MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Enam Kebiasaan Mengganggu Kesehatan Mental

Masa Kini by Masa Kini
15 Juli 2024
in News
0

Ilustrasi wanita kaget | gratispik/freepik

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menemukan ada 20 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental, sehingga didapatkan prevalensi orang dengan gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 orang.

Menurut WHO, kesehatan mental adalah kesejahteraan sesorang dalam mengelola stress. Kemampuan beradaptasi dengan baik, bekerja dengan produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 17 Oktober

Ada enam kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan mental bagi anak, remaja, hingga dewasa, antara lain sebagai berikut:

Pesimis, alih-alih melihat sisi positif, orang pesimis cenderung fokus pada aspek negatif dalam suatu situasi, mereka akan terus memikirkan kesalahannya dan meyakini bahwa mereka tidak akan pernah berhasil di masa depan. Hal ini dapat menyebabkan penarikan diri dari interaksi sosial hingga menyebabkan depresi.

Perfeksionis, di balik sisi positifnya, perfeksionis berlebih juga dapat berdampak buruk bagi Kesehatan mental, lho. Keinginan seseorang untuk melakukan suatu hal dengan sempurna dapat meningkatkan kecemasan dan perasaan tertekan untuk mencapai standar yang tinggi.

Demi mengejar kesempurnaan, perfeksionisme sering mengabaikan kebutuhan diri sendiri dan berakibat kelelahan fisik dan mental, hingga burnout.

Obsesif, sifat ini seringkali diiringi dengan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Hal ini jelas dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kehilangan fokus. Penting untuk diingat tidak semua orang yang mengalami obsesi akan mengalami masalah kesehatan mental.

Namun dalam beberapa kasus, obsesi dapat memicu perilaku kompulsif (tindakan berulang yang dilakukan untuk meredakan kecemasan), seperti seseorang yang terobsesi dengan kebersihan mungkin akan mencuci tangan berulang kali secara berlebihan.

Memendam amarah memang terlihat seperti cara yang mudah untuk menyelesaikan konflik. Namun, ketikan kita memendam amarah tubuh akan melepaskan hormon stress seperti adrenalin dan kortisol, hormon ini dapat meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot.

Jika hal ini terjadi dalam jangka panjang akan berujung pada masalah fesehatan fisik dan mental.

Bergadang, dapat menggangu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon serotonin dan dopamine yang mengatur suasana hati sehingga menyebabkan masalah emosional, seperti mudah marah, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, hingga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Kurang aktivitas, seringkali dikaitkan dengan kesehatan fisik, namun kurang beraktivitas juga dapat berdampak buruk bagi Kesehatan mental.

Ketika bergerak atau berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon kebahagiaan sehingga suasana hati menjadi relaks.

Kurang aktivitas fisik juga dapat membuat kita kesulitan tidur nyenyak. Hal ini dikarenakan perasaan lelah yang timbul usai berolahraga akan memudahkan kita untuk tertidur.

Penulis: Siti Jihan Fadhila, mahasiswi Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala (USK).

 

Tags: kesehatanMentalSiti Jihan FadhilaUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

Peneliti Temukan Bekas Benteng dan Makam Kuno di Kuala Batu Abdya

Next Post

Ekonomi Tumbuh 4,23 Persen, Kemiskinan Aceh Masih Tinggi

Related Posts

Di Tengah Kemudahan Internet, Perpustakaan Tetap Jadi Ruang Belajar Mahasiswa

by Redaksi
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Perkembangan teknologi digital membuat mahasiswa semakin mudah mengakses bahan bacaan dan materi perkuliahan melalui internet. Namun, kemudahan itu...

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Pulau Weh Jadi Laboratorium Lapangan Peneliti Asia, Bahas Teknologi Laut Hadapi Perubahan Iklim

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pulau Weh, Kota Sabang, menjadi ruang belajar bagi peneliti, akademisi, dan peserta dari sejumlah negara Asia dalam Program...

Next Post

Ekonomi Tumbuh 4,23 Persen, Kemiskinan Aceh Masih Tinggi

Ini Alasan Israel Jadikan Perempuan Pasukan Lapis Baja

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...