MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Korban Selamat Ceritakan Detik-Detik Banjir Aceh Tamiang, Rumah Hancur dan Ratusan Warga Hilang

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
4 Desember 2025
in Headline, News
0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyalurkan 30 ton bantuan ke Aceh Tamiang : foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah warga Aceh Tamiang masih syok mengingat derasnya banjir besar yang menghantam pemukiman mereka pada akhir pekan lalu. Ishak alias Kureng, warga Desa Menang Gini, menjadi salah satu korban yang selamat setelah empat hari terjebak bersama puluhan warga lain. Ia menceritakan air mulai naik pada Rabu malam dan terus meninggi hingga mencapai lebih dari tiga meter.

 “Hari Jumat baru mulai surut sedikit. Sabtu kami bisa keluar cari makan. Kami terjebak empat hari empat malam,” ujarnya. Menurutnya, arus banjir begitu kencang hingga menghancurkan rumah-rumah di sepanjang desa.

RelatedPosts

Dari Bullying hingga Krisis Literasi, Pelajar SMKN 1 Banda Aceh Suarakan Keresahan Lewat Film Dokumenter

Tak Hanya Menertibkan, Satpol PP WH Banda Aceh Juga Berikan Edukasi Syariat Kepada Pelanggar

Dinsos Aceh Ingatkan ASN Rawat dan Jaga Kendaraan Dinas

Selain Kureng, Wahyu Putra Pratama, warga Kampung Dalam, Karang Baru, menyampaikan kondisi serupa. Ia menyebut air naik hanya dalam waktu satu setengah jam hingga setinggi kabel listrik. “Rumah sudah hancur semua. Kami selamat karena cepat mengungsi ke kantor KPA,” katanya.

Selama terjebak hampir enam hari, warga bertahan hidup dengan memakan apa pun yang bisa ditemukan. Wahyu memperkirakan hanya 20 persen bangunan yang masih berdiri, sementara ratusan rumah lainnya rata dengan tanah. “Korban jiwa sekitar 250 orang, termasuk yang belum ditemukan. Ini seperti tsunami, cuma airnya dari sungai,” ucapnya.

Di tengah situasi darurat ini, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, turun langsung ke Aceh Tamiang pada Rabu (3/12/2025) malam. Ia menembus gelapnya malam dan kondisi listrik yang padam untuk menyalurkan bantuan. 

Rombongan berangkat dari Lhokseumawe dan tiba menjelang tengah malam. Jalanan yang masih dipenuhi lumpur, kendaraan rusak, serta perumahan yang porak-poranda menjadi pemandangan pertama yang ia saksikan saat memasuki kawasan tersebut.

Mualem kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Dalam, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah. Di lokasi itu, ia meninjau bangunan warga yang rata dengan tanah dan menyerahkan bantuan logistik. Total 30 ton sembako disalurkan, terdiri dari air minum, beras, mi instan, biskuit, telur, dan obat-obatan. “Kita sedih dan pilu melihat kondisi ini. Kita harap rakyat Aceh tabah menghadapi cobaan,” ujarnya di sela penyaluran bantuan.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah air bersih dan tabung elpiji, selain bahan pokok. “Dalam beberapa hari ke depan, bantuan tambahan akan kita kirimkan dan kita perbaiki lokasi-lokasi terdampak,” kata Mualem. Setelah dari Kampung Dalam, rombongan kembali menuju arah Langsa dan kembali menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsian di sepanjang jalur Banda Aceh–Medan.

Sementara itu, Rudi, warga Medan yang menginisiasi bantuan 30 ton sembako untuk korban banjir, mengatakan pihaknya akan mengirim tambahan logistik. “Besok ada truk berikutnya. Kami juga buka posko bagi warga Medan yang ingin menyumbang,” ujarnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjangkau korban yang masih kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan dan medis.

Hingga kini, sebagian warga masih bertahan di posko pengungsian dengan kondisi terbatas. Banyak anak-anak mulai jatuh sakit akibat kurangnya air bersih dan tingginya kelembapan pascabencana. 

Para korban berharap pemerintah dapat segera membangun kembali akses transportasi serta mempercepat pendistribusian bantuan agar kebutuhan dasar warga terdampak bisa segera terpenuhi.

Tags: Aceh TamiangBanjir dan longsong AcehGubernur Aceh
Previous Post

Pemko Salurkan Bantuan untuk Warga Aceh Tengah yang Tertahan di Banda Aceh

Next Post

Enam Korban Ditemukan Tewas, SAR Kebut Evakuasi di Tengah Putusnya Akses Banjir Aceh

Related Posts

Wagub Aceh Tinjau Jalan Rusak dan PDAM Bermasalah di Aceh Tamiang

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh meninjau langsung sejumlah ruas jalan rusak dan fasilitas air bersih yang mengalami kerusakan di Kabupaten...

Bea Cukai Langsa Bongkar Ancaman Perdagangan Satwa Dilindungi, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Penyelundupan

by Ahmad Mufti
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai Langsa bersama Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya perdagangan ilegal tumbuhan...

Mualem Terima Delegasi Belanda, Kerja Sama Penanganan Bencana hingga Investasi Dibahas

by Redaksi
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menerima kunjungan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di...

Next Post

Enam Korban Ditemukan Tewas, SAR Kebut Evakuasi di Tengah Putusnya Akses Banjir Aceh

Bau Bangkai Mulai Tercium di Titik Banjir Aceh Tamiang

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co