MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Petani Aceh Besar Tak Akan Geser Masa Tanam

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2024
in Daerah
0
Harga Pupuk Melambung Tinggi, Petani Aceh Besar Menjerit

Petani di Aceh Besar sedang menabur pupuk di sawah kawasan Indrapuri, Aceh Besar. (foto: masakini.co/Riska Zulfira)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani di Aceh Besar bakal tetap melakukan penanaman padi pada Mei mendatang meski ada permintaan dari panitia besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 untuk menggeser masa tanam.

“PON tetap harus berjalan karena itu merupakan program nasional, tapi petani dapat menanam seperti biasa,” kata Ketua Kelompok Tani Al Falah Shiyamusyamsi kepada masakini.co, Kamis (25/4/2024).

RelatedPosts

Pemkab Aceh Besar Susun Formasi ASN 2026 Sesuai Kebutuhan Riil dan Kemampuan Anggaran

Sekda Warning Pemanfaatan Dana TKD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Puskesmas Darul Kamal Fokus Percepat Penemuan Pasien TB Paru Aktif

Sebelumnya, beredar surat yang berisikan larangan menanam padi sejak Mei hingga September 2024 atau selesai PON. Sebab ada penyelenggaraan cabang olahraga dayung yang akan menggunakan Waduk Keliling Indrapuri, sehingga PB PON Aceh beralasan untuk menjaga ketinggian permukaan air waduk masa tanam padi musti digeser.

Padahal, kata Syami, air waduk tidak berpengaruh terhadap persawahan yang ada di wilayah Aceh Besar atau seputar Waduk Keliling. Karena mayoritas persawahan memakai sumber air Krueng Jreu dan Krueng Seulimum.

Dia menilai penggeseran masa tanam itu tak dapat dilakukan lantaran dapat mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat. Kendati, tuturnya, bahwa penyelenggaraan PON di Aceh juga dapat membawa pengaruh perekonomian masyarakat.

“Kalau area yang memakai sumber air waduk maka petani bisa mencari alternatif lain seperti memakai pompa air pada sumber air selain waduk,” ujarnya.

Di sisi lain, sebagai perwakilan petani Aceh Besar, Syami menyatakan dukungan terhadap perhelatan PON Aceh-Sumut. “Karena secara garis besar menurut saya PON tidak begitu berpengaruh dengan rencana penanaman padi oleh petani,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar menyebutkan debit air waduk keliling mengalami krisis debit air sejak beberapa waktu lalu. Akibatnya proses penyuplai air ke areal persawahan tidak optimal.

Debit air waduk keliling secara umum di bawah batas maksimal sehingga perannya untuk menyuplai air irigasi seluas 600 hektar tak lagi tercapai.

“Itu khusus 10 desa di Kecamatan Indrapuri dan tiga desa di Kecamatan Cot Glie, yang lain tidak berpengaruh karena dialiri oleh air dari Krueng Aceh dan Krueng Jreu,” kata Jakfar.

Bahkan, kata dia, kondisi debit air waduk keliling saat ini juga akan berimbas terhadap perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.

Tags: Aceh BesarpetaniPON Aceh-Sumut 2024Waduk Keliling
Previous Post

Presiden Jerman Didemo Massa Karena Dukung Israel

Next Post

Indonesia dan Vietnam Targetkan Nilai Perdagangan Sebesar 18 Miliar Dollar AS

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Susun Formasi ASN 2026 Sesuai Kebutuhan Riil dan Kemampuan Anggaran

by Riska Zulfira
28 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mematangkan penyusunan kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Langkah ini dilakukan...

Pemkab Aceh Besar Segera Proses Pencairan Tunjangan Guru

by Riska Zulfira
27 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) segera diproses setelah tahapan verifikasi data dinyatakan...

Penjualan Kue Tradisional di Aceh Besar Naik 20 Persen Saat Lebaran

by Ahmad Mufti
24 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Penjualan kue tradisional di kawasan Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, justru meningkat hingga 20 persen selama...

Next Post
Indonesia dan Vietnam Targetkan Nilai Perdagangan Sebesar 18 Miliar Dollar AS

Indonesia dan Vietnam Targetkan Nilai Perdagangan Sebesar 18 Miliar Dollar AS

Jerobok Melimpah di Lampulo Tapi Harga Anjlok

Jerobok Melimpah di Lampulo Tapi Harga Anjlok

Discussion about this post

CERITA

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co