MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang Terendam Banjir, 90 Santri dan Guru Ngungsi Tanpa Bantuan

Ulfah by Ulfah
29 November 2025
in Daerah
0

Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang selama tiga hari terakhir, menyebabkan Pondok Pesantren Sulaimaniyah di Jalan Rantau, Kebun Rantau, Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, terisolasi dan kehilangan akses komunikasi.

Sedikitnya, 90 santri bersama para guru terjebak banjir dan hingga kini belum mendapatkan bantuan logistik maupun evakuasi.

RelatedPosts

Pasar 1001 Malam Hadir di Banda Aceh, Ramaikan Ramadan Sekaligus Dorong UMKM

Debit Air Mata Ie Menyusut, PDAM Aceh Besar Imbau Warga Hemat Air

Polres Aceh Selatan Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga Selama Mudik Lebaran

Menurut laporan keluarga santri, kompleks pesantren mulai terendam sejak tiga hari lalu. Kondisi semakin memburuk setelah aliran listrik padam dan jaringan komunikasi terputus total. Para santri dan guru terpaksa mengungsi ke Pabrik Betami Alur Manis, tidak jauh dari Masjid Al-Mutaqin.

“Kami mohon bantuannya. Anak kami dan sekitar 90 santri lain sudah tiga hari terjebak banjir. Tidak ada logistik, dan komunikasi terputus,” ungkap Yuni Rambe, salah satu orang tua santri yang terus mencoba menghubungi pihak berwenang.

Para santri Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang. | Foto : Ist

Yuni menjelaskan, terakhir ia berkomunikasi dengan anaknya, Djayeng Andara Pratama, pada Kamis pagi (27/11/2025). Saat itu, air mulai naik dan para santri serta guru mengungsi ke Masjid Al-Mutaqin.

Namun air kemudian merendam area masjid, memaksa mereka berpindah lagi ke bekas pabrik kelapa sawit yang lebih tinggi. Setelah itu, hubungan telepon terputus dan belum tersambung kembali hingga hari ini.

Selain hilangnya sinyal, padamnya listrik dari PLN membuat koordinasi dan upaya pencarian semakin sulit. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai proses evakuasi dari pihak terkait.

Keluarga korban berharap pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, BPBD, TNI–Polri, serta para relawan dapat segera melakukan penyelamatan dan menyalurkan bantuan logistik ke lokasi pengungsian.

“Kami berharap pemerintah bisa segera mengevakuasi anak-anak pesantren dan warga sekitar Kecamatan Rantau. Besar harapan kami bantuan datang secepatnya untuk menyelamatkan anak-anak kami,” harap Yuni dengan suara penuh kecemasan.

Tags: BanjirBanjir Acehbanjir aceh TamiangPesantren Sulaimaniyah
Previous Post

Jalur Medan-Aceh Lumpuh Total, Warga Lhokseumawe Tertahan di Medan Sudah 4 Hari

Next Post

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Related Posts

Hujan Guyur Wilayah Aceh Selatan, Simpang Mutiara Sempat Tergenang Banjir

by Aininadhirah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, menyebabkan banjir di Desa Simpang Mutiara pada Rabu...

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

by Redaksi
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan...

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Next Post

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Bantu Korban Banjir, 2 Ton Obat dari Malaysia Tiba Aceh

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...