MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Angka Kemiskinan di Aceh Turun, Tapi di Wilayah Perkotaan Naik

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juli 2025
in Daerah
0
Angka Kemiskinan di Aceh Turun, Tapi di Wilayah Perkotaan Naik

lustrasi rumah tak layak huni. Baitul Mal Aceh Utara saat mendata rumah warga Dusun Alue Tingkeum, Gampong Manyang Kecamatan Lhoksukon. I Foto : Dok. Baitul Mal Aceh Utara

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat bahwa angka kemiskinan di Aceh mengalami penurunan. Pada Maret 2025 angka miskin di Tanoh Rencong menjadi 12,33 persen turun dari 12,64 persen pada September 2024 lalu.

Angka ini setara dengan 704,69 ribu orang, berkurang 14,3 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2024 yang jumlahnya 718,96 ribu orang.

RelatedPosts

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

“Dari tahun 2019 hingga 2025 persentase penduduk miskin di Aceh menunjukkan kecenderungan fluktuatif, namun konsisten menurun sejak September 2022,” kata Plt. Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, saat konferensi pers virtual, Jumat (25/7/2025).

Ia menyebutkan jika dilihat berdasarkan wilayah, tren penurunan ini hanya terjadi di pedesaan. Di desa, persentase penduduk miskin turun dari 14,99 persen menjadi 14,44 persen pada Maret 2025. Sebaliknya, di perkotaan justru naik dari 8,37 persen menjadi 8,54 persen pada periode tersebut.

“Persoalan kemiskinan bukan hanya persoalan berapa jumlah dan persentase penduduk miskin tapi ada dimensi lain yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kedalam dan keparahan kemiskinan,” ujarnya.

Peningkatan angka kemiskinan di kota disinyalir dipengaruhi oleh naiknya Garis Kemiskinan, yakni batas minimal rata-rata pengeluaran per kapita per bulan. Pada Maret 2025, angka ini naik menjadi Rp676.247, atau meningkat 1,56 persen dibanding September 2024 yang berada di angka Rp665.855.

Beberapa komoditas utama yang mempengaruhi garis kemiskinan di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, ikan tongkol/tuna/cakalang, dan telur ayam.

Sementara dari sisi non-makanan, biaya perumahan, listrik, bensin, dan pendidikan menjadi faktor penyumbang terbesar. Di perkotaan komoditi perumahan menyumbang 6,19 persen dan perdesaan 6,09 persen. Lalu bensin di pedesaan menyumbang 3,52 persen dan perkotaan menyumbang 3,36 persen.

“Umumnya komoditi yang berpengaruh terhadap di daerah perkotaan dan perdesaan sama,”

Tak hanya soal jumlah penduduk miskin, BPS juga mencatat bahwa tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan di Aceh ikut menurun. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 1,951 menjadi 1,836. Ini menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin mulai mendekati garis kemiskinan.

“Kami berharap, ke depan kebijakan pengentasan kemiskinan tidak hanya fokus pada menurunkan jumlah orang miskin, tapi juga memperkecil tingkat kesenjangan dan keparahan kemiskinan,” tutup Tasdik.

Tags: Angka KemiskinanBPS AcehPerdesaanPerkotaan
Previous Post

Terpidana Kasus Korupsi Lahan NAIC Dieksekusi ke Lapas Lambaro setelah Putusan Kasasi MA

Next Post

Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Related Posts

Data Desil Berbeda, BPS Tegaskan Acuan Utama Ada di Kemensos

by Aininadhirah
22 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Sejumlah masyarakat di Aceh mengeluhkan perbedaan data desil usai melakukan pembaruan data kesejahteraan beberapa waktu lalu. Perbedaan itu...

Pengangguran Aceh Bertambah 7.430 Orang, Tembus 156 Ribu Jiwa

by Riska Zulfira
6 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jumlah pengangguran di Aceh kembali meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per Februari 2026, jumlah pengangguran bertambah 7.430...

36 Persen Tenaga Kerja Aceh Merupakan Lulusan SMA

by Aininadhirah
6 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Komposisi tenaga kerja di Aceh hingga Februari 2026 masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini...

Next Post
Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Warga Sebut Gerakan Pangan Murah Sangat Membantu

Dishub Aceh Gandeng Tim Peneliti USK Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas

Dishub Aceh Gandeng Tim Peneliti USK Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co