MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sejak Tiga Bulan Terakhir, Kapal Atas Rumah Lampulo Dikunjungi 2 Ribu Wisatawan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Desember 2024
in News
0

Keuchik Gampong Lampulo, Banda Aceh, Alta Zaini. I foto: dok.pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Objek wisata Kapal di Atas Rumah di Gampong Lampulo, Kota Banda Aceh, menjadi salah satu destinasi utama yang menyimpan jejak sejarah bencana tsunami Aceh 2004.

Destinasi ini tak hanya menarik perhatian wisatawan lokal, tetapi juga turis mancanegara.

RelatedPosts

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

Empat Nelayan Diamankan di TPI Lampulo, Polisi Temukan Diduga Ganja dan Plastik Bekas Sabu

Diduga Hendak Dijual ke Aceh Barat Daya, 640 Liter Solar Subsidi Disita Polisi

Menurut Keuchik Gampong Lampulo, Alta Zaini, mahasiswa dan peneliti dari negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, dan Jerman sering mengunjungi lokasi ini untuk melakukan riset terkait tsunami.

Selain itu, juga kerap dikunjungi pelancong mancanegara terbanyak berasal dari Malaysia, disusul Australia, Austria, dan Spanyol.

“Hal ini kita ketahui juga dari jenis mata uang yang mereka sumbangkan di tabungan amal Masjid Al Hidayah di sekitar lokasi wisata,” kata Alta, Senin (9/12/2024).

Alta mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mencatat jumlah kunjungan wisatawan yang stagnan bahwa angka kunjungan selama tiga bulan terakhir berada dikisaran 2 ribu orang.

“Hingga hari ini memang belum menujukkan peningkatan signifikan, tapi masyarakat dan pemerintah terus berupaya menjaga dan meningkatkan daya tarik objek wisata ini,” ujarnya.

Selain itu, Alta Zaini menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh untuk perawatan kapal yang rentan akan kerusakan.

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah melakukan perbaikan termasuk mengganti kayu lagor dan plat kapal yang telah berkarat,” sebutnya.

Alta juga menyoroti peran masyarakat setempat dalam mendukung kelestarian objek wisata tersebut. Bahkan di lokasi juga tersedia seorang pemandu wisata yang selalu siap melayani pengunjung.

Sebagai langkah pengembangan, pihak gampong berencana membangun lima kios wisata untuk meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam rangka memperingati 20 tahun tsunami Aceh, warga Lampulo telah lebih dahulu menggelar doa bersama beberapa bulan lalu, bertepatan dengan kalender Hijriah.

Selain itu, doa bersama juga pernah digelar di lokasi Kapal di Atas Rumah, yang dihadiri jamaah dari berbagai daerah seperti Kota Langsa, Kuala Simpang, dan bahkan dari mancanegara seperti Singapura dan Malaysia.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pengelolaan objek wisata ini, kami harap ke depan jadi lebih baik,” pungkasnya.

Tags: 20 tahun tsunamiBanda AcehKapal Atas RumahLampuloPeninggalan TsunamiWisata Tsunami
Previous Post

Muhammadiyah Luncurkan Produk AC Ramah Lingkungan

Next Post

BRI Salurkan KUR Rp175,66 Triliun, Bukti Implementasi Asta Cita Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Related Posts

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mengelola 58 aplikasi untuk mendukung keterbukaan informasi publik dan pelayanan pemerintahan. Dari jumlah tersebut,...

Hujan Lebat Berpotensi Guyur 17 Wilayah Aceh Hari Ini, Waspada Banjir

by Redaksi
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur 17 kabupaten dan kota di Aceh pada Selasa (13/10/2026). BMKG...

Pemerintah Catat Realisasi Penerimaan Pajak Digital Capai Rp47,18 Triliun

Belanja Online Jadi Modus Penipuan Terbanyak di Aceh, 1.294 Laporan Masuk

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penipuan belanja daring menjadi modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat Aceh ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan...

Next Post
Dirut BRI Sunarso Ungkap Ketahanan Pangan jadi Kunci Agar Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

BRI Salurkan KUR Rp175,66 Triliun, Bukti Implementasi Asta Cita Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta : Langkah Awal Menuju Tax Amnesty Jilid III?

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co