MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Enam Ruas Jalan Nasional Masih Terputus Akibat Banjir Bandang dan Longsor

Ulfah by Ulfah
3 Desember 2025
in News
0

Jalur lintas nasional yang menghubungkan Aceh Tamiang dengan Medan kembali dapat dilalui | foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menginformasikan bahwa masih ada enam ruas jalan nasional di Aceh yang mengalami pemutusan akses akibat bencana banjir bandang dan longsor. Kerusakan utama terjadi karena runtuhnya jembatan dan amblasnya badan jalan di sejumlah titik strategis. 

Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, menyebutkan bahwa salah satu ruas yang terdampak adalah jalur Meureudu – Batas Pidie Jaya/Bireuen. Di sana, akses terputus setelah oprit Jembatan Krueng Meureudu runtuh. Saat ini, penanganan darurat sedang berlangsung dengan target pemulihan akses selesai pada 12 Desember 2025.

RelatedPosts

Ustadz Adi Hidayat: Bangun Setiap Malam Ramadan untuk Menggapai Lailatul Qadr

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Lakukan Kerja Sama dengan RS Putri Bidadari

Pentingnya Menjaga Silaturrahmi di Bulan Ramadan

Selain itu, ruas Kota Bireuen – Batas Bireuen/Aceh Utara juga mengalami kerusakan akibat runtuhnya satu bentang Jembatan Krueng Tingkeum. Untuk sementara, akses dialihkan melalui jembatan bailey di Awe Geutah, yang sedang dalam proses pemasangan dan ditargetkan selesai pada 16 Desember 2025. 

Ruas Bireuen – Bener Meriah juga tidak terkecuali. Oprit Jembatan Teupin Mane di jalur ini runtuh, sehingga proses penimbunan dan pemasangan bailey sedang dikebut dan ditargetkan selesai sebelum 10 Desember 2025. Setelah itu, pemulihan di jalur ini akan dilanjutkan. 

Di Aceh Tenggara, dua jembatan rusak dan longsor menyebabkan jalur Batas Gayo Lues – Kota Kutacane terputus. Penanganan sementara dilakukan dengan penimbunan oprit, dan mobilisasi bailey dari Medan direncanakan tiba pada 8 Desember 2025. 

Sementara itu, ruas Batas Aceh Tengah – Nagan Raya, termasuk jalur Lhok Seumot dan Jeuram, juga mengalami putus total akibat jembatan Krueng Beutong putus dan badan jalan longsor. Saat ini, jalur alternatif melalui jalan kebun sedang dibuka dan ditargetkan selesai pada 17 Desember 2025. 

Meski enam ruas jalan masih tertutup, Heri Yugiantoro memastikan bahwa sejumlah akses lain di Aceh sudah kembali normal. Jalur Banda Aceh – Meureudu, Lhokseumawe – Langsa, serta Langsa – Kuala Simpang telah dibersihkan dari sedimentasi dan dapat dilalui kendaraan. 

“Akses dari Kuala Simpang menuju perbatasan Sumatera Utara juga sudah bisa dilalui kendaraan besar setelah ketinggian air menurun,” katanya, Rabu (3/12/2025).

Selain itu, jalur Simpang Uning – Uwaq dan jalur dari Takengon menuju Blangkejeren mulai dibuka secara bertahap. Heri menyatakan bahwa jalur dari Kutacane ke perbatasan Sumatera Utara sudah dapat dilalui, dan jalur Genting Gerbang – Celala – Aceh Tengah/Nagan Raya masih dalam proses perbaikan, dengan target selesai pada 17 Desember 2025.

Tags: Banjir AcehBPJN AcehJalan nasionalLongsor AcehPerbaikan Jalan
Previous Post

MPU: Pelaku Pasar yang Permainkan Harga Hukumnya Haram

Next Post

Pertamina Kirim BBM ke Daerah, Danrem Lilawangsa Imbau Warga Lhokseumawe Jangan Panik

Related Posts

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

by Redaksi
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan...

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Suluk Jadi Tempat Pulang Terakhir Jariyah di Bulan Ramadan

91 Ribu Lebih Warga Masih Mengungsi, Terbanyak di Aceh Utara

by Ulfah
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Delapan minggu pascabencana, 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Data Pos Komando...

Next Post
Pertamina Kirim BBM ke Daerah, Danrem Lilawangsa Imbau Warga Lhokseumawe Jangan Panik

Pertamina Kirim BBM ke Daerah, Danrem Lilawangsa Imbau Warga Lhokseumawe Jangan Panik

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh Dipercepat

Discussion about this post

CERITA

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co