MASAKINI.CO – Sebanyak 50.272 anak nelayan di Aceh telah menerima bantuan pendidikan barupa beasiswa dari Yayasan Pangkai Meureunoe Aneuk Nelayan (YPMAN). Dana pendidikan reguler itu telah disalurkan sejak 2001 hingga 2023. Pada tahun 2023 sebanyak 2.764 anak nelayan di Aceh menerima bantuan tersebut.
Ketua Umum YPMAN Mawardi Ismail, mengatakan bantuan pendidikan reguler bagi anak nelayan di Aceh ini diterima dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
“Kami terus berinovasi dan bekerja keras dengan berbagai upaya agar pendapatan yayasan dapat survive dan bantuan pendidikan anak nelayan tidak tersendat,” kata Mawardi, Senin (1/1/2024).
Dia menyebut, sejak didirikan hingga kini, 75 persen dari hasil usaha dana abadi YPMAN diperuntukkan untuk bantuan pendidikan atau beasiswa anak nelayan Aceh, 10 persen untuk penambahan dana abadi, dan 15 persen untuk operasional yayasan, termasuk bantuan operasional Panglima Laot Aceh, 18 Panglima Laot kabupaten/kota dan 179 Lhok.
“Para panglima laot berperan mengumpulkan dokumen dan merekomendasikan anak nelayan yang memenuhi kriteria sebagai calon penerima bantuan,” ujarnya.
Selain itu, tutur Mawardi Ismail, tahun ini YPMAN akan memperkenalkan beasiswa kompetitif. Dimana program diperuntukkan untuk 36 anak nelayan yang menempuh jenjang perguruan tinggi.
Mawardi mengatakan, program menyasar mahasiswa berprestasi dan keluarga nelayan kurang mampu dari 18 kabupaten/Kota dalam wilayah panglima laot setempat.
Menurutnya, setiap wilayah panglima laot kabupaten/kota dapat mengusulkan dua orang calon penerima, YPMAN akan mengalokasikan masing-masing Rp1 juta per bulan per mahasiswa selama melaksanakan kuliah.
“Dengan catatan tidak lebih dari delapan semester serta indeks prestasi kumulatifnya minimal 3,00 yang dibuktikan dengan kartu hasil studi setiap semester,” sebutnya.
Mawardi berharap, program beasiswa kompetitif dapat lebih bermanfaat dan mempercepat peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pendidikan di Aceh.










Discussion about this post