MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Akses Jalan Antarprovinsi Terputus, Usaha Online di Aceh Ikut Lumpuh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Desember 2025
in News
0
Akses Jalan Antarprovinsi Terputus, Usaha Online di Aceh Ikut Lumpuh

Rahmi mengemas Ue Neulheu usai proses penggilingan. | Foto : Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Terputusnya akses transportasi Aceh–Medan akibat banjir dan tanah longsor memicu dampak berlapis bagi masyarakat. Selain menghambat mobilitas warga, lumpuhnya jalur utama antarprovinsi itu juga memukul pelaku usaha daring (online).

Salah satu yang terdampak adalah Ue Neulheu atau kelapa gongseng, usaha kebutuhan rumah tangga milik pengusaha muda Banda Aceh, Rahmi Aidal Fitri. Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 110 kilogram barang dagangan miliknya tertahan di kawasan Jembatan Kutablang, Bireuen, sejak jalur tersebut tidak bisa dilalui.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Turun Jadi Rp7,47 Juta per Mayam

Kapolda Aceh Ungkap Jejak Jaringan Sabu Internasional di Pidie

Banjir Genangi Rumah Warga di Dua Kecamatan Aceh Besar, Ketinggian Air 50 Cm

“Barangnya aman dan tidak mengganggu kualitas asal terkena banjir. Sopir juga sudah memastikan. Hanya saja belum bisa lewat sama sekali,” kata Rahmi kepada masakini.co, Senin (1/12/2025).

Produk tersebut seharusnya dikirim ke pelanggan di Takengon dan Panton Labu. Namun penutupan total jalur Aceh–Sumut membuat seluruh pengiriman menggunakan armada L300 terhenti sampai waktu yang belum pasti.

Dampaknya, penjualan daring Ue Neulheu menurun tajam. Pesanan melalui Shopee dan TikTok Shop anjlok karena pengiriman tidak dapat diproses.

“Perbedaannya jauh sekali dibanding hari biasa. Karena tidak bisa kirim, orderan turun dan kami terpaksa tutup dulu e-commerce-nya,” ujarnya.

Rahmi menambahkan, beberapa pelanggan yang menggunakan metode COD masih bisa dihubungi, sementara sebagian lainnya belum merespons. Meski tidak mengalami kerugian finansial karena pembayaran dilakukan setelah barang diterima, ia menyebut pemasukan usahanya kini terkendala.

“Yang COD aman, mereka belum bayar karena barang belum sampai. Jadi tidak rugi uang, tapi pesanan baru dari luar Banda Aceh benar-benar tidak ada,” katanya.

Lumpuhnya jalur Aceh–Medan sendiri disebabkan sedikitnya 27 titik kerusakan jalan, termasuk sejumlah jembatan yang ambruk, sehingga kendaraan logistik tidak dapat melintas.

Tidak hanya pelaku usaha seperti Rahmi, konsumen juga merasakan imbas keterlambatan pengiriman barang. Mia Sofianti, warga Aceh Besar, mengaku sudah menunggu paket pesanannya selama sepekan.

“Saya pesan Senin (23/11/2025), harusnya tiba Jumat (28/11/2025). Tapi sampai sekarang belum sampai karena akses terputus,” ujarnya.

Menurut Mia, pesanannya dikirim dari Bandung melalui transportasi darat. “Tapi barusan saya cek estimasi tiba besok, 2 Desember,” sebutnya.

Hingga kini belum ada kepastian kapan jalur Aceh–Medan kembali normal. Pelaku usaha daring maupun konsumen hanya bisa menunggu perbaikan akses sebagai satu-satunya jalan agar arus logistik kembali bergerak.

Tags: Banjir AcehJalan putusLongsorUsaha online
Previous Post

5 Penyebar Hoaks Tsunami Ditangkap, Kepanikan Massal di Pidie Jaya Makan Korban Jiwa

Next Post

Seri Rahayu, Penyintas Tsunami yang Kembali Menyaksikan Aceh Terendam

Related Posts

Demo di Kantor Gubernur Aceh, Massa Desak Bencana Ekologis Jadi Bencana Nasional

by Redaksi
20 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Sekitar 100 orang yang tergabung dalam Front Mahasiswa Aceh Resistence menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda...

Aceh Tamiang Kembali Dikepung Banjir, 19 Desa Terendam

by Riska Zulfira
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Tamiang setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (11/10/2026) malam. Genangan...

Daerah Rawan Banjir di Aceh Diusulkan Dapat Alat Berat Sistem Pinjam Pakai

by Ahmad Mufti
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah kabupaten/kota yang rawan banjir di Aceh diusulkan mendapat alat berat dengan skema pinjam pakai agar penanganan bencana dapat...

Next Post
Seri Rahayu, Penyintas Tsunami yang Kembali Menyaksikan Aceh Terendam

Seri Rahayu, Penyintas Tsunami yang Kembali Menyaksikan Aceh Terendam

Update Bencana Aceh, 173 Orang Meninggal dan 204 Hilang

Update Bencana Aceh, 173 Orang Meninggal dan 204 Hilang

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co