MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Harga Sejumlah Komoditas Bahan Dapur Merangkak Naik

Riska Zulfira by Riska Zulfira
18 Oktober 2024
in Daerah
0

Pedagang bahan dapur di Pasar Al Mahirah Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Harga sejumlah komoditas sayur-mayur di Pasar Al Mahirah Banda Aceh mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.

Seorang pedagang di pasar Al Mahirah Banda Aceh, Bulqaini, kenaikan yang paling signifikan terjadi pada cabai merah dan bawang merah.

RelatedPosts

Disdukcapil Banda Aceh Tetap Buka Saat Libur 14-15 Mei

Illiza Lantik 66 Pejabat Pemko Banda Aceh, Tegaskan Tak Ada Lagi Birokrasi Lamban

Sekda Aceh Lantik Sejumlah Pejabat, Kejar Percepatan Kinerja dan Anggaran

Harga cabai merah sekarang naik menjadi Rp28 ribu per kilogram, padahal sebelumnya sempat berada di kisaran Rp15 ribu hingga Rp20 ribu.

“Kenaikan ini terjadi sejak tiga hari yang lalu,” kata Bulqaini, Jumat (18/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai merah disebabkan menurunnya stok dari Medan, sehingga harus beralih untuk pasokan barang dari Blangkejeren.

“Stok panen di Medan sudah mulai habis, sekarang pasokan datang dari Blangkejeren,” tambahnya.

Selain cabai merah, harga bawang merah juga mulai merangkak naik. Saat ini, harga bawang merah berkisar antara Rp32 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat turun menjadi Rp25 ribu saat panen di Sigli. Kini, pasokan bawang merah berasal dari Medan.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas tomat. Tomat asal Medan yang sebelumnya dijual dengan harga Rp8 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp12 ribu. Sementara, tomat asal Gayo yang sebelumnya dijual seharga Rp5 ribu per kilogram, kini menjadi Rp8 ribu.

Di sisi lain, beberapa komoditas menunjukkan tren penurunan harga. “Cabai hijau turun menjadi Rp18 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp20 ribu. Pasokannya datang dari Takengon,” jelas Bulqaini.

Harga cabai rawit dan cabai nano geprek cenderung stabil dalam dua minggu terakhir. Cabai rawit masih berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sementara cabai nano geprek stabil di harga Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Meskipun terjadi fluktuasi harga, Bulqaini menyebutkan bahwa daya beli masyarakat tetap stabil.

“Tidak ada peningkatan drastis dalam daya beli, bahkan hari ini terbilang sepi,” pungkasnya.

Tags: Banda AcehHarga BawangHarga CabaiKebutuhan PokokPasar Almahirah
Previous Post

Pj Gubernur Janji Revitalisasi Tanggul Jebol di Aceh Tamiang

Next Post

Obat Jadi Petunjuk Asal Mayat Perempuan di Laut Aceh Selatan

Related Posts

“Nongkrong” Hingga Larut Malam, 12 Wanita Diamankan Satpol PP WH

by Riska Zulfira
10 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 12 wanita diamankan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dalam razia penegakan...

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh sebagai...

Satpol PP Perketat Pengawasan Underpass Beurawe Usai Pencurian Kabel

by Riska Zulfira
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan di kawasan underpass...

Next Post
Obat Jadi Petunjuk Asal Mayat Perempuan di Laut Aceh Selatan

Obat Jadi Petunjuk Asal Mayat Perempuan di Laut Aceh Selatan

Ditugaskan di Komisi VI DPR, Ghufran Bakal Optimalisasi BPK Sabang

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co