MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bahasa Aceh Terancam, Sekolah Diminta Wajibkan Penggunaan Setiap Kamis

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
18 Juni 2026
in Daerah
0

Para siswa menghadiri acara Al Farabi Award Tahun 2026 di Aula Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Kamis (18/06/2026). Foto: MC ACEH BESAR

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong seluruh satuan pendidikan memperkuat penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan sekolah sebagai langkah menjaga identitas budaya daerah yang dinilai semakin tergerus.

Penegasan itu disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP, saat membuka Al Farabi Inspiration Day 2026 di Aula Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).

RelatedPosts

Hari Pertama Sekolah, Illiza Dorong Ayah Aktif Antar Anak Lewat Program GAMAS

Pengurus Baru Perpani Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Dorong Regenerasi Atlet Panahan

ASN Aceh Diberi Waktu Antar Anak Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan 13 Juli

Dalam kesempatan tersebut, Farhan menyoroti masih minimnya penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan pendidikan meskipun berbagai sekolah telah mengembangkan pembelajaran bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Arab, dan Turki.

“Tadi disebutkan ada Bahasa Inggris, Arab, dan Turki. Lalu, di mana Bahasa Aceh?” kata Farhan.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing penting untuk meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat global. Namun, hal itu tidak boleh menggeser peran bahasa daerah sebagai identitas dan warisan budaya masyarakat Aceh.

Farhan mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mengeluarkan surat edaran sejak 2021 yang mewajibkan penggunaan Bahasa Aceh setiap hari Kamis. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat oleh Pemerintah Aceh pada 2025 sebagai bagian dari upaya pelestarian bahasa daerah.

Ia mengungkapkan, berbagai kajian menunjukkan Bahasa Aceh berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan akibat semakin berkurangnya penggunaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga.

“Generasi sekarang masih bisa berbahasa Aceh, anak-anak kita mungkin hanya memahami tetapi tidak lagi menggunakannya. Jika kondisi ini terus berlanjut, generasi berikutnya bisa jadi tidak lagi mengenal Bahasa Aceh,” ujarnya.

Karena itu, Farhan meminta sekolah-sekolah tidak hanya menjalankan kebijakan penggunaan Bahasa Aceh sebagai formalitas, tetapi benar-benar menghidupkannya dalam aktivitas belajar dan interaksi di lingkungan sekolah setiap hari Kamis.

Ia berharap lembaga pendidikan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Aceh tanpa mengurangi penguatan kompetensi bahasa asing yang dibutuhkan siswa.

Tags: Bahasa AcehBudaya AcehPemerintah Aceh BesarPenggunaan Bahasa Daerah di Sekolah
Previous Post

Persimpangan Jalan Masih Jadi Titik Favorit PMKS

Next Post

BI Kirim Uang Baru ke Pulau Terluar Aceh, Lima Wilayah 3T Jadi Sasaran

Related Posts

Wabup Aceh Besar Ajak Dunia Usaha Terlibat Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

by Aininadhirah
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A. Jalil, mengajak dunia usaha untuk mengambil peran lebih besar dalam upaya pencegahan...

Rapai Tuha Nagan Raya Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Seni pertunjukan tradisional Rapai Tuha Nagan Raya resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2026 Termin...

300 Paket Sembako Ludes Diserbu Warga, Pasar Murah Aceh Besar Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat

by Redaksi
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Ratusan warga Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, memadati halaman kantor kecamatan sejak pagi untuk memanfaatkan program pasar...

Next Post

BI Kirim Uang Baru ke Pulau Terluar Aceh, Lima Wilayah 3T Jadi Sasaran

Deepfake Kian Sulit Dibedakan, Penipuan Digital Berbasis AI Meningkat

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co