MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Juni 2024
in Daerah
0

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hadapi musim kemarau, petani di Aceh Besar terpaksa mengandalkan pompanisasi (sistem irigasi) untuk mengairi air ke sawah. Kondisi ini terpantau di kawasan Blang Raya Kecamatan Simpang Tiga.

Para petani mulai menanam padi pada musim tanam gadu di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak gagal panen.

RelatedPosts

Mualem Beri Waktu Sepekan untuk Siapkan Lahan Reintegrasi Eks Kombatan GAM

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

ACF 2026 Dibuka, Angkat Kuliner sebagai Identitas Budaya dan Penggerak Ekonomi Kreatif

“Kondisinya saat ini tak menentu, petani memerlukan air yang cukup, sehingga salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan pompanisasi,” kata Koordinator Tim Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh (BPP) Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Khaidir, Rabu (26/6/2024).

Meski kondisi keterbatasan pengaliran air di persawahan Aceh Besar, aliran air dari Krueng Jreu, Indrapuri masif dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani.

Menurutnya hingga saat ini masih ada sejumlah area persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab petani sendiri yang tak menghiraukan padi usai ditanam.

“Maka bagi sawah yang mengalami kekeringan bisa dilakukan dengan sistem pompanisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petani Blang Raya Marzuki berharap agar mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu harus didukung dengan ketersediaan air yang cukup.

“Ini yang harus kita jaga, air yang cukup apalagi saat ini kondisinya kemarau,” ucapnya.

Tags: Aceh Besaririgasipertaniansawah kekeringanSistem tanam gadu
Previous Post

Korea Utara Gagal Luncurkan Rudal Hipersonik

Next Post

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Related Posts

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, BI Sebut Rekonstruksi Pascabencana Jadi Pendorong

by Riska Zulfira
20 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi ikut menopang pertumbuhan ekonomi Aceh hingga triwulan II 2026 yang mencapai 4,86...

Next Post
Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

PETA Asia Desak Pemko Sabang Cabut Instruksi Tembak Anjing Liar

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co