MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Yassa, Makanan Khas Gambia Ikut Meriahkan ACF 2023

Riska Zulfira by Riska Zulfira
16 Juli 2023
in News
0

Mahasiswa USK asal Afrika membuka stan di Aceh Cullinary Festival, Banda Aceh untuk mempromosikan kuliner khas mereka.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksanaan kegiatan Aceh Culinary Festival (ACF) 2023 menghadirkan ragam makanan tradisional dari 23 kabupaten/kota yang ada di Tanoh Rencong.

Selain itu, ada juga makanan khas dari benua Asia, Eropa hingga Afrika turut memeriahkan ACF tersebut.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Banda Aceh Jaring 26 Orang dalam Operasi Penegakan Syariat Islam

Arus Kendaraan di Tol Sibanceh Tembus 9 Ribu Lebih Selama Libur Panjang

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Penghelatan ACF ini dilaksanakan mulai 14 hingga 17 Juli 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, dengan menyajikan 1000 variasi menu khas nusantara dan mancanegara.

Diantaranya kuliner yang dijajakan oleh Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) asal negara Gambia, Nigeria dan Mali. Sejumlah mahasiswa tersebut mempromosikan makanan khas mereka di ACF 2023.

“Kami menyajikan makanan khas ini saat ada event besar di Aceh, karena panitia acara juga mengajak kami untuk bergabung,” kata Nicholas Sheku, Sabtu (15/7/2023).

Ia bersama tiga orang temannya mempromosikan sejumlah makanan dan minuman khas Gambia seperti Yassa, Ayam Masak Kacang Merah, Rosela Tea, dan Ginger Drink.

Sheku menjelaskan, Yassa merupakan makanan dengan ayam yang dibumbui dengan mustard, cabai, jus lemon, dan bawang putih, dan dipanggang dengan bawang merah. Hidangan itu juga dapat menggantikan ayam dengan ikan putih.

“Rasanya ada pedas-pedas sedikit, sementara ayam kacang ini rasanya sangat pedas tapi paling laris,” ujarnya.

Menurutnya, makanan tersebut menjadi makanan yang sering dihidangkan masyarakat Gambia setiap harinya. Untuk minuman Rosella tea dan ginger drink juga menjadi minuman khas mereka.

Minuman itu bermanfaat dan memiliki ragam khasiat seperti mengatasi kolesterol tinggi, menurunkan tekanan darah hingga menurunkan berat badan dan beragam manfaat lainnya.

“Ini menjadi minuman sehari-hari karena manfaatnya sangat banyak,” ucap Sheku.

Selain itu, mereka juga mempromosikan makanan khas Mali yaitu Fufu. Dimana kudapan itu terbuat dari ubi rebus menggunakan bawang merah dan di makanan menggunakan kari.

Katanya, Fufu dibuat dengan cara merebus singkong, kemudian ditumbuk langsung sampai berbentuk adonan. Kemudian Fufu dibentuk bulat sebesar kepalan tangan.

“Rasanya enak, fufu dimakan menggunakan kari, tapi kami sering nyebutnya saus,” kata Sheku.

Untuk harganya sendiri sangat murah, segala jenis makanan yang mereka juga hanya dibanderol Rp20 ribu per porsi, sementara minuman hanya dijual Rp15 ribu.

“Dua hari ini kami laku keras, dagangan juga habis. Untuk omzetnya sendiri mencapai Rp400 ribu,” imbuhnya.

Kehadiran makanan tersebut ternyata mengundang rasa penasaran. Beberapa pengunjung tampak mengunjungi stan milik mahasiswa USK ini sekedar melihat hingga membelinya.

Seperti Rahmi, warga kota Banda Aceh. Ia mengaku pertama kali mencicipi makanan tersebut. Menurutnya cita rasa makanan benua Afrika sangat pedas namun terasa cocok di lidah masyarakat Aceh.

“Rasanya enak ya, hampir mirip dengan cita rasa makanan kita karena pedas,” kata Rahmi.

Tags: Aceh Culinary FestivalACF 2023GambiaKuliner AfrikaMahasiswa USKMaliNigeria
Previous Post

Alasan Global Finance Pilih BRI Satu-Satunya Peraih Sustainable Finance Awards 2023 di Indonesia

Next Post

Sudah di Depan Kedutaan Israel, Pria Suriah Batal Bakar Taurat

Related Posts

Sepekan, Sudah 1.084 Rohingya Masuk Aceh

Usai Dilaporkan Gambia, ICJ Mendengar Kasus Genosida Dialami Rohingya

by Ahmad Mufti
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pengadilan Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, sedang mendengar kasus penting yang diajukan Gambia pada tahun 2019. Negara Afrika...

Daftar Lengkap Tim Lolos 16 Besar Piala Afrika

by Ali L
1 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Piala Afrika 2025 telah menyelesaikan babak grupnya. Lima tim baru saja mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke babak...

Inovasi Digital Berbasis Gender: Tim USK Raih Emas di Ajang Global Innovation Sprint 2025

Inovasi Digital Berbasis Gender: Tim USK Raih Emas di Ajang Global Innovation Sprint 2025

by Riska Zulfira
24 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih Gold Medal...

Next Post

Sudah di Depan Kedutaan Israel, Pria Suriah Batal Bakar Taurat

KKR Aceh: Masih Ada Rekomendasi Reparasi yang Belum Ditindaklanjuti

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co