MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Luas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Aceh Capai 3.500 Hektare

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
31 Mei 2024
in Daerah
0
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh menemukan luas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Aceh mencapai 3.500 hektare.

Jumlah itu berdasarkan kajian Walhi Aceh saat melakukan vegetasi melalui citra satelit dan kunjungan lapangan pada Juli hingga Agustus 2023.

RelatedPosts

Kapolda Aceh Tinjau Perusakan Kantor Gubernur, Minta Pelaku dan Aktor Pendana Dilacak

314 CJH Aceh Besar Dilepas, Usia 19 hingga 97 Tahun Berangkat Kloter II

Wali Kota Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama Banda Aceh, Pesan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Sebaran PETI itu mencakup wilayah di tujuh kabupaten yakni; Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Pidie, dan Aceh Selatan.

Namun jumlah itu selisih hingga 49,13 persen antara data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh yang mencatat luas peti sekitar 1.720 hektare.

“Data yang kita dapatkan itu hanya selama 3 bulan mulai dari juli hingga Agustus, melakukan vegetasi melalui citra satelit dan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, yang mendapatkan jumlah hampir 50 persen lebih luas dari datanya ESDM,” kata Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin dalam keterangan resminya.

Menurutnya WALHI Aceh juga kembali mendapatkan penambahan Data luas PETI yaitu seluas 6.000 hektare lebih dari Januari hingga Mei 2024.

“Kalau data sampai sekarang kami punya sampai 6.000 lebih tapi belum kami rilis. Nah pada bulan Mei ada penambahan 3000 lebih dari Januari April sudah ada penambahan 2000 hektar lagi,” ungkapnya.

Tags: Data luas PETIESDM AcehTambang Tanpa IzinWalhi Aceh
Previous Post

Buku Panduan Sastra Mengandung Isi Tak Wajar, Illiza Minta Nadiem Revisi

Next Post

Berdiri 1962, Usaha Bakpia Penerima KUR BRI Ini Jadi Tempat Oleh-Oleh Favorit di Yogyakarta

Related Posts

WALHI Aceh: Banjir Besar di Aceh Bencana Ekologis dari Kerusakan Terencana

by Riska Zulfira
29 November 2025
0

MASAKINI.CO - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh menyebut banjir besar yang melanda 16 kabupaten dalam sepekan terakhir sebagai alarm...

Benarkah Masalah di Danau Lut Tawar Cuma Cangkul Padang?

Benarkah Masalah di Danau Lut Tawar Cuma Cangkul Padang?

by Alfath Asmunda
15 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh menilai penertiban alat tangkap ikan seperti Cangkul Padang dan Cangkul Dedem di...

Centang-perenang Mengurus Gas Subsidi

Centang-perenang Mengurus Gas Subsidi

by Ichsan Maulana
6 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Pemandangan hijau muda tampak kontras di ruang 7x4 meter itu dengan penerangan minim. 'Melon besi' berjejer, tersusun beberapa...

Next Post
Berdiri 1962, Usaha Bakpia Penerima KUR BRI Ini Jadi Tempat Oleh-Oleh Favorit di Yogyakarta

Berdiri 1962, Usaha Bakpia Penerima KUR BRI Ini Jadi Tempat Oleh-Oleh Favorit di Yogyakarta

Harimau Mangsa Sapi, Warga Panton Rayeuk Diminta Waspada

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co