MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRA Minta Motif Kaburnya Puluhan Napi Lapas Kutacane Diselidiki

Riska Zulfira by Riska Zulfira
12 Maret 2025
in Daerah
0
DPRA Minta Motif Kaburnya Puluhan Napi Lapas Kutacane Diselidiki

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin, mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap motif sebenarnya di balik kaburnya puluhan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara.

Ia menegaskan, proses ini harus mencakup tiga aspek krusial, yakni kebutuhan napi yang tidak terpenuhi, potensi kelalaian petugas, serta dugaan penyimpangan anggaran terhadap konsumsi napi.

RelatedPosts

Asap Karhutla Mulai Masuk Lhokseumawe, Warga Diimbau Pakai Masker

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalan Akses Bandara SIM

“Ini tidak bisa dilihat sekadar sebagai pelarian biasa. Kami minta aparat menelisik akar masalahnya, apakah ada pengabaian hak-hak dasar warga binaan atau adanya kelemahan sistem pengamanan,” kata Tgk. Muharuddin, Selasa (11/3/2025).

Dia menegaskan investigasi tidak boleh berhenti pada pencarian napi buron semata.

“Aparat harus mengungkap apakah pelarian ini murni karena kelalaian petugas, atau ada faktor struktural atau justru gejolak lain terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan,” tegasnya.

Muharuddin menekankan tuntutan bilik asmara yang diungkap Kepala Lapas harus menjadi perhatian serius. Termasuk mengevaluasi sistem pengamanan Lapas serta penambahan jumlah petugas dan peningkatan kesejahteraan pegawai.

“Ini indikator bahwa kebutuhan dasar napi diabaikan. Jika fasilitas layak tersedia, mungkin pelarian bisa dicegah,” ujarnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga Selasa siang, 14 dari 49 napi yang kabur telah tertangkap kembali atau menyerahkan diri, sementara 35 lainnya masih buron.

Kabag Humas Ditjenpas, Rika Aprianti, menyebut para napi memanfaatkan keramaian penjual takjil di depan Lapas sebagai momen pelarian.

“Mereka menyebar ke arah lokasi penjualan takjil,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Lapas Kutacane, Andi Hasyim, mengakui sejumlah faktor pemicu pelarian. Selain kericuhan saat pembagian takjil, Hasyim menyebut tuntutan napi atas penyediaan bilik asmara (ruang privat untuk pertemuan dengan pasangan) sebagai salah satu penyebab ketidakpuasan para narapidana.

“Ini kewenangan pemerintah pusat. Kami hanya menyampaikan aspirasi mereka,” katanya.

Hasyim juga mengungkap rasio pengamanan yang timpang, hanya 6 petugas yang berjaga untuk mengawasi 362 narapidana.

“Jika ada mobilisasi massal, sistem keamanan pasti jebol,” ujarnya.

Meski demikian, ia membantah adanya kelalaian petugas dengan menyebut semua pintu dalam keadaan terkunci saat kejadian.

Tags: Aceh TenggaraDPRALapas Kelas II B KutacanenarapidanaNarapidana Kabur
Previous Post

Sinergi BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal

Next Post

Aceh Belum Miliki Penerjemah Bahasa Isyarat Tersertifikasi

Related Posts

Zaini Bakri Resmi Duduki Kursi DPRA, Gantikan Mawardi Basyah

by Redaksi
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Zaini Bakri dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW). Prosesi pelantikan berlangsung...

Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Aceh Tenggara, 34 Warga Mengungsi

by Redaksi
22 September 2026
0

MASAKINI.CO – Angin puting beliung menerjang sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (21/9/2026) sore. Delapan rumah warga rusak dan...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak di Aceh Belum Konkret

Aceh Belum Miliki Penerjemah Bahasa Isyarat Tersertifikasi

Ini Dia Salah Satu Biang Kerok Lampu Jalan Kota Banda Aceh Padam

Ini Dia Salah Satu Biang Kerok Lampu Jalan Kota Banda Aceh Padam

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co