MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Simsalabin Limbah Kulit Pisang Jadi Produk Kecantikan

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
21 Oktober 2024
in Cerita
0

Tim USK pencipta inovasi Rechle Eyebrow Cream dari kulit pisang | foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pisang. Buah segar kaya vitamin. Mengenyangkan lagi murah dan amat mudah ditemui di Aceh. Pengunaannya relatif masih belum terlalu inovatif.

Berakhir di wajan sebagai bada (pisang goreng), dikukus, atau sekadar untuk bahan baku kue. Sedangkan kulitnya, lebih sering berakhir di tong sampah. Paling-paling, menjadi pakan ternak kambing.

RelatedPosts

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Sekelompok mahasiswi di Universitas Syiah Kuala (USK), dari dua program studi (prodi) Farmasi dan Teknologi Hasil Pertanian (THP) berkolaborasi. Mereka tergugah, untuk memaksimalkan limbah kulit pisang menjadi sesuatu yang bernilai lebih.

Syifa An Najwa mahasiswi Farmasi, bersama rekan-rekannya dari THP yakni Rena Fahleny, Sofia Elisa, dan Rossa Novalia berinovasi. Menyulap kulit pisang, sebagai bahan kosmetik. Mereka dibimbing Nadia Isnaini, Apt. S.farm, M.Sc., dosen dari Farmasi FMIPA USK.

Riset dilakukan. Try and error sebagai proses terjadi. Hingga akhirnya, produk yang diberi nama ‘Rechle Eyebrow Cream’ menjadi kenyataan.

Selaku ketua tim, Syifa menuturkan, produk karya mereka adalah inovasi eyebrow cream, sebagai natural dye penutrisi alis mata. Memanfaatkan ekstrak limbah kulit pisang.

Sebagai perempuan, ia sangat menyadari bahwa belakangan ini, geliat dunia kosmetik marak tumbuh dan berkembang. Tren kosmetik bukan lagi sebatas mempercantik diri, tetapi juga untuk perawatan.

Ramah Lingkungan

“Tim kami berkeinginan menyediakan kosmetik dekoratif alami yang ramah lingkungan, aman bagi pemakai, dengan ciri khas komoditi lokal Aceh,” ucapnya.

Pemilihan limbah kulit pisang, dipercaya berpotensi menjadi basis sediaan krim yang baik. Sebab, kulit pisang memiliki kandungan zat seperti pelembab, emulsifier, pengental, dan lainnya. Manfaatnya, baik bagi perawatan kulit atau kesehatan rambut.

“Selain itu kandungan mangan, magnesium, dan potasium dalam kulit pisang memiliki potensi untuk memadati dan membentuk tekstur, sehingga mudah diaplikasikan. Terlebih lagi ketersediaan kulit pisang di Aceh sangat tinggi dan melimpah,” ungkap Syifa.

Data BPS Aceh per April 2024 menyebutkan. Kurun tiga tahun terakhir, produksi pisang di Aceh terus meningkat. Tahun 2021, 1.086.433 kuintal, tahun 2022, 1.071.949 kuintal, dan tahun 2023, 1.115.655 kuintal.

Rechle Eyebrow Cream produk kosmetik mahasiswi USK dari limbah kulit pisang | foto: dok tim

Selain kulit pisang, Rechle Eyebrow Cream turut memanfaatkan minyak kemiri sebagai pewarna alami. Tidak hanya sebagai pewarna, tapi zat aktifnya, berpigmen dan memberikan banyak manfaat bagi rambut alis.

Kemiri mengandung banyak nutrisi yang baik untuk rambut, seperti vitamin E, vitamin C, zinc, selenium, asam gamma-linolenic, dan asam linoleat. Buah kemiri juga merupakan hasil pertanian beberapa kawasan di Aceh.

“Harus dari bahan alami. Karena sekarang banyak kosmetika kurang aman, dan produknya tidak ramah lingkungan. Selain itu dengan menggabungkan kedua bahan khas Aceh ini, akan menaikkan nilai perekonomian Aceh,” bebernya.

Kemdikbudristek Beri Apresiasi

Melalui ide inovasi ini, tim USK ini berhasil lolos seleksi dan memperoleh dana pengembangan dari Kemdikbudristek dalam program Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024.

Rencananya produk akan dibuat dalam bentuk kemasan berukuran 6 gram dengan harga Rp45 ribu. Produk ini dilengkapi aplikator, yang dapat digunakan dalam pengaplikasian produk, sehingga lebih praktis dan higienis.

Tim ini berharap, produk Rechle Eyebrow Cream dapat menjadi salah satu jalan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12. Yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“Tidak hanya mementingkan nilai-nilai ekonomi, tetapi juga sebagai upaya menjaga bumi,” jelas Syifa.

Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si menyampaikan rasa bangga terhadap inovasi mahasiswa USK. Kolaborasi antara Prodi Farmasi dan Teknologi Hasil Pertanian USK, sukses menghadirkan produk yang ramah lingkungan.

“Terus berinovasi. Insyaallah setiap niat baik, dengan ilmu yang benar, dapat mendatangkan manfaat bagi banyak orang,” ucapnya.

Tags: FarmasiKosmetikTeknologi Hasil PertanianUnsyiahUSK
Previous Post

5 UMKM Binaan BRI Ikut Pameran Event Amazing Indonesia di Jeddah

Next Post

Butuh Uang Untuk Pulang Kampung, Motif Pembunuhan di Lingke

Related Posts

Benahi Hulu–Hilir dan Bangun Sabo Dam, Strategi Baru Tekan Banjir di Aceh

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya penanganan bencana di Aceh kini diarahkan lebih fokus pada pembenahan sistem sungai dan penguatan infrastruktur pengendali banjir....

Ingatan Tsunami Mulai Memudar, Buku MemoryGraph Diluncurkan untuk Jaga Memori Kolektif Aceh

by Riska Zulfira
24 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Lebih dari 20 tahun pascatsunami 2004, Aceh kini menghadapi ancaman baru yang tak kasat mata: memudarnya ingatan kolektif...

Produk Olahan Warga Terdampak Banjir Aceh Timur Dipasarkan di Eksis Ramadan USK

by Riska Zulfira
20 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Produk olahan warga terdampak banjir di Desa Seuneubok Simpang, Aceh Timur, resmi dipasarkan dalam ajang Exsis Ramadhan USK...

Next Post

Butuh Uang Untuk Pulang Kampung, Motif Pembunuhan di Lingke

Polisi Diduga Peras Warga Rp177 Juta, Polda Aceh: Masih Didalami

Selundupkan Rohingya ke Aceh Selatan, 8 Orang Jadi DPO Polisi

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...