MASAKINI.CO – Real Madrid sukses mengalahkan Sevilla meskipun harus berjuang dengan susah payah di kota ibukota Spanyol. Kiper Thibaut Courtois menjadi pemain terbaik, mencegah gol berulang kali dari Isaac Romero dan Alexis Sanchez. Keadaan makin mudah ketika Sevilla harus bermain dengan 10 orang setelah Marcao dikeluarkan.
Jude Bellingham juga tampil apik dan mencetak gol, sedangkan Kylian Mbappe mencetak poin dari titik pinalti. Gol itu membuat Mbappe menyamai rekor Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Los Blancos dalam satu tahun, yaitu 59 gol.
Setelah pertandingan selesai, pelatih Real Madrid Xabi Alonso berbicara dengan media. “Kita akan punya waktu untuk menganalisis dan berpikir ulang. Ini pertandingan yang harus kita menangkan. Kita dalam kondisi sulit karena banyak pemain absen. Kita bisa dan ingin lebih baik, mulai tahun baru dengan langkah yang lebih bagus,” ujarnya, menukil Bernabeu Digital.
Mengenai teriakan kebencian publik kepada Vinicius Junior, Alonso berkata bahwa “pendukung punya hak mutlak untuk mengungkapkan pendapat. Ini pertandingan yang sulit dan kita tahu harus meningkat. Kita akan gunakan waktu ini untuk beristirahat.”
Pelatih asal Tolosa itu juga menekankan bahwa tim tahu posisinya dan punya standar tinggi untuk bermain lebih baik. “Tingkat kita bukan seperti ini, kita ingin meningkat. Yang paling penting adalah menang. Ada beberapa hal yang mendekati apa yang kita inginkan, berbeda dari seminggu lalu,” katanya.
Alonso menjelaskan bahwa tim harus lebih baik dalam menguasai bola, menggabungkan kontrol dengan serangan yang lebih cepat. “Banyak pemain hampir kehabisan tenaga, seperti Fede Valverde, Raul Asencio, dan Eduardo Camavinga. Saya tidak puas dengan performa hari ini karena tahu nanti, ketika semua pulih dan tenaga kembali, kita akan membaik,” tambahnya.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid memasuki 2026 dengan posisi klasemen yang memungkinkan mereka bersaing untuk semua gelar yang diincar.










Discussion about this post