MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Korban Selamat Ceritakan Detik-Detik Banjir Aceh Tamiang, Rumah Hancur dan Ratusan Warga Hilang

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
4 Desember 2025
in Headline, News
0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyalurkan 30 ton bantuan ke Aceh Tamiang : foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah warga Aceh Tamiang masih syok mengingat derasnya banjir besar yang menghantam pemukiman mereka pada akhir pekan lalu. Ishak alias Kureng, warga Desa Menang Gini, menjadi salah satu korban yang selamat setelah empat hari terjebak bersama puluhan warga lain. Ia menceritakan air mulai naik pada Rabu malam dan terus meninggi hingga mencapai lebih dari tiga meter.

 “Hari Jumat baru mulai surut sedikit. Sabtu kami bisa keluar cari makan. Kami terjebak empat hari empat malam,” ujarnya. Menurutnya, arus banjir begitu kencang hingga menghancurkan rumah-rumah di sepanjang desa.

RelatedPosts

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 17 Oktober

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Selain Kureng, Wahyu Putra Pratama, warga Kampung Dalam, Karang Baru, menyampaikan kondisi serupa. Ia menyebut air naik hanya dalam waktu satu setengah jam hingga setinggi kabel listrik. “Rumah sudah hancur semua. Kami selamat karena cepat mengungsi ke kantor KPA,” katanya.

Selama terjebak hampir enam hari, warga bertahan hidup dengan memakan apa pun yang bisa ditemukan. Wahyu memperkirakan hanya 20 persen bangunan yang masih berdiri, sementara ratusan rumah lainnya rata dengan tanah. “Korban jiwa sekitar 250 orang, termasuk yang belum ditemukan. Ini seperti tsunami, cuma airnya dari sungai,” ucapnya.

Di tengah situasi darurat ini, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, turun langsung ke Aceh Tamiang pada Rabu (3/12/2025) malam. Ia menembus gelapnya malam dan kondisi listrik yang padam untuk menyalurkan bantuan. 

Rombongan berangkat dari Lhokseumawe dan tiba menjelang tengah malam. Jalanan yang masih dipenuhi lumpur, kendaraan rusak, serta perumahan yang porak-poranda menjadi pemandangan pertama yang ia saksikan saat memasuki kawasan tersebut.

Mualem kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Dalam, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah. Di lokasi itu, ia meninjau bangunan warga yang rata dengan tanah dan menyerahkan bantuan logistik. Total 30 ton sembako disalurkan, terdiri dari air minum, beras, mi instan, biskuit, telur, dan obat-obatan. “Kita sedih dan pilu melihat kondisi ini. Kita harap rakyat Aceh tabah menghadapi cobaan,” ujarnya di sela penyaluran bantuan.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah air bersih dan tabung elpiji, selain bahan pokok. “Dalam beberapa hari ke depan, bantuan tambahan akan kita kirimkan dan kita perbaiki lokasi-lokasi terdampak,” kata Mualem. Setelah dari Kampung Dalam, rombongan kembali menuju arah Langsa dan kembali menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsian di sepanjang jalur Banda Aceh–Medan.

Sementara itu, Rudi, warga Medan yang menginisiasi bantuan 30 ton sembako untuk korban banjir, mengatakan pihaknya akan mengirim tambahan logistik. “Besok ada truk berikutnya. Kami juga buka posko bagi warga Medan yang ingin menyumbang,” ujarnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjangkau korban yang masih kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan dan medis.

Hingga kini, sebagian warga masih bertahan di posko pengungsian dengan kondisi terbatas. Banyak anak-anak mulai jatuh sakit akibat kurangnya air bersih dan tingginya kelembapan pascabencana. 

Para korban berharap pemerintah dapat segera membangun kembali akses transportasi serta mempercepat pendistribusian bantuan agar kebutuhan dasar warga terdampak bisa segera terpenuhi.

Tags: Aceh TamiangBanjir dan longsong AcehGubernur Aceh
Previous Post

Pemko Salurkan Bantuan untuk Warga Aceh Tengah yang Tertahan di Banda Aceh

Next Post

Enam Korban Ditemukan Tewas, SAR Kebut Evakuasi di Tengah Putusnya Akses Banjir Aceh

Related Posts

Enam Persoalan Pertanahan Aceh Dibawa Dek Fadh ke Komisi II DPR RI

by Riska Zulfira
16 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh membawa enam persoalan strategis pertanahan ke Komisi II DPR RI untuk mendapat perhatian dan dukungan pemerintah...

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3 Moge Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp1,8 Miliar

by Riska Zulfira
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tim gabungan Bea Cukai Langsa dan Bea Cukai Medan menggagalkan dugaan penyelundupan tiga unit motor gede (moge) bekas...

Status Transisi Darurat Berakhir, Mualem dan Forkopimda Akan Tetapkan Status Baru

by Riska Zulfira
26 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh belum menetapkan langkah lanjutan setelah Status Transisi Darurat menuju Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi berakhir pada 30 Juli...

Next Post

Enam Korban Ditemukan Tewas, SAR Kebut Evakuasi di Tengah Putusnya Akses Banjir Aceh

Bau Bangkai Mulai Tercium di Titik Banjir Aceh Tamiang

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co