MASAKINI.CO – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh mencatat sebanyak tiga jemaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan ketiga jemaah tersebut meninggal dunia akibat masalah kesehatan saat menjalani rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
“Tiga jemaah yang meninggal tersebut diakibatkan karena kondisi kesehatan,” kata Arijal, Sabtu (30/5/2026).
Jemaah pertama yang meninggal dunia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), anggota Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen. Almarhumah wafat di Arafah pada 26 Mei 2026 sebelum sempat melaksanakan wukuf.
Sementara itu, dua jemaah lainnya meninggal dunia setelah menjalani wukuf di Arafah. Mereka adalah Maimunah Yusuf Ali (72), anggota Kloter 13 asal Kabupaten Aceh Tamiang yang wafat pada 26 Mei 2026 di Arafah, serta Siti Salmijah (83), anggota Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya yang meninggal dunia pada 28 Mei 2026 di Rumah Sakit Mina Al Wadi.
Arijal menjelaskan, Nurwaida merupakan satu-satunya jemaah yang meninggal sebelum pelaksanaan wukuf sehingga ibadah hajinya dibadalkan. Sedangkan Maimunah dan Siti Salmijah telah menunaikan wukuf yang menjadi rukun utama dalam ibadah haji.
“Dua jemaah yang meninggal itu sudah melaksanakan wukuf Arafah,” ujarnya.
Atas wafatnya ketiga jemaah tersebut, PPIH Embarkasi Aceh menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Pihaknya berharap seluruh amal ibadah para almarhumah diterima Allah SWT dan memperoleh haji yang mabrur.
“Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” kata Arijal.








Discussion about this post