MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Komisi Yudisial Terima 197 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Ali L by Ali L
20 Mei 2024
in Nasional
0

Konferensi pers Komisi Yudisial di Jakarta. | Dok KY

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sepanjang Januari-April, Komisi Yudisial menerima 197 tembusan terkait dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

Jumlah itu mayoritas dari 267 laporan yang diterima KY baik langsung ke kantor KY, kantor Penghubung KY, jasa pengiriman, email,dan www.pelaporan.komisiyudisial.go.id.

RelatedPosts

Ahli Peringatkan Kerusakan Hati Sering Terlambat Disadari, Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Sirosis

Prabowo: Stabilitas Timur Tengah Pengaruhi Energi Dunia dan Rantai Pasok Global

Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia

“Laporan yang masuk ke KY tersebut merefleksikan besarnya harapan masyarakat terhadap KY,” kata Anggota Komisi Yudisial (KY) Joko Sasminto dalam keterangan pers, Senin (20/5/2024).

“Selanjutnya, KY akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat berbasis kecukupan bukti dan informasi, serta prosedur yang ada,” tegasnya.

Joko menjabarkan lima jenis perkara tertinggi dari laporan yang masuk ke KY. Secara berturut-turut adalah perdata (150 laporan), pidana (55 laporan), tata usaha negara (19 laporan), agama (12 laporan), dan niaga (11 laporan).

“Berdasarkan lokasi aduan, maka masih didominasi kota-kota besar di Indonesia. Paling banyak adalah DKI Jakarta 48 laporan,” sebutnya.

Namun menurutnya tidak semua laporan dapat dilakukan proses sidang pemeriksaan panel atau pleno. Hal itu disebabkan laporan yang masuk perlu diverifikasi kelengkapan persyaratan.

Dari 213 yang sudah diverifikasi, yang memenuhi syarat untuk diregistrasi itu tidak banyak, “hanya 11 laporan di tahun 2024. Kemudian ada 39 laporan sebelum 2024, sehingga total ada 50 laporan,” tutur Joko.

Tags: Kode EtikKomisi YudisialPelanggaran HakimperdataTata usaha negara
Previous Post

Kalahkan Jepang, Korea Utara Juara Piala Asia Wanita U-17

Next Post

Rumah Warga Bener Meriah Ambruk Tergerus Longsor

Related Posts

Gubernur Dukung Kantor Perwakilan Komisi Yudisial Hadir di Aceh

Gubernur Dukung Kantor Perwakilan Komisi Yudisial Hadir di Aceh

by Ahlul Fikar
30 November 2021
0

MASAKINI.CO - Kehadiran Komisi Yudisial di Aceh akan sangat mempermudah masyarakat untuk melapor, jika merasa rasa keadilannya dirampas. Pemerintah Aceh...

Next Post
Rumah Warga Bener Meriah Ambruk Tergerus Longsor

Rumah Warga Bener Meriah Ambruk Tergerus Longsor

Rodri Ledekin Arsenal Tak Bermental Juara

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co