Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Bagikan

Cegah Kekeringan, Petani di Aceh Besar Andalkan Pompanisasi

Padi yang baru ditanam di persawahan Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

MASAKINI.CO – Hadapi musim kemarau, petani di Aceh Besar terpaksa mengandalkan pompanisasi (sistem irigasi) untuk mengairi air ke sawah. Kondisi ini terpantau di kawasan Blang Raya Kecamatan Simpang Tiga.

Para petani mulai menanam padi pada musim tanam gadu di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak gagal panen.

“Kondisinya saat ini tak menentu, petani memerlukan air yang cukup, sehingga salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan pompanisasi,” kata Koordinator Tim Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh (BPP) Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Khaidir, Rabu (26/6/2024).

Meski kondisi keterbatasan pengaliran air di persawahan Aceh Besar, aliran air dari Krueng Jreu, Indrapuri masif dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani.

Menurutnya hingga saat ini masih ada sejumlah area persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab petani sendiri yang tak menghiraukan padi usai ditanam.

“Maka bagi sawah yang mengalami kekeringan bisa dilakukan dengan sistem pompanisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, seorang petani Blang Raya Marzuki berharap agar mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu harus didukung dengan ketersediaan air yang cukup.

“Ini yang harus kita jaga, air yang cukup apalagi saat ini kondisinya kemarau,” ucapnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist