MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sekilas Sejarah Maulid Nabi di Aceh Bisa Sampai 3 Bulan

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
16 November 2024
in Daerah
0
Sekilas Sejarah Maulid Nabi di Aceh Bisa Sampai 3 Bulan

Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA bersama istri menyerahkan santunan kepada anak yatim dan disabilitas di sela perayaan Maulid Raya 1446 Hijriah, Jumat 15/11/2024. (foto: Adpim Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di di Taman Sultanah Safiatuddin, Jumat sore (15/11/2024). Pada momen itu Penjabat Gubernur Aceh, Safrizal ZA menjelaskan sekilas sejarah mengapa perayaan maulid bisa berlangsung hingga 3 bulan di Aceh.

Dia menuturkan berdasarkan sejarah, Aceh punya tradisi sendiri dalam merayakan Maulid Nabi. Ketika Kerajaan Bandar Aceh Darussalam didirikan pada 12 Rabiul Awal Tahun 913 Hijriah, bertepatan dengan 23 Juli 1507 oleh Sultan Ali Mughayatsyah, beliau menyampaikan 21 pesan penting kepada rakyat Aceh.

RelatedPosts

Banda Aceh Outdoor Library Hadirkan 40 Kegiatan Gratis, Libatkan 50 Komunitas

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Salah satu pesan itu adalah agar rakyat Aceh merayakan Maulid Nabi selama 3 bulan 10 hari untuk tujuan silaturahmi dengan makan kenduri.

“Dalam perkembangan sejarah Aceh selanjutnya, yaitu pada masa Sulthan Iskandar Muda, tradisi ini terus diperkuat,” kata Safrizal.

Iskandar Muda, tuturnya, malah membagi pelaksanaan maulid menjadi tiga tahap berdasarkan almanak (kalender) Aceh, yang berturut-turut disebutkan, yaitu: Buleuen Hasan Husen, Buleuen Safa, Buleuen Maulod, Adoe Molod dan Maulud Akhe.

Safrizal menjelaskan pada tahap pertama di tingkat kemukiman, kedua di tingkat gampong dan tahapan ketiga pelaksanaan di tingkat pemerintah atau kerajaan.

Sedangkan Maulid Raya yang Pemerintah Aceh laksanakan hari ini merujuk kepada Almanak Aceh tersebut, yaitu pada Buleuen Maulud Akhe.

“Ini sesungguhnya adalah legacy para Sultan Aceh tempo dulu. Kita berharap legacy ini dapat terus ditumbuhkembangkan oleh generasi Aceh saat ini dan mendatang,” ungkapnya.

Selain kenduri dan makan bersama, Maulid Raya 1446 Hijriah yang digagas Pemerintah Aceh itu turut diisi tausiah oleh Ustadz Das’ad Latief. Kemudian, pemberian santunan kepada anak 400 anak yatim dan 100 disabilitas.

Tags: acehMaulid NabiMaulid RayaPemerintah AcehSejarah
Previous Post

Polres Aceh Besar Amankan 204.800 Batang Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai

Next Post

Bayang Gagal Lolos Piala Dunia, dan Ancang-acang Mundur Erick Thohir

Related Posts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Next Post

Bayang Gagal Lolos Piala Dunia, dan Ancang-acang Mundur Erick Thohir

Kisah Zulfa Tuffahati, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi

Kisah Zulfa Tuffahati, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co