MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Demi Bertahan Hidup, Pengungsi di Aceh Timur Mulai Rebus Air Bekas Banjir

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 Desember 2025
in Headline
0

Ilustrasi korban bencana di pengungsian kawasan Aceh Singkil. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan warga di Kabupaten Aceh Timur, khususnya di wilayah pedalaman, kini menghadapi krisis air bersih setelah banjir dan tanah longsor melanda wilayah tersebut. Para korban yang bertahan di tenda-tenda pengungsian mengaku sangat kesulitan memperoleh air layak konsumsi maupun untuk kebutuhan harian.

Di sejumlah titik pengungsian, warga terpaksa memanfaatkan air seadanya bahkan sebagian korban harus merebus air sungai yang telah bercampur lumpur banjir karena tidak ada pilihan lain untuk bertahan hidup. Situasi diperburuk oleh endapan lumpur tebal yang menutup sumber air rumah tangga serta fasilitas umum yang sebelumnya menjadi tumpuan warga.

RelatedPosts

Seksi Padang Tiji-Seulimeum Tol Sibanceh Ditutup Sementara untuk Uji Kelayakan Operasi

Pendaftaran Peserta PPSN VI Tahun 2026 Dibuka, Kanwil Kemenag Diminta Segera Daftarkan Kontingen

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Banda Aceh, 10 Penerbangan SIM-Jakarta Dibatalkan

Krisis air bersih ini menyebabkan anak-anak di pengungsian mengalami berbagai keluhan seperti gatal-gatal, diare, hingga dehidrasi.

“Air bersih sangat kurang. Untuk masak kami harus berusaha mencari apa saja yang bisa dipakai, sementara air minum juga mulai menipis,” kata Seorang warga Gampong Beusa Meurano, Kecamatan Peureulak Barat, Ainun, Sabtu (6/12/2025).

Menurutnya, air minum bantuan pemerintah menjadi satu-satunya sumber yang masih aman digunakan. Namun untuk mandi dan mencuci, warga terpaksa menggunakan air sungai yang tetap keruh meski telah beberapa kali surut.

“Tidak ada pilihan lain, air bersih sangat terbatas,” katanya.

Kondisi darurat ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak berlapis, mulai dari risiko penyakit menular, tekanan psikologis, hingga masalah sosial di lingkungan pengungsian yang semakin padat.

Warga pun berharap pasokan air bersih dapat segera dipercepat, disertai bantuan perbaikan rumah yang rusak berat akibat terjangan banjir.

Tags: Banjir AcehBanjir Aceh TimurBanjir Longsorbencana alamKrisis air bersih
Previous Post

Pemprov Aceh Minta Sekolah Data dan Penuhi Kebutuhan Dasar Siswa Terdampak Banjir

Next Post

Update Korban Banjir Tamiang, 57 Orang Meninggal Dunia dan 23 Lainnya Hilang

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan tahap II senilai Rp11,628 miliar untuk pemulihan 306 masjid dan musala yang terdampak...

Koalisi Sipil Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Sebut Dampak Ekologis Masih Berlangsung

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai penanganan dampak bencana ekologis di Aceh belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah persoalan seperti...

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Next Post

Update Korban Banjir Tamiang, 57 Orang Meninggal Dunia dan 23 Lainnya Hilang

Penanganan Dinilai Lambat, Relawan Mahasiswa Rela Jalan Kaki Tiga Hari Antar Logistik

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co