MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mengenal Tari Likok Pulo, Kesenian Pesisir dari Aceh Besar

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
11 Agustus 2024
in Daerah
0
Mengenal Tari Likok Pulo, Kesenian Pesisir dari Aceh Besar

Tari Likok Pulo. I foto: Pemkab Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tari Likok Pulo adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Gampong Ule Paya, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar.

Tarian ini lahir pada tahun 1845, diciptakan oleh Syech Ahmad Badrun, seorang ulama Arab yang datang ke Aceh untuk berdagang sekaligus menyebarkan ajaran Islam.

RelatedPosts

Satlinmas di 32 Gampong Darul Imarah Rampung, Data Anggota Segera Masuk SIMLINMAS

Inflasi Banda Aceh Turun Jadi 4,34 Persen pada Oktober 2026

Kader PKK Aceh Jaya Diminta Aktif Perkuat Layanan Posyandu dan Cegah TB

Tari Likok Pulo diciptakan untuk menyebarkan ajaran Islam kepada penduduk Pulo Aceh, yang pada waktu itu memiliki perilaku yang menyimpang dari ajaran Islam.

Dengan cara yang halus, Syech Ahmad Badrun berhasil mengajak pemuda setempat untuk berpartisipasi dalam tarian ini, yang diiringi syair-syair Islami, sehingga masyarakat mulai menjalankan ajaran Allah.

Tari ini biasanya dipentaskan setelah menanam padi atau menjelang panen. Gerakan tariannya yang atraktif dilakukan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu-membahu.

Dulu, pertunjukan ini sering diadakan pada malam hari, diikuti dengan proses panen keesokan harinya.

Makna dari gerakan bahu membahu adalah untuk menjalin persatuan yang kuat dan mengubah perilaku masyarakat yang negatif, seperti judi, mabuk, dan pelacuran.

Setiap gerakan dalam tari ini mengandung nasihat yang disampaikan melalui syair oleh syekh atau penari utama.

Sesuai dengan namanya, “Likok” berarti gerakan,dan “Pulo” berarti pulau. Sehingga tarian ini sering disebut sebagai tarian ala pesisir.

Biasanya, Tari Likok Pulo dibawakan oleh 10 hingga 12 orang penari di setiap pentas. Tari Likok Pulo ini masih terus berkembang di Pulo Aceh hingga kini.

Tags: Aceh BesarDisbudpar AcehPulo AcehSyariat IslamTari Likok Pulo
Previous Post

Cut Rani dan Mohderzam Bakal Rilis Ho Rindu Ho Sayang

Next Post

Kala Rasiman Berbagi Kunci Kemenangan

Related Posts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari...

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Next Post

Kala Rasiman Berbagi Kunci Kemenangan

Wisata Edukasi di Hutan Mangrove Aceh Jaya

Geliat Ekowisata di Bumi Poteumeureuhom

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co