MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bayi Duyung yang Terdampar di Aceh Singkil Kembali Dilepas

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
17 Januari 2024
in Daerah
0

Pelepasan kembali bayi duyung ke laut.(BKSDA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seekor bayi duyung (dugon dugong) yang terdampar di perairan Pulau Panjang, depan Bumdes Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil dikembalikan ke habitatnya.

Kepala Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Gunawan Alza melalui Kepala Resor TWA Kepulauan Banyak, Riya Kamba mengatakan pelepasan bayi duyung tersebut usai mendapatkan perawatan intensif sejak ditemukan pada 25 Desember 2023 lalu dalam kondisi lemah, disorientasi serta luka pada bagian ekor dan luka lecet lainnya dibeberapa sisi tubuh.

RelatedPosts

Aceh Besar Miliki 222 Titik KDKMP, 21 Unit Sudah Rampung

Pemko Banda Aceh Rencanakan Penyaluran Daging Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana

Inflasi Banda Aceh Mulai Membaik, Pemko Terus Jaga Stabilitas Harga

“Bayi duyung di relokasi atau dilepasliarkan ke habitat alaminya yang representative memenuhi kriteria habitat pelepasliaran,” kata Riya, Rabu (17/1/2024).

Riya menjelaskan, pasca relokasi atau pelepasliaran, satwa tampak sangat antusias mengekplor area, mengakses makanan dan bergerak aktif. Berdasarkan identifikasi oleh tim medis, diperkirakan bayi duyung tersebut berumur 2-3 tahun berjenis kelamin jantan dengan bobot 20 kilogram.

Saat menjalani masa perawatan, lanjutnya, dugong diberi perawatan berupa injeksi antibiotik untuk mencegah infeksi dan pemberian asupan susu non laktosa khusus sebagai upaya rehidrasi.

“Tim juga memberikan beberapa jenis lamun yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan kondisi kesehatan satwa dilindungi tersebut,” ucapnya.

Apalagi dugong merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Maka dari itu BKSDA Aceh menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian khususnya duyung dengan cara tidak merusak habitatnya, serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi.

“Apabila terbukti melakukan pelanggaran maka dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Tags: BKSDA AcehDugon DogongDuyunDuyun TerdamparPenyelamatan DuyunSatwa Dilindungi
Previous Post

Menteri Koperasi & UKM Apresiasi Desa BRILiaN Jadi Terobosan Pengembangan Potensi Desa

Next Post

Sekda Aceh: Sinergitas Kunci Sukses PON Aceh-Sumut 2024

Related Posts

Perdagangan Ilegal Picu Penurunan Populasi Satwa Dilindungi

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Perdagangan dan penyelundupan satwa liar dilindungi masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian fauna di Indonesia. Praktik ilegal tersebut...

Bea Cukai Langsa Bongkar Ancaman Perdagangan Satwa Dilindungi, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Penyelundupan

by Ahmad Mufti
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai Langsa bersama Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya perdagangan ilegal tumbuhan...

Diduga Jual Kulit Harimau Rp80 Juta, Warga Aceh Tenggara Jalani Proses Hukum

by Redaksi
23 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang petani asal Kabupaten Aceh Tenggara, berinisial S, resmi diserahkan ke jaksa penuntut umum setelah diduga terlibat dalam...

Next Post
Sekda Aceh: Sinergitas Kunci Sukses PON Aceh-Sumut 2024

Sekda Aceh: Sinergitas Kunci Sukses PON Aceh-Sumut 2024

IDF Kembali Umumkan Perwiranya Tewas di Jalur Gaza Utara

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co