MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Juni 2024
in Daerah
0

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hadapi musim kemarau, petani di Aceh Besar terpaksa mengandalkan pompanisasi (sistem irigasi) untuk mengairi air ke sawah. Kondisi ini terpantau di kawasan Blang Raya Kecamatan Simpang Tiga.

Para petani mulai menanam padi pada musim tanam gadu di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak gagal panen.

RelatedPosts

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

“Kondisinya saat ini tak menentu, petani memerlukan air yang cukup, sehingga salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan pompanisasi,” kata Koordinator Tim Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh (BPP) Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Khaidir, Rabu (26/6/2024).

Meski kondisi keterbatasan pengaliran air di persawahan Aceh Besar, aliran air dari Krueng Jreu, Indrapuri masif dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani.

Menurutnya hingga saat ini masih ada sejumlah area persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab petani sendiri yang tak menghiraukan padi usai ditanam.

“Maka bagi sawah yang mengalami kekeringan bisa dilakukan dengan sistem pompanisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petani Blang Raya Marzuki berharap agar mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu harus didukung dengan ketersediaan air yang cukup.

“Ini yang harus kita jaga, air yang cukup apalagi saat ini kondisinya kemarau,” ucapnya.

Tags: Aceh Besaririgasipertaniansawah kekeringanSistem tanam gadu
Previous Post

Korea Utara Gagal Luncurkan Rudal Hipersonik

Next Post

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Related Posts

Pria Bersenjata Tombak Babi Tusuk Warga di Aceh Besar, Pelaku Diamankan Polisi

by Redaksi
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang pria berinisial YS (53) diamankan Satreskrim Polres Aceh Besar setelah diduga melakukan penganiayaan menggunakan tombak babi terhadap...

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

by Riska Zulfira
27 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kecamatan Blang Bintang meraih juara pertama Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar...

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

by Riska Zulfira
27 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati sepanjang ruas jalan di kawasan Lambaro hingga Darul Imarah untuk menyaksikan Pawai Takbiran Hari Raya...

Next Post
Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

Jemaah Haji Aceh Kembali Dilaporkan Meninggal, Kini Total 10 Orang

PETA Asia Desak Pemko Sabang Cabut Instruksi Tembak Anjing Liar

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co