MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Logistik Tipis, Penjarahan Mulai Terjadi di Aceh Tamiang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 November 2025
in Daerah
0

Ilustrasi penjarahan. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Situasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang semakin kritis setelah jalur darat di kabupaten tersebut putus total bahkan stok logistik nyaris kosong.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, melaporkan bahwa stok logistik di daerah terdampak hanya bertahan sampai besok. Jika tidak ada bantuan yang masuk, ribuan warga terancam mengalami kelaparan.

RelatedPosts

Pemerintah Aceh Pertahankan Rekor WTP Ke-11 dari BPK

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

“Logistik kita hampir tidak tersedia lagi. Kalau sampai besok tidak ada bantuan makanan, maka akan terjadi kelaparan di wilayah Aceh Tamiang,” ujar Iman melalui komunikasi radio ORARI, satu-satunya alat komunikasi yang masih berfungsi setelah listrik dan jaringan seluler padam total, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, banjir yang merendam permukiman dengan ketinggian lebih dari dua meter itu tidak hanya menghanyutkan jembatan dan menutup badan jalan dengan kayu-kayu besar, tetapi juga menutup seluruh akses bagi alat berat dan tim evakuasi.

“Ada tiga titik longsor besar yang memutuskan jalur dari semua arah. Alat berat tidak bisa masuk. Jalan dari Langsa juga putus total,” kata Iman.

Putusnya akses logistik mulai berdampak serius pada kondisi sosial masyarakat. Menurut laporan BPBD, penjarahan mulai terjadi di berbagai lokasi akibat kebutuhan pokok yang semakin menipis.

Warga yang terisolasi berusaha mencari makanan di toko maupun rumah-rumah yang ditinggalkan, sementara bantuan belum bisa menjangkau lokasi.

“Penjarahan terjadi di mana-mana, karena masyarakat benar-benar tidak punya bahan makanan lagi,” ungkap Iman.

Ia menegaskan bahwa situasi ini berpotensi memburuk jika bantuan tidak segera didrop dari udara.

BPBD Aceh Tamiang mendesak pemerintah pusat dan provinsi segera menurunkan helikopter untuk operasi distribusi logistik dan evakuasi warga.

“Kami mohon bantuan logistik dikirim melalui helikopter. Yang aman bisa mendarat di koordinat LU 8 derajat 15 menit 56 detik,” jelasnya.

Di tengah kondisi darurat ini, lima korban jiwa telah ditemukan dan dimakamkan oleh warga serta petugas setempat. Air yang masih mengalir dengan arus sangat deras juga menimbulkan ketakutan baru, terutama karena kayu-kayu besar terus terbawa hingga ke permukiman.

Tags: Banjir Acehbanjir aceh TamiangBPBAPenjarahan
Previous Post

WALHI Aceh: Banjir Besar di Aceh Bencana Ekologis dari Kerusakan Terencana

Next Post

Sempat Melonjak Hingga Rp90 Ribu per Papan, Telur Ras Kosong di Pasaran

Related Posts

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Gempa M 4,2 Guncang Bener Meriah, Masjid Al Muttaqin Alami Kerusakan

by Riska Zulfira
7 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Minggu (7/6/2026) siang. Guncangan yang terjadi pada pukul 12.32...

Karhutla di Nagan Raya Meluas 95 Hektar, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

by Riska Zulfira
6 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya sejak sepekan terakhir telah menghanguskan sekitar 95 hektare lahan di...

Next Post

Sempat Melonjak Hingga Rp90 Ribu per Papan, Telur Ras Kosong di Pasaran

Flower Desak Pemerintah Respons Cepat Bencana Banjir di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co