MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Juni 2024
in Daerah
0

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hadapi musim kemarau, petani di Aceh Besar terpaksa mengandalkan pompanisasi (sistem irigasi) untuk mengairi air ke sawah. Kondisi ini terpantau di kawasan Blang Raya Kecamatan Simpang Tiga.

Para petani mulai menanam padi pada musim tanam gadu di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak gagal panen.

RelatedPosts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

Wagub Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Tak Ganggu Investasi

“Kondisinya saat ini tak menentu, petani memerlukan air yang cukup, sehingga salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan pompanisasi,” kata Koordinator Tim Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh (BPP) Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Khaidir, Rabu (26/6/2024).

Meski kondisi keterbatasan pengaliran air di persawahan Aceh Besar, aliran air dari Krueng Jreu, Indrapuri masif dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani.

Menurutnya hingga saat ini masih ada sejumlah area persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab petani sendiri yang tak menghiraukan padi usai ditanam.

“Maka bagi sawah yang mengalami kekeringan bisa dilakukan dengan sistem pompanisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petani Blang Raya Marzuki berharap agar mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu harus didukung dengan ketersediaan air yang cukup.

“Ini yang harus kita jaga, air yang cukup apalagi saat ini kondisinya kemarau,” ucapnya.

Tags: Aceh Besaririgasipertaniansawah kekeringanSistem tanam gadu
Previous Post

Korea Utara Gagal Luncurkan Rudal Hipersonik

Next Post

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Related Posts

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

1.000 Paket Pangan Murah Disediakan untuk Warga Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Akan Gelar Pangan Murah, 2.000 Paket Sembako Disiapkan untuk Warga

by Riska Zulfira
10 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO– Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post
Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

PETA Asia Desak Pemko Sabang Cabut Instruksi Tembak Anjing Liar

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co