MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mapesa Bakal Meuseuraya Akbar di Pidie, Catat Tanggalnya

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
10 Mei 2025
in News
0
Mapesa Bakal Meuseuraya Akbar di Pidie, Catat Tanggalnya

Ilustrasi | Sejumlah orang terlibat dalam Meuseuraya memperbaiki letak nisan kuno yang digagas Mapesa. (foto: dok Mapesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) akan menggelar kegiatan tahunan Meuseuraya Akbar 2025. Kegiatan berlangsung selama lima hari, dari 25 hingga 29 Mei 2025 di berbagai situs sejarah penting di Kabupaten Pidie.

Meuseuraya, yang berarti gotong royong dalam budaya Aceh, menjadi landasan utama kegiatan ini. Mapesa melibatkan beragam elemen masyarakat dari tokoh adat, pemuda, akademisi, lembaga kebudayaan, hingga pemerintah daerah untuk bersama-sama merawat dan menghidupkan kembali situs-situs bersejarah yang terlupakan.

RelatedPosts

116 Sekolah di Bireuen Direvitalisasi, Pemerintah Kucurkan Rp167,4 Miliar

Harga Emas Hari Ini Turun

Kabur Selama 4 Tahun, DPO Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap

“Ini bukan sekadar aksi fisik membersihkan situs makam, tapi bagian dari membangun kesadaran kolektif akan pentingnya sejarah bagi identitas dan masa depan kita,” ujar Ketua Panitia Meuseuraya Akbar 2025, Iskandar Tungang, dalam keterangannya, Sabtu (10/5/2025).

Ia menegaskan masyarakat umum memiliki peran krusial dalam menghadapi berbagai persoalan kompleks, termasuk pelestarian warisan budaya.

Kemauan masyarakat untuk terlibat secara aktif dapat menjadi kekuatan yang mampu mengubah arah kebijakan dan menciptakan perubahan nyata, terutama dalam isu-isu yang berkaitan dengan sejarah dan budaya.

“Oleh karena itu peningkatan kualitas pemahaman masyarakat terhadap sejarah menjadi prioritas utama. Pemahaman ini tidak hanya akan memperkuat identitas budaya, tetapi juga akan berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Meuseuraya Akbar 2025 meliputi pembukaan pameran budaya di Gedung Meusapat Ureung Pidie, tur edukatif untuk anak-anak, penanaman pohon, diskusi pelestarian, hingga puncaknya yaitu gotong royong massal dan kenduri tradisional Khanduri Jrat di situs makam Desa Cot Geunduek.

“Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual. Lewat Khanduri Jrat, kita tidak hanya merawat fisik situs leluhur, tapi juga nilai-nilai yang diwariskan,” kata Iskandar.

Di hari terakhir, Mapesa akan menggelar forum Duek Pakat atau musyawarah bersama di Hotel Safira, sebagai wadah refleksi, evaluasi, dan penyusunan rencana aksi pelestarian sejarah yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.

Iskandar mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat langsung dalam kegiatan ini.

Tags: MapesaMeuseurayaPidieSejarah Aceh
Previous Post

Jual Beli Mobil di Marketplace, Warga Banda Aceh Tertipu Ratusan Juta

Next Post

Enrique Optimis Angkat Trofi Liga Champions Tahun Ini

Related Posts

Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Sigli

by Redaksi
23 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Sigli, Kabupaten Pidie terbakar hebat, Jumat (23/1/2026) sekira pukul 10.30 WIB....

Korban Bencana di Sumatra Terima Bantuan Rp3 Juta per KK untuk Perabot Rumah

by Riska Zulfira
30 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah memastikan akan menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp3 juta per kepala keluarga (KK) kepada korban banjir Sumatera untuk...

Kuasa Hukum Desak Polres Usut Tuntas Penyerangan Balai Pengajian di Pidie

by Riska Zulfira
21 November 2025
0

MASAKINI.CO - Kuasa Hukum korban, Zulfikar Muhammad, mendesak Kapolres Pidie untuk mempercepat penyelidikan secara profesional dan transparan terkait dugaan penyiksaan...

Next Post

Enrique Optimis Angkat Trofi Liga Champions Tahun Ini

Tak Kunjung Tuntas Mengurus Pembebasan Lahan Seksi 1 Tol Sibanceh

Wagub Aceh Minta Tol Padang Tiji-Seulimeum Dibuka untuk Jemaah Haji

Discussion about this post

CERITA

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co