MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

38 Rumah di Aceh Utara Hilang Tanpa Jejak Akibat Abrasi, Gubernur Minta Secepatnya Diperbaiki

Ulfah by Ulfah
17 November 2025
in Daerah
0
38 Rumah di Aceh Utara Hilang Tanpa Jejak Akibat Abrasi, Gubernur Minta Secepatnya Diperbaiki

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melihat kondisi langsung permukiman warga yang hilang tanpa jejak akibat abrasi di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/11/2025). | Foto : Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Permukiman warga Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara tergerus abrasi, membuat 38 rumah hilang tanpa jejak. Hal ini diketahui saat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) meninjau langsung lokasi tersebut, pada Minggu (16/11/2025).

Gubernur menyebut situasi di kawasan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak makin meluas. “Saya harapkan secepat mungkin diperbaiki ya, karena ini kalau boleh dikatakan kondisinya darurat. Supaya cepat,” katanya.

RelatedPosts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

Ia menambahkan, akan segera memanggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk menindaklanjuti penanganan abrasi tersebut agar dampaknya tidak semakin meluas.

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa yang turut mendampingi kunjungan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Aceh terhadap warga terdampak abrasi di Lhok Puuk.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur yang pada hari ini kita telah bersama-sama melihat langsung bagaimana kejadian abrasi di Lhok Puuk. Insya Allah Pak Gubernur sudah mengatakan bahwa akan berusaha secepat mungkin sehingga masyarakat Lhok Puuk aman. Mudah-mudahan cepat selesai,” kata Ayahwa.

Keuchik Lhok Puuk, T. Bakhtiar, menjelaskan bahwa abrasi yang kian parah telah merusak permukiman penduduk sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data gampong, terdapat 475 kepala keluarga (KK) di Lhok Puuk, dan 214 KK di antaranya sudah terdampak langsung abrasi.

“Yang sudah terbawa arus 38 KK (rumah) dan tidak ada lagi jejaknya,” kata Bakhtiar.

Ia menyebut permukiman yang dulunya padat kini berubah menjadi garis pantai. “Ini tanahnya memiliki sertifikat tempat kita berdiri di sini yang kini menjadi pantai,” tambahnya.

Bakhtiar mengatakan abrasi semakin tajam sejak sekitar 2019. Kini, air laut bahkan mulai masuk ke permukiman warga ketika pasang purnama berlangsung. Kondisi ini menyebabkan fasilitas dasar turut terdampak.

Misalnya, abrasi yang terus terjadi telah merusak badan jalan utama gampong. Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama bagi warga kini sebagian sudah amblas diterjang ombak.

“Hari ini bukan hanya badan jalan yang rusak, tapi saat pasang purnama air sudah masuk ke perkampungan penduduk. Jadi sumur yang biasanya dipergunakan untuk mandi sudah tidak bisa lagi dipergunakan. Karena di sini juga tidak ada lagi air PDAM. Pipanya ada setelah tsunami, tapi airnya tidak teraliri,” jelasnya.

Pemerintah gampong berharap penanganan darurat segera dilakukan, termasuk pembangunan pemecah gelombang serta relokasi sementara warga yang sudah kehilangan tempat tinggal.

Mualem memastikan pemerintah akan mengupayakan langkah mitigasi dan penanggulangan jangka pendek maupun jangka panjang. “Kita tidak ingin ada korban lebih besar lagi. Semua harus kita lakukan dengan cepat,” katanya.

 

Tags: AbrasiAbrasi LautAceh UtaraPemerintah Aceh
Previous Post

Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai Hingga 30 November

Next Post

Derita Lumpuh Otak, Peraih Emas Paralimpiade Berpulang

Related Posts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

by Ahmad Mufti
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), membawa sejumlah persoalan strategis Aceh dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka,...

Mualem Temui Kapolri, Bahas Perdamaian Aceh dan Pemberantasan Narkoba

by Redaksi
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membahas keberlanjutan perdamaian Aceh dan pemberantasan narkoba saat bertemu Kapolri Jenderal Polisi...

Bea Cukai Amankan Kapal Pembawa 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal di Aceh Utara

by Redaksi
1 November 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai mengamankan sebuah kapal motor yang diduga mengangkut sekitar 10,85 juta batang rokok tanpa pita cukai di...

Next Post

Derita Lumpuh Otak, Peraih Emas Paralimpiade Berpulang

Dalam Tiga Tahun, Jumlah Siswa Sekolah Lansia di Aceh Tembus 6.500 Orang

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co