MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Mei 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

PTUN Tolak Gugatan Gading Bhakti Terkait HGU di Aceh Barat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juni 2024
in News
0

Kuasa hukum PT. Gading Bhakti, Zulkifli Nasution dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (25/6/2024) | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – PT. Gading Bhakti menyatakan keberatan terhadap putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh terkait permohonan rekomendasi penetapan tanah terlantar pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Dalam permohonan rekomendasi tersebut, Pj Bupati Aceh Barat mengklaim bahwa areal Hak Guna Usaha (HGU) PT. Gading Bhakti seluas 426 Hektar yang berada di Aceh Barat dianggap sebagai lahan terlantar.

RelatedPosts

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

MaTA Sebut Film “Pesta Babi” Jadi Pengingat Ancaman Kerusakan Lingkungan di Aceh

Padahal dalam pemeriksaan persidangan pokok perkara dapat dibuktikan PT. Gading Bhakti memiliki Sertifikat HGU, Amdal, UKL/UPL, dan Izin Usaha Perkebunan serta Nomor Induk Berusaha (NIB) yang semuanya masih aktif.

“Bahkan, saat ini di atas areal perkebunan tersebut masih berdiri tegak pohon kelapa sawit masih produktif, dan kita masih aktif bayar pajak,” kata Kuasa hukum PT. Gading Bhakti, Zulkifli Nasution dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (25/6/2024).

Selain itu, Zulkifli menyebutkan putusan tak dapat menerima gugatan dari mereka dinilai karena tak lengkap administrasi. Apalagi putusan tersebut juga menimbulkan kerugian besar bagi penggugat karena majelis hakim tidak memahami telah melewati dismissal process.

“Kalau tidak menerima gugatan kenapa tidak dari awal, saat sidang kita juga menghadirkan saksi dan ahli agraria dari USK dan Universitas Sumatera Utara (USU),” ucapnya.

Zulkifli menjelaskan, dalam surat pejabat Bupati tentang surat permohonan rekomendasi penetapan tanah terlantar pemerintah Kabupaten Aceh Barat tidak sesuai prosedur serta bukan merupakan kewenangan dan bertentangan dengan peraturan pemerintah nomor 20 tahun 2021 yang harus melalui Kantor Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Majelis hakim juga telah meminta kepada kita untuk membayar biaya pemeriksaan setempat sejumlah Rp19.990.000,” ujarnya.

Dalam perkara ini, pihaknya juga telah mengajukan banding ke PTUN Banda Aceh. “Bandingnya kita sampaikan tadi pagi, dan diterima sama mereka,” pungkasnya.

Tags: Aceh BaratHGUPT Gading BhaktiPTUN Banda Aceh
Previous Post

HIV/Aids dan Judi Online Marak, Ini Kata MPU Aceh

Next Post

Jadi Pahlawan Italia, Zaccagni Curhat: Menderita Dibangku Cadangan

Related Posts

Kuasa Hukum PT Bumi Flora Bantah Tuduhan Perampasan Lahan

by Aininadhirah
12 April 2026
0

MASAKINI.CO - Kuasa hukum PT Bumi Flora dari Kantor Hukum T. Hendri Law dan Rekan membantah tuduhan perampasan lahan masyarakat...

Sungai Krueng Woyla Meluap, Pemukiman Warga Aceh Barat Tergenang

Sungai Krueng Woyla Meluap, Pemukiman Warga Aceh Barat Tergenang

by Aininadhirah
7 April 2026
0

MASAKINI.CO – Aliran Sungai Krueng Woyla meluap hingga menggenangi pemukiman warga Gampong Napai, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, pada...

Jembatan Penghubung Alue Kuyun-Alue Sikaya Amblas, Polisi Alihkan Melalui Jalan Alternatif

Jembatan Penghubung Alue Kuyun-Alue Sikaya Amblas, Polisi Alihkan Melalui Jalan Alternatif

by Ahmad Mufti
15 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Jembatan penghubung jalan lintas Alue Kuyun menuju Gampong Alue Sikaya, Kabupaten Aceh Barat dilaporkan amblas akibat diterjang arus...

Next Post

Jadi Pahlawan Italia, Zaccagni Curhat: Menderita Dibangku Cadangan

Laga Perdana HIPMI Aceh Cup 2024, Sajikan Arseco Kontra AKMC Lampanah

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co