih dari tukang ojek dan jual ikan menjadi pengusaha Kelor,” kata Eduardus kepada wartawan.

Rupanya keputusan inilah yang merubah hidupnya di kemudian hari. Puncaknya, pada tahun 2018, Eduardus mulai mencoba mencari literasi tentang pengolahan kelor melalui berbagai media.

Ia kemudian mendapat Informasi tentang pengolahan kelor dari Chanel Youtube dari Dedi Krisnadi. Dedi Krisnadi merupakan Founder Dapur Kelor yang juga sukses mengembangkan Kelor di NTT menjadi beraneka ragam bahan pangan hingga kosmetik.

Eduardus mulai melakukan eksprimen tentang kelor berdasarkan tutorial yang sudah dibuat oleh Dedi Krisnadi. Ia memetik kelor yang tumbuh liar dan membuat serbuk Kelor dalam skala kecil. Usai membuat serbuk ia mulai menjual.

“Memang laku juga pada awal awal. Mungkin orang beli karena kasihan sama saya. Tapi saya tidak patah semangat karena saya yakin usaha kelorNTTan besar karena kelor mendapat pengakuan dunia sebagai tanaman yang memiliki banyak kasiat. Dan indonesia bisa digunakan untuk menangani Sunting,” jelasnya.

Dengan pemahaman itu ia konsisten untuk terus memproduksi serbuk kelor. Kali ini ia mulai menyasar ke sejumlah puskesmas di kabupaten Sumba Timur. Ia meyakinkan pihak Puskesmas bahwa Serbuk kelor cocok untuk penanganan sunting.

Gayung bersambut berkat ketekunannya PT Kelor Marada yang digawangi oleh Eduardus merupakan binaan Dapur Kelor bersama 36 sentra Pengelolaan kelor lainnya di bawah Korem Wirasakti 161 Kupang dan 14 UMKM di bawah binaan Dekranasda NTT. Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat yang merupakan Istri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ini memang konsen membina Kelompok masyarakat untuk mengembangkan kelor.

“Melalui Pak Viktor dan Bunda Julie Sutrisno Laiskodat saya masih sebagai penjual ikan dan tukang ojek.juga pak Dedy dari Dapur kelor yang telah membimbing saya, ujarnya.

Sukses Karena Modal BRI

Eduadus mengaku ketika usahanya mulai bekembang ia mengalami kendala terkait modal. Ia sudah mengajukan pinjaman ke berbagai Bank tapi tidak kunjung mendapat pinjaman. Dengan keyakinannya ia berani mengajukan pinjaman ke BRI Unit Yos Sudarso di Kabupatèn Sumba Timur.

“Proses sangat mudah untuk mendapatkan KUR. Pada tahap pertama saya dapat pinjaman 25 juta. Yang kedua dinaikkan ke 50 juta. Sekarang saya dapat pinjaman lagi 200 juta dari Kupedes,” ujarnya.

Ia sangat berterima kasih kepada BRI karena me mendapat modal dari 4 tahun lalu hingga ia meraih sukses menjadi pengusaha kelor.

“Saya sangat berterima kasih kepada BRI karena modal yang saya dapatkan bisa mengantarkan saya dari 4 tahun lalu hingga sukses saat ini. Saya berkembang karena modal dari BRI saya bisa pengadaan alat produksi untuk pengolahan kelor. Karena kami bergerak dibidang pangan lokal saya berharap BRI bisa mendorong kami kepasar regional hingga internasional, ujarnya.

Ia mengatakan ia mengajukan pinjaman pada awal tahun 2020 dan langsung disetujui. Hingga saat ini Bank BRI terus mendukung saya untuk mengembangkan usaha kelor.

“Dari beberapa Bank yang saya ajukan, BRI yang bertindak paling cepat membantu saya modal. Bahkan kurang dalam waktu satu minggu modal yang saya ajukan langsung cair. Ini sangat membantu saya. Saya cuman tukang ojek dan penjual ikan. Tidak ada aset yang saya bisa jual. Jadi benar benar berkembang karena Modal pinjaman dari BRI,’ ujarnya.

Kini Eduardus sudah meraih sukses. Berkat perputaran modal yang ia dapatkan dari BRI, Ia bisa membeli tanah dan membangun rumah tinggal serta membangun rumah produksi serta membeli Mobil Toyota Rush yang baru.

“Saya disiplin dalam mengelolah dana pinjaman sehingga bisa membayar cicilan secara tertib. Kemudian modal pinjaman terus naik dari 25 juta hingga 200 juta. Terimah kasih Bank BRI yang sudah membantu Saya,” ujarnya.

Tags: Berkat BRIinfo bankPengusaha KelorSerbuk KelorSumba Timur
Previous Post

Kasus RS Regional Aceh Tengah, Polisi Sita Uang Rp270 Juta

Next Post

Menlu Retno Sebut Diplomasi Preventif Penting untuk Cegah Konflik

Related Posts

Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG IBBRIndex Awards 2025

Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG IBBRIndex Awards 2025

by Redaksi
30 September 2025
0

MASAKINI.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Pemenang Pilar Sosial dalam ajang Katadata Environmental, Social, and Governance...

Resmikan RTT Medan, BRI Hadirkan Solusi Keuangan Lengkap untuk Pelaku Usaha

Resmikan RTT Medan, BRI Hadirkan Solusi Keuangan Lengkap untuk Pelaku Usaha

by Redaksi
29 September 2025
0

MASAKINI.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi meluncurkan Regional Treasury Team (RTT) Medan sebagai langkah strategis...

BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Peduli Lingkungan

BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Peduli Lingkungan

by Redaksi
28 September 2025
0

MASAKINI.CO - Menjaga sungai berarti menjaga masa depan. Upaya kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengurangi penggunaan plastik, hingga...

Next Post
Menlu Retno Sebut Diplomasi Preventif Penting untuk Cegah Konflik

Menlu Retno Sebut Diplomasi Preventif Penting untuk Cegah Konflik

Mahyuzar Bakal Prioritaskan Penanganan Stunting di Aceh Utara

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co