MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Logistik Tipis, Penjarahan Mulai Terjadi di Aceh Tamiang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 November 2025
in Daerah
0

Ilustrasi penjarahan. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Situasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang semakin kritis setelah jalur darat di kabupaten tersebut putus total bahkan stok logistik nyaris kosong.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, melaporkan bahwa stok logistik di daerah terdampak hanya bertahan sampai besok. Jika tidak ada bantuan yang masuk, ribuan warga terancam mengalami kelaparan.

RelatedPosts

Festival QRIS Pasar Aceh Dorong UMKM dan Perluas Transaksi Digital

Rayakan HUT ke-81 RI, Illiza Turun Ikut Lomba Pukul Bantal di Lampaseh

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

“Logistik kita hampir tidak tersedia lagi. Kalau sampai besok tidak ada bantuan makanan, maka akan terjadi kelaparan di wilayah Aceh Tamiang,” ujar Iman melalui komunikasi radio ORARI, satu-satunya alat komunikasi yang masih berfungsi setelah listrik dan jaringan seluler padam total, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, banjir yang merendam permukiman dengan ketinggian lebih dari dua meter itu tidak hanya menghanyutkan jembatan dan menutup badan jalan dengan kayu-kayu besar, tetapi juga menutup seluruh akses bagi alat berat dan tim evakuasi.

“Ada tiga titik longsor besar yang memutuskan jalur dari semua arah. Alat berat tidak bisa masuk. Jalan dari Langsa juga putus total,” kata Iman.

Putusnya akses logistik mulai berdampak serius pada kondisi sosial masyarakat. Menurut laporan BPBD, penjarahan mulai terjadi di berbagai lokasi akibat kebutuhan pokok yang semakin menipis.

Warga yang terisolasi berusaha mencari makanan di toko maupun rumah-rumah yang ditinggalkan, sementara bantuan belum bisa menjangkau lokasi.

“Penjarahan terjadi di mana-mana, karena masyarakat benar-benar tidak punya bahan makanan lagi,” ungkap Iman.

Ia menegaskan bahwa situasi ini berpotensi memburuk jika bantuan tidak segera didrop dari udara.

BPBD Aceh Tamiang mendesak pemerintah pusat dan provinsi segera menurunkan helikopter untuk operasi distribusi logistik dan evakuasi warga.

“Kami mohon bantuan logistik dikirim melalui helikopter. Yang aman bisa mendarat di koordinat LU 8 derajat 15 menit 56 detik,” jelasnya.

Di tengah kondisi darurat ini, lima korban jiwa telah ditemukan dan dimakamkan oleh warga serta petugas setempat. Air yang masih mengalir dengan arus sangat deras juga menimbulkan ketakutan baru, terutama karena kayu-kayu besar terus terbawa hingga ke permukiman.

Tags: Banjir Acehbanjir aceh TamiangBPBAPenjarahan
Previous Post

WALHI Aceh: Banjir Besar di Aceh Bencana Ekologis dari Kerusakan Terencana

Next Post

Sempat Melonjak Hingga Rp90 Ribu per Papan, Telur Ras Kosong di Pasaran

Related Posts

Koalisi Sipil Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Sebut Dampak Ekologis Masih Berlangsung

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai penanganan dampak bencana ekologis di Aceh belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah persoalan seperti...

Satu Rumah dan Tiga Dapur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar, Diduga Dipicu Kebocoran Minyak 

by Redaksi
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran melanda satu unit rumah warga dan tiga dapur minyak tradisional di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten...

Pohon Tumbang Timpa Pikap di Pidie, Tujuh Warga Meninggal Dunia

by Riska Zulfira
12 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak tujuh warga meninggal dunia setelah mobil pikap Suzuki Carry yang membawa rombongan warga tertimpa pohon tumbang di...

Next Post

Sempat Melonjak Hingga Rp90 Ribu per Papan, Telur Ras Kosong di Pasaran

Flower Desak Pemerintah Respons Cepat Bencana Banjir di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co