MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tambang Emas Ilegal Masif di Aceh, Luas Area Tembus 3.500 Hektar

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Januari 2024
in News
0

Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh menyatakan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mayoritasnya berada di Daerah Aliran Sungai (DAS), hutan lindung hingga masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

Direktur Eksekutif  Walhi Aceh, Ahmad Shalihin menyebutkan PETI di Aceh tersebar di tujuh Kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah dan Pidie dengan luas 3.500 hektar.

RelatedPosts

Dedisyah Terpilih Pimpin APPSI Banda Aceh Periode 2026–2031

Kantor Desa Aneuk Galong Titi Terbakar, Dokumen dan Peralatan Kerja Hangus

PUPR Banda Aceh Pasang Kembali Dua Pompa Air di Underpass Beurawe

Katanya, PETI mayoritasnya dilakukan secara terbuka dengan menggunakan alat berat. Saat ini fisik sungai berubah dan air menjadi keruh, serta berdampak serius terhadap lingkungan hidup hingga kesehatan manusia.

“Semuanya tak bisa lagi disebut tambang tradisional karena saat ini sudah menggunakan peralatan canggih,” kata Shalihin dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu (24/1/2024).

Ia menerangkan, separuh dari luasan PETI berada di Kabupaten Nagan Raya yakni seluas 1.930,76 hektar atau sekitar 55,80 persen. PETI juga merambah 99 persen di DAS misalnya DAS Woyla, Teunom, Seunagan, Meureuboe, Kluet, Meukek, Jambo Aye, Tripa, Krueng Aceh dan Sabe.

“Sehingga keberadaan DAS saat ini selain terancam rusak parah juga berpotensi tercemarnya zat kimia dari proses pengolahan emas,” sebutnya.

Tak hanya itu, tambah Shalihin, PETI juga masuk dalam KEL seluas 2.318 hektar dan yang paling terbesar juga berada di Nagan Raya seluas 1.922 hektar. Kemudian disusul Aceh Barat dan Aceh Selatan.

Menurutnya angka tersebut semakin bertambah seiring waktu. Ia meyakini akan bertambah hingga empat kali lipat.

Apalagi PETI telah menjadi persoalan klasik di Aceh yang belum mampu diselesaikan Pemerintah Aceh. “Maka perlu dilakukan penegakan hukum secara masif bukan hanya di spot-spot tertentu saja.”

Tags: Emas IlegalKerusukan SungaiNagan RayaTambang EmasWahana Lingkungan HidupWalhi Aceh
Previous Post

Perempat Final Copa del Rey, Barcelona Kalah 4-2

Next Post

Aksi Walk Out Menteri Retno di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB Viral

Related Posts

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Tinggi, Nagan Raya Masuk Status Waspada

by Riska Zulfira
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi di Provinsi Aceh untuk dasarian I...

Nagan Raya Siapkan Pembentangan Merah Putih 24 Km, Presiden Prabowo Diundang

by Riska Zulfira
27 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menyiapkan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer dalam rangka memperingati Hari Pahlawan...

Polda Aceh Periksa Forensik TKP Karhutla di HGU PT GSM Nagan Raya

by Redaksi
16 September 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh melakukan pemeriksaan forensik di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan HGU PT Gelora Sawita Makmur...

Next Post

Aksi Walk Out Menteri Retno di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB Viral

Hari Gizi Nasional 2024, BRI Peduli Salurkan Bantuan Cegah Stunting

Hari Gizi Nasional 2024, BRI Peduli Salurkan Bantuan Cegah Stunting

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co