MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Indonesia dan Vietnam Targetkan Nilai Perdagangan Sebesar 18 Miliar Dollar AS

Ali L by Ali L
25 April 2024
in Nasional
0
Indonesia dan Vietnam Targetkan Nilai Perdagangan Sebesar 18 Miliar Dollar AS

Menlu RI Menlu dan Menlu Vietnam Bui Thanh Son melakukan pada pertemuan ke-5 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Vietnam di Hanoi pada Rabu, (24/4/2024. Dok. Kemenlu RI/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia dan Vietnam sepakat menargetkan nilai perdagangan bilateral sebesar 18 miliar Dollar AS atau lebih pada tahun 2028, naik dari target semula yang minimal sebesar 15 miliar Dollar AS di tahun yang sama.

“Kita sepakat untuk meningkatkan target perdagangan sebesar USD 18 miliar atau lebih pada tahun 2028. Untuk mencapai target ini, kedua negara perlu terus mengurangi hambatan dagang dan segera menuntaskan perjanjian ketahanan pangan serta mengoptimalkan peran Joint Committee on Economic, Scientific and Technical Cooperation (JC-ESTC),” kata Menlu Retno dalam pernyataan persnya diterima masakini.co, Jakarta, Kamis (25/4/2024).

RelatedPosts

Karhutla Capai 48.889 Hektare, BNPB Perkuat Operasi Darat di Enam Provinsi

Cegah Risiko Keracunan, BGN Wajibkan Wadah MBG Tulis Batas Waktu Konsumsi

Kemensos Targetkan 150 Ribu Anak Putus Sekolah Masuk Sekolah Rakyat pada 2027

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan ke-5 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Vietnam di Hanoi pada Rabu, (24/4/2024). Indonesia yang dipimpin oleh Menlu, Retno Marsudi dan Menlu Vietnam Bui Thanh Son.

Pertemuan JCBC ke-5 membahas isu bilateral, regional dan global. Pada kesempatan tersebut, kedua Menlu sepakat meningkatkan status kemitraan dari Kemiteraan Strategis menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif. Di tengah meningkatkan rivalitas geopolitik di kawasan, Menlu Retno mendorong dimulainya 10th Policy Dialogue Indonesia-Vietnam guna mempererat dialog.

Terkait pertahanan, Menlu Retno menyambut baik penyelenggaraan Defense Policy Dialogue ke-3 antara Kemhan kedua negara, penyelenggaraan Air-Staff Talk pertama antara Angkatan Udara kedua negara yang akan digelar tahun ini, dan keikutsertaan Angkatan Laut Vietnam pada Multilateral Naval Exercise ke-24 dan ASEAN Solidarity Exercise tahun lalu yang diadakan di Batam.

“International Defense Expo yang akan diselenggarakan Desember tahun ini untuk memamerkan produk-produk industri pertahanan Indonesia. Vietnam juga menyampaikan terima kasih di dalam pertemuan JCBC atas bantuan Indonesia di dalam membangun Vietnam’s Peacekeeping Center yang sesuai dengan standar PBB,” ujarnya.

Di bidang keamanan, sambung Retno, pihaknya mendorong penguatan kerja sama untuk mengatasi kejahatan transnasional yang meningkat, terutama kasus perdagangan orang terkait online scams. Di sektor maritim, Menlu mendorong penguatan kerja sama guna menanangani penangakapan ikan secara ilegal atau IUU Fishing.

“Terkait dengan investasi, terdapat minat tinggi investasi dua arah. Oleh karena itu diperlukan iklim investasi yang baik. Indonesia pada kesempatan JCBC juga memintakan perlindungan terhadap para investor Indonesia yang telah menanamkan investasinya di Vietnam,” jelasnya.

Selain itu, kedua Menlu juga membahas penguatan kerja sama di sektor energi, kesehatan, pariwisata, dan pendidikan. Kemudia dibahas juga isu-isu kawasan dan dunia. Secara garis besar, kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam memelihara perdamaian, stabilitas dan kemakmuran Asia Tenggara dan Indo Pasifik.

“Kedua negara juga menekankan pentingngnya terus dihormatinya Hukum Internasional, termasuk UNCLOS 1982. Tanpa penghormatan terhadap Hukum Internasional, maka perdamaian dan stabilitas akan sulit terjaga seperti yang terjadi di wilayah lain,” tutupnya.

Tags: IndonesiaMenlu Retno MarsudiMenlu Vietnam Bui Thanh SonRetno MarsudiVietnam
Previous Post

Petani Aceh Besar Tak Akan Geser Masa Tanam

Next Post

Jerobok Melimpah di Lampulo Tapi Harga Anjlok

Related Posts

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

by Ulfah
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Tidur bukan hanya sekadar istirahat. Menurut penelitian, tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental seseorang....

Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Ini Kata Media Vietnam

by Ahlul Fikar
12 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO – Tim nasional Indonesia harus mengubur impian tampil di Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Irak dengan skor tipis 0-1...

Tiga Pemain Naturalisasi, Kunci Kemenangan Timnas Wanita Indonesia?

by Ali L
6 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Timnas wanita Indonesia siap menghadapi AFF Cup wanita 2025 dengan skuad bermodal 23 pemain, termasuk tiga pemain naturalisasi,...

Next Post
Jerobok Melimpah di Lampulo Tapi Harga Anjlok

Jerobok Melimpah di Lampulo Tapi Harga Anjlok

Murid Disuruh Bakar Sampah, SDN 13 Jambo Aye Nyaris Terbakar

Murid Disuruh Bakar Sampah, SDN 13 Jambo Aye Nyaris Terbakar

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co