MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Tukang Becak Antar Nasi Untuk Pengungsi Rohingya

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
28 Desember 2023
in Cerita
0

Tukang becak pengantar makanan untuk pengungsi Rohingya, Fauzan Bahri.(Alfath Asmunda)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah amarah ratusan mahasiswa berbagai universitas di Banda Aceh yang mengangkut paksa pengungsi Rohingya di Balai Meuseuraya Aceh (BMA) ke Kantor Kanwil Kemenkumham Aceh, masih ada tangan-tangan baik warga yang menolong pengungsi.

Fauzan Bahri, seorang tukang becak motor, sore itu melaju masuk ke bagian belakang kantor Kanwil Kemenkumham Aceh.

RelatedPosts

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

Dia menembus ratusan mahasiswa yang meringsek masuk dan memenuhi halaman depan ke kantor tersebut untuk kembali menyampaikan orasi.

Fauzan membawa makanan dan minuman yang dititip warga kepadanya untuk dibagikan ke pengungsi.

“Ada tiga orang tadi. Tiba-tiba saya di stop di pinggir jalan di simpang Tibang, dekat jembatan Krueng Cut. Mereka suruh antar ke mari,” kata Fauzan kepada masakini.co, Rabu (27/12/2023).

Fauzan mengaku tak tahu siapa orang tersebut. Dia hanya mengingat, ada tiga orang keluar dari mobil lalu menyetopnya di jalan.

Makanan dan minuman untuk pengungsi Rohingya diturunkan dari becak Fauzan Bahri.(Alfath Asmunda/masakini.co)

Ketiga orang tersebut terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Fauzan terkejut ketika warga ini membuka pintu belakang mobilnya.

Tampak banyak bungkusan nasi dan kardus air mineral di dalam mobil. Fauzan awalnya mengira nasi ini untuk pegawai di kantor tersebut.

“Saya kira cuma puluhan bungkus. Mungkin, dalam pikiran saya waktu itu, ini nasi untuk acara di sana. Tapi kok banyak sekali,” kata Fauzan heran.

Namun Fauzan membuang jauh rasa penasarannya. Kepada ketiga orang ini dia menyanggupi akan mengantar makanan itu. Semuanya lalu diangkut ke dalam becak. Fauzan pun diberi ongkos.

“Pesan bapak-bapak dan ibu itu cuma “tolong antar ini ke kantor Kemenkumham ya kasih untuk pengungsi,” ujarnya menirukan ulang pesan ketiga orang tersebut.

Fauzan lalu berangkat ke Kantor Kanwil Kemenkumham Aceh di Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh. Deru becak berkelir hitam miliknya membelah jalanan yang padat pengendara sore itu.

Kurang dari sepuluh menit kemudian, Fauzan sampai di muka kantor. Dia terkejut melihat ramai-ramai di sana. Ada polisi. Ada tentara. Banyak mahasiswa.

Dua petugas keamanan kantor menuntutnya masuk ke bagian belakang. Di sana ratusan pengungsi Rohingya terdiri dari anak-anak, perempuan, dan laki-laki dewasa tampak duduk ketakutan. Beberapa pengungsi perempuan dan anak-anak masih terisak menangis.

Bantuan makanan dan minuman dari warga untuk pengungsi Rohingya, Rabu (27/12/2023).Alfath Asmunda/masakini.co

Fauzan belum tahu bahwa pengungsi Rohingya ini diusir mahasiswa dari BMA ke kantor tersebut. Dia bergegas menurunkan makanan dan minuman titipan dari warga itu. Pengungsi Rohingya yang laki-laki ikut membantunya.

“Saya cuma mengantar saja. Sebab tadi pesannya begitu,” ujar Fauzan.

Usai mengantar, laki-laki paruh baya ini berlalu pergi. Di halaman kantor Kanwil Kemenkumham Aceh ratusan mahasiswa masih berorasi. Mereka mendesak kepala kantor tersebut mendeportasi pengungsi.

Matahari makin condong ke barat kala becak motor Fauzan meninggalkan kantor itu. Sayup-sayup isak tangis pengungsi masih terdengar.

Tags: Demo Tolak RohingyaDerita RohingyaMahasiswa Acehpengungsi rohingya
Previous Post

Talenta Digital Merapat! BRI Buka Program Internship Untuk IT

Next Post

Dipindahkan Paksa Mahasiswa, Ridwan:” Kami Banyak Berdoa Untuk Kalian”

Related Posts

Mahasiswa dari Kampus Luar Banda Aceh Siap Gabung, Aksi Tolak Pergub JKA Berlanjut Besok

by Aininadhirah
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Aksi penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) masih terus berlangsung hingga Selasa...

Penanganan Dinilai Lambat, Relawan Mahasiswa Rela Jalan Kaki Tiga Hari Antar Logistik

by Riska Zulfira
6 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Aliansi Mahasiswa se-Aceh terus mengerahkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk daerah yang sulit...

Mengapa Masyarakat Aceh Menolak Rohingya?

Berapa Jumlah Pengungsi Rohingya di Aceh Saat Ini?

by Alfath Asmunda
24 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Kepala Kantor Dirjen Imigrasi Aceh, Novianto Sulaksono, menyebut saat ini di Aceh total ada 1.048 orang pengungsi Rohingya...

Next Post

Dipindahkan Paksa Mahasiswa, Ridwan:" Kami Banyak Berdoa Untuk Kalian"

Pengungsi Rohingya Dikembalikan ke Balai Meuseuraya Aceh

Pengungsi Rohingya Dikembalikan ke Balai Meuseuraya Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...