MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tanggapi 31 Aduan Kasus Bullying PPDS, Apa Kata RSUDZA?

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Mei 2025
in Daerah
0
Isra Firmansyah Bantah Mengurus RSUDZA Centang-perenang

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin. (foto: dok RSUDZA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh angkat bicara soal 31 aduan kasus perundungan (bullying) dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang baru diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Wakil Direktur Pengembangan SDM RSUDZA, dr. Arifatul Khorida, membenarkan bahwa data tersebut telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam pertemuan Evaluasi Rumah Sakit Pendidikan Utama se-Indonesia yang berlangsung pada Mei 2024 lalu.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Serius Garap Industri Parfum Lokal, Pelaku Usaha Dilatih Bangun Aroma Khas

Wamenkes Dijadwalkan Kunjungi Banda Aceh, Kemenkes Fokus Pantau Layanan Imunisasi

Mualem Terima Delegasi Belanda, Kerja Sama Penanganan Bencana hingga Investasi Dibahas

“Data itu berasal dari laporan aduan yang masuk ke Kemenkes sejak 2023. Saat pertemuan lalu kami sempat menanyakan detail kasus dan lokasinya, tetapi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkes tidak memberikan data secara rinci,” jelas Arifatul, Jumat (2/5/2025).

Dia menyebut RSUDZA telah membentuk dan mengaktifkan Satgas Anti Perundungan (SAPU) sejak 2024. Satgas ini bertugas menindaklanjuti setiap laporan perundungan yang masuk secara internal, baik dari peserta pendidikan maupun tenaga kesehatan lainnya.

Namun, ia mengakui bahwa terhadap laporan yang disampaikan langsung ke Kemenkes, pihak rumah sakit tidak memiliki akses atau kewenangan untuk menanganinya.

“Pada aduan yang dilaporkan langsung kepada kami, kami memiliki kontrol penuh untuk menyelesaikan hingga melakukan penindakan. Tapi terhadap laporan ke Kemenkes kita tidak memiliki akses,” ujarnya.

Arifatul menegaskan bahwa RSUDZA berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung, sesuai dengan arahan Kemenkes yang menekankan pentingnya upaya pencegahan, penanganan, dan penindakan terhadap kasus perundungan di rumah sakit pendidikan.

“Saat ini Satgas Anti Perundungan RSUDZA masih terus bekerja menangani laporan-laporan yang masuk,” pungkasnya.

Sebelumnya dalam rapat bersama komisi IX DPR, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap pihaknya telah menerima 2.668 aduan bullying di lingkungan pendidikan kedokteran hingga Juli 2023.

Dari jumlah tersebut, 632 kasus ditetapkan sebagai kasus perundungan. Dugaan perundungan itu terjadi di sejumlah rumah sakit di Indonesia. RSUDZA salah satunya dengan angka 31 kasus di di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Tags: acehBullyingDokterkesehatanRSUDZA
Previous Post

Liverpool Dikabarkan Ingin Rekrut ‘Bintang’ Crystal Palace

Next Post

Santriwati di Banda Aceh Diduga Disekap Lalu Disodomi Pelajar SMA

Related Posts

30 Komunitas di Banda Aceh Rumuskan Rekomendasi Kebijakan, Soroti 4 Isu Utama Kota

by Aininadhirah
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sekitar 30 komunitas dan lembaga di Banda Aceh menyampaikan aspirasi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) “Suara Warga”...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Ultra Processed Food, Kenikmatan yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Ultra Processed Food, Kenikmatan yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

by Ulfah
27 April 2026
0

MASAKINI.CO - Terlihat menggugah selera, mudah didapat, dan nikmat disantap itulah kesan yang sering melekat pada aneka jajanan yang sedang...

Next Post
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban KDRT

Santriwati di Banda Aceh Diduga Disekap Lalu Disodomi Pelajar SMA

Perdana di Indonesia, Banda Aceh Luncurkan QRIS Dinamis PBB, Apa Itu?

Perdana di Indonesia, Banda Aceh Luncurkan QRIS Dinamis PBB, Apa Itu?

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co