MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Juni 2024
in Daerah
0

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hadapi musim kemarau, petani di Aceh Besar terpaksa mengandalkan pompanisasi (sistem irigasi) untuk mengairi air ke sawah. Kondisi ini terpantau di kawasan Blang Raya Kecamatan Simpang Tiga.

Para petani mulai menanam padi pada musim tanam gadu di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak gagal panen.

RelatedPosts

234 Keuchik Aceh Besar Akan Ikuti Retret, Dibekali Pengelolaan Dana Desa hingga Antikorupsi

Banda Aceh Siapkan Empat Lokasi Sanitasi Unggulan untuk CSS XXIV AKKOPSI

Disdukcapil Ungkap Identitas Tiga ODGJ Tanpa KTP Lewat Pemindaian Iris Mata

“Kondisinya saat ini tak menentu, petani memerlukan air yang cukup, sehingga salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan pompanisasi,” kata Koordinator Tim Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh (BPP) Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Khaidir, Rabu (26/6/2024).

Meski kondisi keterbatasan pengaliran air di persawahan Aceh Besar, aliran air dari Krueng Jreu, Indrapuri masif dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani.

Menurutnya hingga saat ini masih ada sejumlah area persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab petani sendiri yang tak menghiraukan padi usai ditanam.

“Maka bagi sawah yang mengalami kekeringan bisa dilakukan dengan sistem pompanisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petani Blang Raya Marzuki berharap agar mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu harus didukung dengan ketersediaan air yang cukup.

“Ini yang harus kita jaga, air yang cukup apalagi saat ini kondisinya kemarau,” ucapnya.

Tags: Aceh Besaririgasipertaniansawah kekeringanSistem tanam gadu
Previous Post

Korea Utara Gagal Luncurkan Rudal Hipersonik

Next Post

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Related Posts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari...

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Next Post
Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

PETA Asia Desak Pemko Sabang Cabut Instruksi Tembak Anjing Liar

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co