MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bahasa Aceh Terancam, Sekolah Diminta Wajibkan Penggunaan Setiap Kamis

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
18 Juni 2026
in Daerah
0

Para siswa menghadiri acara Al Farabi Award Tahun 2026 di Aula Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Kamis (18/06/2026). Foto: MC ACEH BESAR

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong seluruh satuan pendidikan memperkuat penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan sekolah sebagai langkah menjaga identitas budaya daerah yang dinilai semakin tergerus.

Penegasan itu disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP, saat membuka Al Farabi Inspiration Day 2026 di Aula Landmark BSI Aceh, Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).

RelatedPosts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Farhan menyoroti masih minimnya penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan pendidikan meskipun berbagai sekolah telah mengembangkan pembelajaran bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Arab, dan Turki.

“Tadi disebutkan ada Bahasa Inggris, Arab, dan Turki. Lalu, di mana Bahasa Aceh?” kata Farhan.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing penting untuk meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat global. Namun, hal itu tidak boleh menggeser peran bahasa daerah sebagai identitas dan warisan budaya masyarakat Aceh.

Farhan mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mengeluarkan surat edaran sejak 2021 yang mewajibkan penggunaan Bahasa Aceh setiap hari Kamis. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat oleh Pemerintah Aceh pada 2025 sebagai bagian dari upaya pelestarian bahasa daerah.

Ia mengungkapkan, berbagai kajian menunjukkan Bahasa Aceh berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan akibat semakin berkurangnya penggunaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga.

“Generasi sekarang masih bisa berbahasa Aceh, anak-anak kita mungkin hanya memahami tetapi tidak lagi menggunakannya. Jika kondisi ini terus berlanjut, generasi berikutnya bisa jadi tidak lagi mengenal Bahasa Aceh,” ujarnya.

Karena itu, Farhan meminta sekolah-sekolah tidak hanya menjalankan kebijakan penggunaan Bahasa Aceh sebagai formalitas, tetapi benar-benar menghidupkannya dalam aktivitas belajar dan interaksi di lingkungan sekolah setiap hari Kamis.

Ia berharap lembaga pendidikan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Aceh tanpa mengurangi penguatan kompetensi bahasa asing yang dibutuhkan siswa.

Tags: Bahasa AcehBudaya AcehPemerintah Aceh BesarPenggunaan Bahasa Daerah di Sekolah
Previous Post

Persimpangan Jalan Masih Jadi Titik Favorit PMKS

Next Post

BI Kirim Uang Baru ke Pulau Terluar Aceh, Lima Wilayah 3T Jadi Sasaran

Related Posts

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

by Aininadhirah
18 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tengah menyusun Profil Pembangunan Daerah Tahun 2026 yang tidak hanya memuat capaian pembangunan, tetapi...

Bapelkes Aceh di Jantho Direncanakan Jadi Pusat Rehabilitasi Narkoba

by Ahmad Mufti
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyiapkan rencana pemanfaatan gedung Balai Pelatihan Kesehatan...

Sanger Day Fest Jadi Ruang Pertemuan Tradisi Kopi dan Seni Modern Aceh

by Redaksi
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kebudayaan meninjau pelaksanaan Sanger Day Fest 2026 di Banda Aceh. Festival yang mengangkat tradisi kopi sanger itu...

Next Post

BI Kirim Uang Baru ke Pulau Terluar Aceh, Lima Wilayah 3T Jadi Sasaran

Deepfake Kian Sulit Dibedakan, Penipuan Digital Berbasis AI Meningkat

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co