MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BRIN Kembangkan Alat Deteksi Penyakit Zoonosis

Ulfah by Ulfah
2 September 2025
in Nasional
0
BRIN Kembangkan Alat Deteksi Penyakit Zoonosis

Tikus. | foto : Istockphoto/Svetlana Dyachkova

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan alat pendeteksi zoonosis atau penyakit yang ditularkan melalui hewan seperti tikus.

Alat ini dikembangkan melalui Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman mengembangkan Pestorita (PES, Leptospirosis, Rickettsiosis, dan Hantavirus) yakni alat deteksi dini buatan lokal yang murah, mudah, dan dapat digunakan di fasilitas kesehatan sederhana.

RelatedPosts

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal hingga Maret 2026

Operasi 10 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan, Kerugian Tembus Rp13,2 Triliun

PFI Apresiasi Diplomasi Pemerintah Bebaskan Jurnalis Foto Thoudy Badai

Periset Biomolekuler Eijkman BRIN, Farida D. Handayani, menjelaskan riset Pestorita dirancang dalam peta jalan tiga tahun, mulai dari pemetaan genetik, pengembangan in-house PCR, hingga pembuatan alat tes cepat atau rapid test.

“Riset ini merupakan upaya menghasilkan alat deteksi lokal yang praktis dan terjangkau untuk mendukung diagnosis penyakit zoonosis,” ungkap Farida, pada Jumat (29/8/2025).

Dikembangkannya alat ini mengingat banyaknya kasus persebaran penyakit zoonosis melalui hewan, khususnya tikus, masih belum banyak terungkap di Indonesia. Padahal, tikus berpotensi membawa berbagai penyakit berbahaya seperti pes, leptospirosis, rickettsiosis, dan hantavirus.

Farida mengungkapkan penelitian ini melibatkan kolaborasi dengan Universitas Amsterdam, PT Konimex, serta laboratorium khusus Leptospira di Kawasan Kerja Bersama M.F. Sustriayu Nalim, Salatiga. Saat ini, Farida bersama tim fokus pada pengembangan deteksi leptospirosis dengan membandingkan kinerja empat produk RDT (Rapid Diagnostic Test) IgM yang tersedia di Indonesia.

“Kami berusaha mengembangkan RDT yang paling efektif dan efisien agar dapat digunakan secara luas di layanan kesehatan,” tambahnya.

Namun, menurutnya, RDT berbasis antigen yang tengah dikembangkan masih memerlukan uji lanjut untuk meningkatkan sensitivitas. Karena itu, tim periset juga mengembangkan in-house PCR khusus untuk deteksi leptospirosis.

“Dengan riset ini, kami berharap dapat menghasilkan produk dalam negeri yang lebih berkualitas, terjangkau, dan mampu memperkuat upaya deteksi penyakit zoonosis di Indonesia,” pungkas Farida.

Tags: BRINPenyakit dari hewanZoonosis
Previous Post

MIS Simpur Terima Bantuan Alat Tulis dari Kemenag Bener Meriah dan Asar Humanity

Next Post

Ederson Tinggalkan Man City, Donnarumma Siap Gantikan!

Related Posts

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

by Ahmad Mufti
25 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menerima penghargaan atas peningkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025...

BRIN Tegaskan Lubang Besar di Aceh Tengah Akibat Longsor, Bukan Sinkhole

by Riska Zulfira
21 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan lubang besar yang muncul di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten...

Komisi X DPR RI Pastikan Revisi UU Kepemudaan Akui Peran dan Suara Generasi Muda

Komisi X DPR RI Pastikan Revisi UU Kepemudaan Akui Peran dan Suara Generasi Muda

by Riska Zulfira
12 November 2025
0

MASAKINI.CO - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifuddin, mengatakan bahwa revisi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah...

Next Post

Ederson Tinggalkan Man City, Donnarumma Siap Gantikan!

Diberdayakan BRI, Usaha Pecel Ini Naik Kelas Jadi Kuliner Favorit Kota Batu

Diberdayakan BRI, Usaha Pecel Ini Naik Kelas Jadi Kuliner Favorit Kota Batu

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co