MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kuah Beulangong, Kuliner Khas Aceh Besar yang Diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 Desember 2024
in News
0

Warga memasak kuah beulangong saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. I foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kuah Beulangong, hidangan tradisional khas Aceh Besar, resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia sejak 2018.

Kuliner ini menjadi simbol kekayaan budaya kuliner Aceh yang sering disajikan dalam berbagai acara keagamaan, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, syukuran, hingga resepsi pernikahan.

RelatedPosts

Pria Bersenjata Tombak Babi Tusuk Warga di Aceh Besar, Pelaku Diamankan Polisi

51 Gempa Guncang Aceh dalam Sepekan, Aktivitas Terbanyak Terjadi di Gayo Lues

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Bahrul Jamil mengatakan pengakuan Kuah Beulangong sebagai WBTb Indonesia ini menjadi dorongan kuat untuk melestarikan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah gempuran modernisasi.

“Dengan pengakuan ini, kita berharap Kuah Beulangong dapat menjadi salah satu ikon budaya Indonesia di dunia,” ujar Bahrul Jamil di Aceh Besar, di Aceh Besar, Kamis (5/12/2024).

Sebagai salah satu kuliner khas Aceh, Kuah Beulangong kini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Besar tetapi juga aset budaya yang memperkaya identitas Indonesia di mata dunia.

Ia menjelaskan nama beulangong berasal dari kata belanga, yang berarti kuali besar. Bahan utamanya yaitu daging sapi, kambing, atau kerbau, yang diracik dengan rempah-rempah khas Aceh.

Hidangan ini juga menggunakan bahan tambahan seperti nangka muda, pisang muda, hingga bagian dalam batang pisang, yang memberikan cita rasa khas dan unik.

“Kuah Beulangong tidak hanya menjadi makanan, tetapi juga simbol gotong royong masyarakat Aceh sebab proses memasaknya melibatkan banyak orang, mulai dari menyiapkan bahan hingga memasak bersama-sama,” tambahnya.

Bahrul Jamil menuturkan bahwa tradisi memasak Kuah Beulangong sudah ada sejak abad 19 atau bahkan jauh sebelum itu. Awalnya, tradisi ini diperkenalkan oleh pedagang dari Gujarat, India, yang selain berdagang dan menyebarkan Islam, juga membawa pengaruh budaya, termasuk dalam hal kuliner.

Di Aceh, Kuah Beulangong menjadi bagian tak terpisahkan dari acara adat dan tradisi kearifan lokal seperti Khanduri (kenduri) Blang.

Ia juga berharap masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama untuk memastikan tradisi ini tetap hidup di masa depan.

“Peran semua pihak sangat penting agar warisan ini tidak hilang, sehingga kebanggaan masyarakat Aceh Besar bisa terus dirasakan oleh generasi mendatang,” pungkasnya.

Tags: Budaya AcehKuah BeulangongKuliner AcehWarisan Budaya Takbendawisata aceh
Previous Post

Wisatawan Diprediksi Bakal Padati Penyeberangan Ulee Lheue-Sabang Jelang Libur Nataru

Next Post

Gelar Kehormatan dari Wali Nanggroe Aceh untuk Rusia dan Tatarstan

Related Posts

Tribute untuk Nyawöung Digelar di Banda Aceh, Musik Etnik Jadi Ruang Rawat Identitas Budaya

by Redaksi
17 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Komunitas Endatu Kreatif akan menggelar perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) pada...

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

by Aininadhirah
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO — Dulu, masyarakat Aceh tidak selalu memulai percakapan penting dengan kata-kata. Ada cara yang lebih halus, lebih tenang, tetapi...

Workshop Meususon Ranup Kenalkan Budaya Aceh ke Generasi Z

by Aininadhirah
2 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Workshop meususon ranup yang digelar selama dua hari mendapat respons positif dari peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari...

Next Post
Gelar Kehormatan dari Wali Nanggroe Aceh untuk Rusia dan Tatarstan

Gelar Kehormatan dari Wali Nanggroe Aceh untuk Rusia dan Tatarstan

Pertemuan Perdana Illiza-Mualem Usai Pilkada, Ini Yang Dibahas

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co