MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Agar Budaya, Pariwisata, dan Ekraf Aceh Terarah, SUKAT Dukung Peleburan Disbudpar

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
12 April 2025
in Daerah
0
Agar Budaya, Pariwisata, dan Ekraf Aceh Terarah, SUKAT Dukung Peleburan Disbudpar

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis 10/4/2025. (foto: Adpim Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Suara untuk Kebudayaan Aceh Terarah (SUKAT) mendukung rencana Pemerintah Aceh meleburkan fungsi kelembagaan yang selama ini terpusat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh.

Gagasan pembentukan Badan atau Dinas Ekonomi Kreatif dinilai penting untuk menata ulang arah kebijakan kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Aceh agar lebih sehat dan terfokus.

RelatedPosts

DPRA Serahkan 24 Catatan Evaluasi Kinerja Pemerintah Aceh dalam Paripurna LKPJ 2025

Viral Tinggal di Bawah Jembatan Pango, Keluarga Terlantar Dipindahkan ke Rumah Singgah

Aceh Ajukan Tambahan Anggaran ke Kemenkeu, Pemerintah Pusat Masih Pelajari Permohonan

Terlebih, Aceh telah ditetapkan sebagai satu dari 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

SUKAT mengapresiasi langkah cepat Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang memerintahkan pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif usai bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya dua hari lalu di Jakarta.

“Sudah saatnya Aceh tidak lagi menumpuk tiga urusan besar dalam satu dinas. Kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif harus dikelola secara fokus dan berkesinambungan,” kata Iskandar Tungang, Koordinator SUKAT, Sabtu (12/4/2025).

Mengacu pada struktur kementerian di tingkat nasional, SUKAT mendorong pembentukan tiga dinas terpisah, yaitu Dinas Kebudayaan dengan fokus pada pelestarian, pengembangan, dan pembinaan warisan budaya, baik benda maupun tak benda.

Kedua, Dinas Pariwisata yang bertugas mengembangkan destinasi secara berkelanjutan tanpa mengorbankan nilai-nilai lokal.

Kemudian Dinas Ekonomi Kreatif yang difokuskan pada penguatan ekosistem produksi kreatif dari akar komunitas, bukan pada event-event seremonial dan proyek jangka pendek.

Iskandar menuturkan, pihaknya menilai selama ini kebijakan kebudayaan di Aceh kerap eksklusif, berbasis pada pencapaian kasar yakni angka semata, serta kurang melibatkan pelaku budaya secara bermakna.

Di sisi lain, pariwisata acap kali tampil sebagai sektor dominan yang justru mengancam substansi budaya lokal.

“Pariwisata tidak boleh menjadi predator atas budaya, dan ekonomi kreatif harus bertumbuh dari komunitas, bukan dari panggung proyek,” ujarnya.

Dia menegaskan pemisahan struktur kelembagaan ini harus pula diiringi dengan perubahan paradigma dalam pengambilan kebijakan. Jika tidak, pembentukan dinas-dinas baru hanya akan menjadi agenda administratif tanpa dampak nyata bagi pelaku budaya.

Sebagai forum yang terdiri dari pelaku, peneliti, dan penggerak kebudayaan Aceh, tutur Iskandar, SUKAT berkomitmen mengawal setiap kebijakan budaya yang tidak partisipatif dan tidak berpihak kepada masyarakat kebudayaan.

“Pemajuan budaya harus menjadi fondasi pembangunan Aceh yang bermartabat, bukan sekadar pelengkap narasi wisata atau proyek seremonial,” tegasnya.

Tags: acehBadan Ekonomi KreatifDisbudpar Acehekonomi kreatifEkrafKebudayaanPariwisataSukat
Previous Post

Banjir Landa Gayo Lues, Puluhan Rumah Warga Terendam Lumpur

Next Post

Ronaldo Cetak Dua Gol, Al Nassr Menang 2-1 atas Al Riyadh

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Next Post

Ronaldo Cetak Dua Gol, Al Nassr Menang 2-1 atas Al Riyadh

Dipantau Bologna, Jay Idzes Membantu Venezia Mencetak Kemenangan Bersejarah

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co