MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tanggapi 31 Aduan Kasus Bullying PPDS, Apa Kata RSUDZA?

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Mei 2025
in Daerah
0
Isra Firmansyah Bantah Mengurus RSUDZA Centang-perenang

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin. (foto: dok RSUDZA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh angkat bicara soal 31 aduan kasus perundungan (bullying) dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang baru diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Wakil Direktur Pengembangan SDM RSUDZA, dr. Arifatul Khorida, membenarkan bahwa data tersebut telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam pertemuan Evaluasi Rumah Sakit Pendidikan Utama se-Indonesia yang berlangsung pada Mei 2024 lalu.

RelatedPosts

Warga Banda Aceh Bisa Ganti Foto KTP-el, Pendaftaran Kini Wajib Online

Pemerintah Aceh Jelaskan Skema Bantuan Pertanian Rp2,5 Triliun dari Kementan

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Strategis di Aceh Tengah dan Gayo Lues

“Data itu berasal dari laporan aduan yang masuk ke Kemenkes sejak 2023. Saat pertemuan lalu kami sempat menanyakan detail kasus dan lokasinya, tetapi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkes tidak memberikan data secara rinci,” jelas Arifatul, Jumat (2/5/2025).

Dia menyebut RSUDZA telah membentuk dan mengaktifkan Satgas Anti Perundungan (SAPU) sejak 2024. Satgas ini bertugas menindaklanjuti setiap laporan perundungan yang masuk secara internal, baik dari peserta pendidikan maupun tenaga kesehatan lainnya.

Namun, ia mengakui bahwa terhadap laporan yang disampaikan langsung ke Kemenkes, pihak rumah sakit tidak memiliki akses atau kewenangan untuk menanganinya.

“Pada aduan yang dilaporkan langsung kepada kami, kami memiliki kontrol penuh untuk menyelesaikan hingga melakukan penindakan. Tapi terhadap laporan ke Kemenkes kita tidak memiliki akses,” ujarnya.

Arifatul menegaskan bahwa RSUDZA berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung, sesuai dengan arahan Kemenkes yang menekankan pentingnya upaya pencegahan, penanganan, dan penindakan terhadap kasus perundungan di rumah sakit pendidikan.

“Saat ini Satgas Anti Perundungan RSUDZA masih terus bekerja menangani laporan-laporan yang masuk,” pungkasnya.

Sebelumnya dalam rapat bersama komisi IX DPR, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap pihaknya telah menerima 2.668 aduan bullying di lingkungan pendidikan kedokteran hingga Juli 2023.

Dari jumlah tersebut, 632 kasus ditetapkan sebagai kasus perundungan. Dugaan perundungan itu terjadi di sejumlah rumah sakit di Indonesia. RSUDZA salah satunya dengan angka 31 kasus di di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Tags: acehBullyingDokterkesehatanRSUDZA
Previous Post

Liverpool Dikabarkan Ingin Rekrut ‘Bintang’ Crystal Palace

Next Post

Santriwati di Banda Aceh Diduga Disekap Lalu Disodomi Pelajar SMA

Related Posts

Cegah Penyakit Bawaan, Jemaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang

by Riska Zulfira
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh menyiagakan sistem pemantauan kesehatan selama 14 hari bagi jemaah haji yang kembali ke Tanah Air....

ASDP Bentuk Posko Khusus, Fokus Dampingi Korban KMP Aceh Hebat 2

by Riska Zulfira
13 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membentuk posko khusus untuk mendampingi korban dan keluarga pascainsiden ledakan mesin KMP Aceh...

Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Jalani Operasi Darurat

by Riska Zulfira
13 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Korban ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 telah menjalani operasi darurat (cito) di Rumah Sakit Umum...

Next Post
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban KDRT

Santriwati di Banda Aceh Diduga Disekap Lalu Disodomi Pelajar SMA

Perdana di Indonesia, Banda Aceh Luncurkan QRIS Dinamis PBB, Apa Itu?

Perdana di Indonesia, Banda Aceh Luncurkan QRIS Dinamis PBB, Apa Itu?

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co