MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

43 Hari Pasca Bencana, 11 Ribu Warga di Aceh Tengah Masih Terisolir

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Januari 2026
in News
0
Menggapai Desa yang Terputus

Petugas dan relawan menyiapkan bantuan di tepi sungai untuk dikirim ke lokasi yang terisolir, Selasa (2/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 11.657 jiwa di Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi sejak akhir November 2025. Hingga awal Januari 2026, puluhan desa di sejumlah kecamatan belum sepenuhnya dapat diakses karena kerusakan parah pada jalan dan jembatan.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, mengatakan wilayah terisolir tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge. Total terdapat 26 desa yang masih mengalami keterbatasan akses, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

RelatedPosts

HUDA Aceh Dorong Penguatan Pembinaan untuk Maksimalkan Penerapan Syariat Islam di Banda Aceh

Sebagian Besar Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 6 Juli 2026

Jembatan Enang-Enang Kembali Difungsikan, Truk Dilarang Melintas

“Kondisi terisolir ini disebabkan oleh timbunan longsor yang menutup badan jalan serta putusnya sejumlah jembatan vital penghubung antarwilayah,” kata Andalika, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan data BPBD Aceh Tengah, Kecamatan Ketol menjadi wilayah dengan jumlah warga terisolir terbanyak, mencapai 4.951 jiwa. Terputusnya jembatan seperti Jembatan Berawang Gajah dan Jembatan Bergang/Ayun, serta longsor di sejumlah titik jalan, membuat akses ke beberapa desa belum bisa dilalui.

Sementara itu, di Kecamatan Rusip Antara, sebanyak 2.765 jiwa masih terisolir. Beberapa jalur sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, namun akses roda empat masih tertutup akibat jembatan putus dan material longsor yang belum sepenuhnya dibersihkan.

Di Kecamatan Linge, tercatat 2.362 jiwa terdampak isolasi. Kerusakan jembatan kabupaten dan longsor tanah menjadi penyebab utama terhambatnya mobilitas warga di wilayah tersebut. Sebagian desa hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua.

Adapun Kecamatan Bintang mencatat 1.325 jiwa masih terisolir akibat longsor yang menutup badan jalan secara total, sementara Kecamatan Silih Nara terdapat 254 jiwa yang terisolir karena putusnya jembatan penghubung antar desa.

Andalika menambahkan, secara keseluruhan bencana banjir dan longsor telah berdampak pada 14 kecamatan di Aceh Tengah. Namun saat ini fokus penanganan diarahkan pada lima kecamatan yang masih terisolir.

“Upaya pembukaan akses terus kami lakukan, baik melalui pembersihan material longsor maupun pembangunan jembatan darurat. Prioritas kami memastikan jalur logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terhubung kembali,” ujarnya.

Tags: Aceh TengahBanjir LongsorBencana AcehBPBD Aceh TengahWarga Terisolir
Previous Post

Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik, Sinyal Tembus Rp8 Juta per Mayam

Next Post

1.000 Huntap untuk Korban Bencana Bireuen Mulai Dibangun

Related Posts

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Karhutla di Lima Kabupaten, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

by Riska Zulfira
1 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh memburu pelaku yang diduga sengaja membakar hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Tengah setelah kebakaran hutan...

Mualem Terima Delegasi Belanda, Kerja Sama Penanganan Bencana hingga Investasi Dibahas

by Redaksi
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menerima kunjungan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di...

Next Post
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

1.000 Huntap untuk Korban Bencana Bireuen Mulai Dibangun

Sesko Cetak Dua Gol, MU Imbang 2-2 Lawan Burnley dan Jatuh ke Peringkat Ketujuh

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co