MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Aceh Belum Miliki Penerjemah Bahasa Isyarat Tersertifikasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
12 Maret 2025
in Daerah
0
Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak di Aceh Belum Konkret

Founder YouthID Foundation, Bayu Satria | Riska Zulfira/Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pendiri Yayasan Suara Aksi Orang Muda (YouthID), Bayu Satria mengungkapkan kekhawatirannya soal penggunaan hak bagi korban kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan dengan disabilitas pendengaran (tuli).

Sebab hingga saat ini, Aceh belum memiliki penerjemahan bahasa isyarat yang tersertifikasi Bisindo dan SIBI (dua bahasa isyarat yang digunakan oleh masyarakat tunarungu di Indonesia).

RelatedPosts

Banda Aceh Masuk 10 Kota Mitra Nasional Garuda Spark Innovation Hub

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Seoul Dukung Banda Aceh Bangun Perpustakaan Outdoor di Taman Bustanussalatin

Padahal, jika korban kekerasan adalah penyandang disabilitas tuli, kehadiran penerjemah sangat dibutuhkan agar korban dapat menyampaikan pernyataannya dengan baik.

“Karena di beberapa institusi, ada persyaratan bahwa penerjemah yang dilibatkan harus memiliki sertifikasi. Sementara di Aceh, belum ada satu pun penerjemah Bisindo yang memiliki sertifikasi,” ujar Bayu, Rabu (12/3/2025).

Menurut dia, kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena bisa menghambat proses pendampingan bagi korban yang membutuhkan penerjemah.

Bayu menambahkan, sertifikasi penerjemah bahasa isyarat hanya bisa diperoleh melalui lembaga tertentu di Indonesia. Karena itu, ia menilai pemerintah khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) perlu mengambil langkah nyata untuk mendorong pelatihan dan sertifikasi bagi calon penerjemah Bisindo di Aceh.

“DP3A bisa berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial, penegak hukum, dan lembaga lainnya. Ini penting agar semua pihak memahami bahwa kondisi ini nyata dan butuh perhatian,” jelas Bayu.

Ia menegaskan, isu ini adalah masalah lintas sektor yang membutuhkan kerja sama semua pihak agar korban kekerasan, khususnya dari kelompok rentan seperti penyandang disabilitas tuli, bisa mendapatkan hak mereka secara adil.

“Saya yakin belum semua orang paham soal ini dan masalah ini harus segera diatasi,” pungkas Bayu.

Tags: Bahasa IsyaratBayu SatriaBISINDODisabilitas PendengarTuliYouthID
Previous Post

DPRA Minta Motif Kaburnya Puluhan Napi Lapas Kutacane Diselidiki

Next Post

Ini Dia Salah Satu Biang Kerok Lampu Jalan Kota Banda Aceh Padam

Related Posts

BKKBN Aceh Latih ASN Bahasa Isyarat, Perkuat Pelayanan Publik bagi Penyandang Disabilitas

by Redaksi
20 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif terus diperkuat Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga...

CSO di Aceh Beri Risalah Kebijakan Kelompok Rentan dalam RKPA 2026

CSO di Aceh Beri Risalah Kebijakan Kelompok Rentan dalam RKPA 2026

by Alfath Asmunda
25 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Founder YouthID Foundation, Bayu Satria, menyerahkan risalah kebijakan kepada Bappeda Aceh dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana...

Pesona Heni Ekawati, JBI Debat Cagub Aceh

by Ichsan Maulana
26 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Perempuan dengan kostum serba hitam, bergincu merah. Mencuri perhatian dari panggung debat Cagub Aceh 2024. Dua tanganya cepat...

Next Post
Ini Dia Salah Satu Biang Kerok Lampu Jalan Kota Banda Aceh Padam

Ini Dia Salah Satu Biang Kerok Lampu Jalan Kota Banda Aceh Padam

DPLK BRI Jalin Kerja Sama dengan Bank Raya Melalui Digitalisasi Dana Pensiun

DPLK BRI Jalin Kerja Sama dengan Bank Raya Melalui Digitalisasi Dana Pensiun

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co