MASAKINI.CO – Palang Merah telah memperingatkan situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Bencana kelaparan telah terjadi akibat agresi Israel.
Bahkan saat ini telah memasuki kondisi, “anak-anak bertelanjang kaki, mengobrak-abrik sampah untuk mencari makanan,” kata juru bicara Komite Palang Merah Internasional, Sarah Davies.
Davies menyambut baik pengiriman bantuan melalui udara. Namun distribusi demikian akan menimbulkan banyak tantangan.
“Termasuk memastikan bantuan mendarat di lokasi yang tepat dan area tersebut jelas,” sebutnya.
Ia menilai truk alat pengiriman yang sangat efektif, selain dapat membawa bantuan dalam jumlah yang lebih besar dan kecil kemungkinan terjadinya kerusakan.
Setidaknya 15 anak meninggal karena kekurangan gizi dan dehidrasi di sebuah rumah sakit di Gaza utara selama beberapa hari terakhir, kata kementerian kesehatan Gaza, lapor Sky News.
Juru bicara Ashraf al Qidra mengatakan dia “mengkhawatirkan nyawa” enam anak lainnya di unit perawatan intensif rumah sakit Kamal Adwan.
Sementara itu, komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia memperingatkan seluruh penduduk Gaza berada dalam risiko kelaparan.
“Blokade dan pengepungan yang diberlakukan di Gaza merupakan hukuman kolektif, dan mungkin juga merupakan penggunaan kelaparan sebagai metode perang, jika dilakukan dengan sengaja, merupakan kejahatan perang,” kata Turk, dilansir Sky News, Minggu (3/3/2024).
“Semua orang di Gaza berada dalam risiko kelaparan. Hampir semuanya meminum air asin dan terkontaminasi.”










Discussion about this post