MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 31, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2024
in Daerah
0
PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Walhi Aceh dan sejumlah pemuda menggelar aksi damai peringatan Hari Bumi Sedunia di Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Rabu 24/4/2024. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh bersama Orang Muda Aceh menggelar aksi damai peduli bumi di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu (24/4/2024). Mereka meminta masyarakat dan pemerintah untuk peduli terhadap lingkungan.

Koordinator aksi, Aris Munandar mengatakan kondisi alam Aceh saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu dapat dilihat dari bukti nyata banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah titik dan ruas jalan serta maraknya aktivitas pengrusakan hutan.

RelatedPosts

Aceh Percepat Pembukaan Jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Pengelola

Banda Aceh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

“Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak kita lupa terhadap lingkungan, padahal lingkungan perlu dijaga bersama,” kata Aris dalam orasinya.

Pada momentum peringatan Hari Bumi Sedunia, katanya, semua pihak perlu merenungkan pentingnya menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Diperlukan juga langkah nyata dalam memulihkan bumi, seperti mengelola sampah.

“Apalagi timbunan sampah di Aceh masih masuk dalam kategori tinggi, maka di sinilah peran pihak terkait untuk mengatasi sampah dari hilir,” ucapnya.

Akibatnya, hal itu berdampak pada krisis iklim dan bencana ekologis. Masyarakat mendapatkan dampak langsung seperti banjir, abrasi pantai, kenaikan suhu global, kebakaran hutan dan lahan hingga konflik satwa dan kerusakan lingkungan lainnya.

Ancaman lain yang sangat serius, tutur Aris, adalah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih menjadi persoalan klasik di Aceh.

Parahnya, banyak PETI berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) hutan lindung hingga masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

“Maka kami juga meminta aparat penegak hukum menindak segala bentuk ilegal yang dapat merusak bumi,” pungkasnya.

Tags: acehHari BumiLingkungansampahTambang IlegalWalhi Aceh
Previous Post

Baru Lima Daerah di Aceh Tetapkan Panwaslih Pilkada

Next Post

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Related Posts

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

Warga Rasakan Manfaat SALEUM, Laporan Warga Direspon Cepat

by Redaksi
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO — Kanal pengaduan Pemerintah Kota Banda Aceh, SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk Masyarakat), mulai dimanfaatkan warga untuk menyampaikan...

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Next Post
Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co