MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Festival Geulayang Tunang Hiasi Langit Kuta Malaka

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 Oktober 2025
in News
0

Peserta sedang bersiap-siap sebelum menerbangkan geulayang tunang di langit Kuta Malaka, Aceh Besar, Selasa (28/10/2025). | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Langit Desa Reuleung Geulumpang, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, tampak semarak dengan ratusan layang-layang beraneka bentuk dan warna yang menari bebas di udara, Selasa (28/10/2025).

Sorak riang anak-anak berpadu dengan tawa orang dewasa, menandai kemeriahan Festival Geulayang Tunang, sebuah ajang tahunan yang bukan sekadar lomba, tapi juga perayaan warisan budaya Aceh yang hampir terlupakan.

RelatedPosts

Mualem Minta BPJS Buka Blokir JKA, Kepesertaan Warga Aceh Diminta Diaktifkan Kembali

Satpol PP-WH Banda Aceh Minta Teguran terhadap Pelanggar Syariat Dilakukan Secara Wajar

Dari Bullying hingga Krisis Literasi, Pelajar SMKN 1 Banda Aceh Suarakan Keresahan Lewat Film Dokumenter

Sebanyak 250 peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian, mulai dari remaja hingga orang tua. Mereka datang dari berbagai pelosok Aceh Besar untuk unjuk keahlian mengendalikan layang-layang tradisional khas Aceh, dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.

Ketua Panitia Festival, Arif Firnandy, mengatakan kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, melainkan juga bentuk nyata upaya melestarikan permainan tradisional yang dulu begitu lekat dengan kehidupan masyarakat Aceh.

“Festival ini bukan sekadar lomba, tapi juga upaya kita menghidupkan kembali tradisi geulayang tunang yang sudah menjadi bagian dari budaya Aceh sejak lama,” ujarnya.

Menurut Arif, permainan geulayang tunang dulunya kerap digelar selepas musim panen. Saat itu, sawah yang telah kosong menjadi arena luas bagi para pemuda untuk menerbangkan layang-layang, sekaligus ajang silaturahmi antarwarga.

Kini, tradisi itu mulai jarang terlihat karena tergeser permainan modern dan dominasi gawai di kalangan generasi muda.

“Lewat festival ini, kita ingin anak-anak muda mengenal kembali kebanggaan lokalnya. Layang-layang bukan hanya permainan, tapi simbol kebersamaan dan kegembiraan,” jelasnya.

Festival yang di petakan sawah terbuka itu berlangsung meriah. Sejak sore, peserta sudah bersiap dengan warna layang-layang yang beragam.

Panitia menetapkan dua kategori penilaian, ketinggian layang-layang dan durasi terbang terlama. Setiap peserta diwajibkan menggunakan benang sepanjang 350 meter, dengan layang-layang berwarna sebagai syarat wajib lomba.

“Layang yang bisa bertahan lama dan terbang paling tinggi tanpa putus benang akan jadi juara,”

“Para peserta diberi waktu tertentu, 20 menit pertama untuk menaikkan. Lalu 5 menit untuk menentukan sang juara,” terangnya.

Suasana semakin ramai jelang magrib. Anak-anak berlari di pematang, para orang tua bersorak memberi semangat, sementara para juri menatap langit dengan mata tajam, menentukan mana layang yang paling stabil.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Juara pertama berhak mendapatkan Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta, lengkap dengan tropi penghargaan.

Namun, di luar hadiah, yang paling berharga bagi warga adalah suasana kebersamaan yang terbangun.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa. Selain peserta, banyak warga yang datang untuk menonton dan mendukung. Suasananya sangat meriah,” tambah Arif dengan bangga.

Festival ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan di Kuta Malaka. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata lokal yang mampu menggeliatkan ekonomi desa, dari pedagang makanan hingga penjual pernak-pernik layang-layang.

Tags: Aceh BesarFestival Geulayang TunangKecamatan Kuta Malaka
Previous Post

Rumah Warga Aceh Besar Ludes Terbakar, Pemilik Sedang Tak di Rumah

Next Post

Luciano Spalletti Berpotensi Latih Juventus

Related Posts

Jalan Kajhu Dinilai Kian Padat, Bupati Aceh Besar Usul Pelebaran Ruas

by Redaksi
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris mengusulkan pelebaran ruas Jalan Kajhu hingga pintu Tol Baitussalam sebagai langkah mengatasi kepadatan...

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh sebagai...

Kabel PLN Dipotong Pencuri, Satu Jalur Listrik di Lambaro Sempat Padam

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Aksi pencurian di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, semakin nekat. Setelah meteran air dan mesin pompa,...

Next Post

Luciano Spalletti Berpotensi Latih Juventus

Blanko Tersedia, Disdukcapil Banda Aceh Imbau Warga Segera Rekam KTP-El

Blanko Tersedia, Disdukcapil Banda Aceh Imbau Warga Segera Rekam KTP-El

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co