MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BPOM Ajak Orang Tua Lebih Cermat Pilih Produk Kosmetik untuk Anak

Ulfah by Ulfah
22 Juli 2025
in Nasional
0
BPOM Ajak Orang Tua Lebih Cermat Pilih Produk Kosmetik untuk Anak

Ilustrasi. | Foto : Istockphoto/hobo_018

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyoroti tren meningkatnya penggunaan kosmetik di kalangan anak, meskipun industri ini berkembang pesat sebagai peluang ekonomi, tetap ada risiko kesehatan jika produk tidak memenuhi standar keamanan.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM (Deputi 2), Mohamad Kashuri, mengungkapkan beberapa produk bahkan mengandung bahan berbahaya seperti formalin.

RelatedPosts

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya

BPOM Temukan 31 Obat Bahan Alam Bermasalah, 15 Pakai Nomor Izin Edar Fiktif

Pasokan Dalam Negeri Terpenuhi, Bawang Merah Brebes Dieskpor ke Thailand

“Jika digunakan terus-menerus di kulit anak yang sensitif, bisa berdampak serius terhadap kesehatan,” jelas Mohamad Kashuri, melalui webinar bertajuk “Waspada Bahaya Mainan Kosmetik: Panduan Praktis bagi Orang Tua Memilih Kosmetik Anak”, Senin (21/07/2025).

Ia juga menambahkan pentingnya kepedulian masyarakat untuk memastikan produk kosmetik yang akan digunakan memiliki izin edar dari BPOM, membeli di toko resmi, serta melakukan uji coba di beberapa area pada kulit sebelum pemakaian secara menyeluruh. Langkah ini juga berlaku dalam memilih mainan kosmetik untuk anak. Pemeriksaan terhadap kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa (Cek KLIK) menjadi langkah preventif penting.

Selain itu, masyarakat didorong menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk memverifikasi legalitas produk kosmetik serta melaporkan temuan produk berbahaya. Aplikasi ini juga menyediakan informasi resmi mengenai daftar produk kosmetik yang ditarik dari peredaran.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Fitria Agustina, narasumber dalam webinar tersebut menyampaikan bahwa anak kecil di bawah usia 6 tahun masih memiliki lapisan kulit yang masih tipis dan belum matang.

Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap bahan berbahaya yang terkandung dalam kosmetik dekoratif. Risiko yang mungkin timbul yaitu iritasi kulit, infeksi, alergi, bahkan paparan zat kimia, seperti logam berat atau paraben.

Kemudian, Pembina Industri Ahli Muda dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Miranti Rahayu, juga menekankan pentingnya standardisasi produk sebagai bentuk perlindungan konsumen dan stabilitas industri.

Miranti menjelaskan bahwa produk kosmetik anak harus memenuhi ketentuan hukum dan standardisasinya dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bentuk. Pertama adalah Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Nasional.

Kedua berupa spesifikasi teknis (ST) sebagai dokumen persyaratan teknis yang mengacu pada sebagian parameter SNI atau standar internasional yang ditetapkan oleh Menteri Perindustrian.

“Ketiga adalah Pedoman Tata Cara (PTC), yaitu dokumen berisi tata cara untuk desain, manufaktur, instalasi, pemeliharaan atau utilisasi dari peralatan, serta struktur atau produk yang ditetapkan oleh Menteri Perindustrian.

Ia juga menjelaskan perbedaan suatu produk disebut sebagai kosmetik anak atau mainan kosmetik dinilai dari persyaratan yang dipenuhi. “Kalau produknya disebut kosmetik, maka harus memenuhi syarat [yang terkait dengan produksi kosmetik. Tapi jika disebut mainan, maka harus patuh pada ketentuan terkait mainan, termasuk dari sisi bahan dan izin,” tegasnya.

BPOM berharap melalui kegiatan ini, para orang tua lebih selektif dalam memilih produk kosmetik anak dan pelaku usaha lebih bertanggung jawab dalam mendesain serta memasarkan produknya sesuai regulasi. Edukasi publik akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem perlindungan konsumen yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

 

Tags: BPOMKosmetikPenyakit Kulit
Previous Post

FTK UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Virtual Reality

Next Post

Mahasiswa USK Dorong Gerakan Literasi di Desa Bale Redelong

Related Posts

BPOM Temukan 31 Obat Bahan Alam Bermasalah, 15 Pakai Nomor Izin Edar Fiktif

by Ali L
14 September 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan bermasalah dalam...

BPOM Pastikan Galon Guna Ulang Berizin Aman Digunakan

by Ahlul Fikar
26 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan seluruh galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) dan Polyethylene Terephthalate (PET)...

BPOM Larang Klaim BPA Free yang Berpotensi Menyesatkan Konsumen

by Ahmad Mufti
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan pelaku usaha dilarang mencantumkan klaim “BPA Free” pada label kemasan produk...

Next Post
Mahasiswa USK Dorong Gerakan Literasi di Desa Bale Redelong

Mahasiswa USK Dorong Gerakan Literasi di Desa Bale Redelong

Tambah Amunisi, Persiraja Datangkan Bek Aktif Timnas U-20 dari Persija Jakarta

Tambah Amunisi, Persiraja Datangkan Bek Aktif Timnas U-20 dari Persija Jakarta

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co