MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang Terendam Banjir, 90 Santri dan Guru Ngungsi Tanpa Bantuan

Ulfah by Ulfah
29 November 2025
in Daerah
0

Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang selama tiga hari terakhir, menyebabkan Pondok Pesantren Sulaimaniyah di Jalan Rantau, Kebun Rantau, Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, terisolasi dan kehilangan akses komunikasi.

Sedikitnya, 90 santri bersama para guru terjebak banjir dan hingga kini belum mendapatkan bantuan logistik maupun evakuasi.

RelatedPosts

Rayakan HUT ke-81 RI, Illiza Turun Ikut Lomba Pukul Bantal di Lampaseh

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

Menurut laporan keluarga santri, kompleks pesantren mulai terendam sejak tiga hari lalu. Kondisi semakin memburuk setelah aliran listrik padam dan jaringan komunikasi terputus total. Para santri dan guru terpaksa mengungsi ke Pabrik Betami Alur Manis, tidak jauh dari Masjid Al-Mutaqin.

“Kami mohon bantuannya. Anak kami dan sekitar 90 santri lain sudah tiga hari terjebak banjir. Tidak ada logistik, dan komunikasi terputus,” ungkap Yuni Rambe, salah satu orang tua santri yang terus mencoba menghubungi pihak berwenang.

Para santri Pesantren Sulaimaniyah Aceh Tamiang. | Foto : Ist

Yuni menjelaskan, terakhir ia berkomunikasi dengan anaknya, Djayeng Andara Pratama, pada Kamis pagi (27/11/2025). Saat itu, air mulai naik dan para santri serta guru mengungsi ke Masjid Al-Mutaqin.

Namun air kemudian merendam area masjid, memaksa mereka berpindah lagi ke bekas pabrik kelapa sawit yang lebih tinggi. Setelah itu, hubungan telepon terputus dan belum tersambung kembali hingga hari ini.

Selain hilangnya sinyal, padamnya listrik dari PLN membuat koordinasi dan upaya pencarian semakin sulit. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai proses evakuasi dari pihak terkait.

Keluarga korban berharap pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, BPBD, TNI–Polri, serta para relawan dapat segera melakukan penyelamatan dan menyalurkan bantuan logistik ke lokasi pengungsian.

“Kami berharap pemerintah bisa segera mengevakuasi anak-anak pesantren dan warga sekitar Kecamatan Rantau. Besar harapan kami bantuan datang secepatnya untuk menyelamatkan anak-anak kami,” harap Yuni dengan suara penuh kecemasan.

Tags: BanjirBanjir Acehbanjir aceh TamiangPesantren Sulaimaniyah
Previous Post

Jalur Medan-Aceh Lumpuh Total, Warga Lhokseumawe Tertahan di Medan Sudah 4 Hari

Next Post

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Related Posts

Koalisi Sipil Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Sebut Dampak Ekologis Masih Berlangsung

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai penanganan dampak bencana ekologis di Aceh belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah persoalan seperti...

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Next Post

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Bantu Korban Banjir, 2 Ton Obat dari Malaysia Tiba Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...