MASAKINI.CO – Arsenal akan tampil di final Piala Carabao 16 Maret mendatang, pertama kalinya sejak 2018, setelah mengalahkan Chelsea dengan agregat 4-2 (1-0 di leg kedua). Kai Havertz mencetak gol penentu di waktu tambahan.
Mantan pemain Chelsea tersebut menjadi bagian dari skema taktis Arteta yang menempatkan Martinelli di sayap kiri dan Eze sebagai pemain tengah depan, sementara Odegaard absen dari daftar pemain. Kepa menjaga gawang Arsenal di kompetisi ini, dan Madueke kembali bermain di sayap kanan.
Chelsea yang harus membalikkan skor menjalankan eksperimen dengan formasi bertiga bek. Namun sejak awal, Arsenal mengendalikan ritme permainan dengan bermain lebih pasif dan menyerahkan bola pada lawan yang minim ide.
Kesempatan pertama muncul dari tendangan sudut yang gagal ditangani Madueke, dengan Hincapié mengajukan klaim tangan terhadap Fofana yang ditolak wasit Peter Banksy. Robert Sánchez kemudian menyelamatkan tembakan dari bek asal Ekuador tersebut.
Di babak pertama, Arsenal mengancam dengan serangan balik melalui Martinelli yang dibendung Malo Gusto. Sementara itu, Enzo Fernández mencoba tembakan jauh yang dengan apik diantisipasi Kepa dengan menyambar bola seperti burung.
Rosenior tidak mengubah formasi pada jeda babak, namun segera mempersiapkan Palmer dan Estevao untuk masuk. Belum sampai setengah waktu babak kedua, ia mengganti dua pemain untuk membubarkan formasi bertiga bek.
Chelsea masih kesulitan mengganggu Kepa, meskipun Joao Pedro dengan gigih mengajukan klaim tendangan penalti. Arsenal tetap menjaga soliditas dan hanya memberikan kesempatan tembakan jauh dari Cucurella dan Enzo.
Arteta memperkuat kontrol permainan dengan memasukan Trossard dan Havertz. Sementara Rosenior membawa Garnacho untuk meningkatkan daya serang, namun Chelsea tetap tidak mampu mengganggu pertahanan Arsenal.
Di waktu tambahan, Declan Rice memimpin serangan balik yang diselesaikan Havertz dengan sempurna. Arsenal kini akan menghadapi Manchester City atau Newcastle di Stadion Wembley, tempat mereka pernah meraih tiga gelar sebelumnya.










Discussion about this post