MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Angka Kemiskinan di Aceh Turun, Tapi di Wilayah Perkotaan Naik

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juli 2025
in Daerah
0
Angka Kemiskinan di Aceh Turun, Tapi di Wilayah Perkotaan Naik

lustrasi rumah tak layak huni. Baitul Mal Aceh Utara saat mendata rumah warga Dusun Alue Tingkeum, Gampong Manyang Kecamatan Lhoksukon. I Foto : Dok. Baitul Mal Aceh Utara

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat bahwa angka kemiskinan di Aceh mengalami penurunan. Pada Maret 2025 angka miskin di Tanoh Rencong menjadi 12,33 persen turun dari 12,64 persen pada September 2024 lalu.

Angka ini setara dengan 704,69 ribu orang, berkurang 14,3 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2024 yang jumlahnya 718,96 ribu orang.

RelatedPosts

BSI dan Pemko Banda Aceh Dorong Warga Siap Haji Sejak Dini, Hadirkan Kajian Hanan Attaki

Satpol PP Aceh Besar Bongkar Lapak Liar di Jalur Lintas, PKL Masih Bandel

Wagub Aceh Dorong Media Perkuat Peran dalam Pemberitaan Bencana

“Dari tahun 2019 hingga 2025 persentase penduduk miskin di Aceh menunjukkan kecenderungan fluktuatif, namun konsisten menurun sejak September 2022,” kata Plt. Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, saat konferensi pers virtual, Jumat (25/7/2025).

Ia menyebutkan jika dilihat berdasarkan wilayah, tren penurunan ini hanya terjadi di pedesaan. Di desa, persentase penduduk miskin turun dari 14,99 persen menjadi 14,44 persen pada Maret 2025. Sebaliknya, di perkotaan justru naik dari 8,37 persen menjadi 8,54 persen pada periode tersebut.

“Persoalan kemiskinan bukan hanya persoalan berapa jumlah dan persentase penduduk miskin tapi ada dimensi lain yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kedalam dan keparahan kemiskinan,” ujarnya.

Peningkatan angka kemiskinan di kota disinyalir dipengaruhi oleh naiknya Garis Kemiskinan, yakni batas minimal rata-rata pengeluaran per kapita per bulan. Pada Maret 2025, angka ini naik menjadi Rp676.247, atau meningkat 1,56 persen dibanding September 2024 yang berada di angka Rp665.855.

Beberapa komoditas utama yang mempengaruhi garis kemiskinan di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, ikan tongkol/tuna/cakalang, dan telur ayam.

Sementara dari sisi non-makanan, biaya perumahan, listrik, bensin, dan pendidikan menjadi faktor penyumbang terbesar. Di perkotaan komoditi perumahan menyumbang 6,19 persen dan perdesaan 6,09 persen. Lalu bensin di pedesaan menyumbang 3,52 persen dan perkotaan menyumbang 3,36 persen.

“Umumnya komoditi yang berpengaruh terhadap di daerah perkotaan dan perdesaan sama,”

Tak hanya soal jumlah penduduk miskin, BPS juga mencatat bahwa tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan di Aceh ikut menurun. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 1,951 menjadi 1,836. Ini menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin mulai mendekati garis kemiskinan.

“Kami berharap, ke depan kebijakan pengentasan kemiskinan tidak hanya fokus pada menurunkan jumlah orang miskin, tapi juga memperkecil tingkat kesenjangan dan keparahan kemiskinan,” tutup Tasdik.

Tags: Angka KemiskinanBPS AcehPerdesaanPerkotaan
Previous Post

Terpidana Kasus Korupsi Lahan NAIC Dieksekusi ke Lapas Lambaro setelah Putusan Kasasi MA

Next Post

Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Related Posts

Data DTSEN 2026: Lebih dari 2,4 Juta Warga Aceh Masih di Kelompok Kesejahteraan Rendah

by Aininadhirah
14 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah terus melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan program...

Mengenal Desil, Begini Cara BPS Petakan Tingkat Kesejahteraan Penduduk

by Aininadhirah
13 April 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menjelaskan konsep desil sebagai salah satu metode dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat...

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

by Riska Zulfira
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M....

Next Post
Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Dishub Aceh Gandeng Tim Peneliti USK Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas

Dishub Aceh Gandeng Tim Peneliti USK Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co