MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Alokasi Lahan Kombatan GAM Diminta Tinjau Ulang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 September 2024
in Daerah
0
Alokasi Lahan Kombatan GAM Diminta Tinjau Ulang

Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Ahmad Shalihin. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh bersama elemen sipil lainnya meminta Pemerintah Aceh untuk meninjau dan menata ulang kebijakan alokasi lahan pertanian untuk mantan kombatan GAM, Tapol/Napol, dan korban konflik.

Sebab, sejauh ini tanah yang telah diserahkan tidak ada unsur pemanfaatan dari nilai ekonomi, sosial budaya, dan keberlanjutan lingkungan hidup. Bahkan banyak lahan yang dialokasikan berada dalam kawasan hutan lindung sehingga dinilai berpotensi menimbulkan masalah.

RelatedPosts

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

“Seperti lokasi tanah di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, yang merupakan kawasan APL yang masih berhutan dengan tegakan pohon yang cukup rapat,” kata Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Ahmad Shalihin, Jumat (13/9/2024) kemarin.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat setempat kawasan hutan tersebut memiliki fungsi lindung sebagai sumber penghidupan. Apalagi terdapat sejumlah tanah tak dimanfaatkan pemilik lantaran tak memiliki akses untuk masuk ke lahan.

Mereka memilih menjual kepada perusahaan kayu dan masing-masing penerima manfaat dibayar Rp3 juta.

Di sisi lain, pada area kawasan hutan seluas 22.695 hektar di Kabupaten Aceh Timur menjadi lahan yang memiliki habitat dari spesies kunci seperti gajah, harimau, orang utan dan beruang madu.

“Maka dikhawatirkan sangat memicu peningkatan aktivitas illegal logging, perburuan satwa liar dan konflik antara manusia,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Walhi mengusulkan agar pemerintah Aceh adanya roadmap reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak.

Kemudian pemerintah perlu menetapkan kriteria objek dan subjek secara spesifik baik mantan kombatan GAM, Tapol/Napol, dan korban konflik sebagai penerima manfaat dari alokasi tanah pertanian.

“Ada beberapa skema yang bisa dipertimbangkan seperti memanfaatkan Hak Guna Usaha (HGU) yang izinnya hampir habis,” tuturnya.

Tags: Hutan LindungLahan Eks Kombatan GAMWalhi Aceh
Previous Post

Tingkatkan Literasi Soal Migas, SKK Migas dan KKKS Gandeng Media Lokal Aceh

Next Post

Pertandingan Woodball PON XXI Aceh-Sumut Resmi Dimulai

Related Posts

WALHI Aceh: Banjir Besar di Aceh Bencana Ekologis dari Kerusakan Terencana

by Riska Zulfira
29 November 2025
0

MASAKINI.CO - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh menyebut banjir besar yang melanda 16 kabupaten dalam sepekan terakhir sebagai alarm...

Benarkah Masalah di Danau Lut Tawar Cuma Cangkul Padang?

Benarkah Masalah di Danau Lut Tawar Cuma Cangkul Padang?

by Alfath Asmunda
15 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh menilai penertiban alat tangkap ikan seperti Cangkul Padang dan Cangkul Dedem di...

Walhi Aceh Desak Moratorium Izin Tambang di Aceh Barat

by Riska Zulfira
24 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh menyesalkan kondisi pencemaran udara dan air akibat aktivitas tambang batubara di Aceh...

Next Post
Pertandingan Woodball PON XXI Aceh-Sumut Resmi Dimulai

Pertandingan Woodball PON XXI Aceh-Sumut Resmi Dimulai

Musauwir Nyaris Sumbang Medali Panjat Tebing Untuk Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co