MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

DPRK Usul Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Dijadikan Ruang Terbuka Hijau

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Maret 2026
in News
0

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah | Foto: Humas DPRK

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Lahan eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza yang berada di pusat Kota Banda Aceh hingga kini masih terbengkalai tanpa pemanfaatan. Kedua lahan tersebut berada di kawasan strategis, tepat di depan Masjid Raya Baiturrahman.

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Ia mendorong agar Pemerintah Kota Banda Aceh mempertimbangkan menjadikan kedua area itu sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

RelatedPosts

Satpol PP Aceh dan WH Gelar Operasi Pekat di Banda Aceh dan Aceh Besar

Sempat Terkendala Dana Operasional, SPPG MBG di Aceh Barat Daya Kembali Beroperasi Normal

Ulee Lheue Jadi Prioritas Pengawasan, Satpol PP-WH Patroli hingga Malam Hari

Menurutnya, keberadaan lahan kosong di kawasan inti kota tidak hanya memengaruhi estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan. “Lahan yang dibiarkan lama tanpa fungsi di pusat kota tentu menjadi perhatian. Apalagi lokasinya berada di kawasan strategis,” kata Irwansyah, Sabtu (14/3/2026).

Usulan tersebut juga berkaitan dengan kondisi ruang terbuka hijau di Banda Aceh yang hingga kini belum mencapai batas minimal. Berdasarkan data terbaru, cakupan RTH di Banda Aceh baru sekitar 14,5 persen, sementara standar minimal yang ditetapkan pemerintah mencapai 20 persen sebagaimana ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Irwansyah menyebutkan kebutuhan ruang terbuka hijau semakin penting seiring meningkatnya pembangunan kawasan permukiman di kota tersebut.

Selain itu, ia juga menilai momentum revisi Qanun RTRW Kota Banda Aceh 2009–2029 dapat dimanfaatkan untuk menata kembali fungsi sejumlah lahan kosong di pusat kota. Qanun tersebut terakhir diperbarui pada 2018 dan sesuai ketentuan perlu ditinjau ulang setiap lima tahun.

“Revisi RTRW bisa menjadi kesempatan untuk menyesuaikan kembali tata ruang kota dengan kondisi saat ini, termasuk menentukan fungsi lahan yang belum dimanfaatkan,” ujarnya.

DPRK juga mendorong pemerintah kota menyurati pemilik lahan yang berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) untuk meminta kejelasan terkait rencana pemanfaatan area tersebut.

Jika tidak ada rencana pengembangan yang jelas, Irwansyah menilai lahan tersebut dapat dipertimbangkan menjadi bagian dari kawasan ruang terbuka hijau kota.
Lahan eks Hotel Aceh sendiri merupakan lokasi berdirinya hotel bersejarah yang beroperasi sejak masa sebelum kemerdekaan dan dirobohkan pada 1995. Sementara lahan eks Geunta Plaza telah terbengkalai sejak pusat perbelanjaan itu terbakar pada 2004, beberapa bulan sebelum terjadinya Tsunami Aceh 2004.

Selain dua lokasi tersebut, sejumlah lahan kosong lain juga masih terlihat di kawasan pusat Kota Banda Aceh, seperti di sekitar Simpang Jam, depan Gedung DPRA, Simpang Surabaya, eks Lapangan SMEP Peunayong, hingga area eks Pasar Jalan Kartini. DPRK mendorong agar lahan-lahan tersebut segera dimanfaatkan atau dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau guna memperbaiki tata ruang kota.

Tags: DPRK Banda AcehLahan eks Hotel Aceh dan Geunta PlazaPemerintah Kota Banda AcehRTH Banda Aceh
Previous Post

Illiza Apresiasi Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh 2026

Next Post

Jembatan Bailey di Sawang Miring Usai Luapan Sungai

Related Posts

Warga Banda Aceh Mulai Disiapkan Masuk Dunia Usaha dan Industri

by Riska Zulfira
11 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menyiapkan tenaga kerja terampil melalui Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi yang digelar UPTD BLK...

Pemadaman Berulang, DPRK Minta Aceh Bangun Sistem Kelistrikan Mandiri

by Riska Zulfira
25 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendesak pemerintah pusat dan PT PLN untuk memperkuat kemandirian...

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Pemko Banda Aceh Fokuskan Penyaluran Daging Kurban ke Wilayah Pesisir dan Pinggiran

by Aininadhirah
18 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh mulai membahas persiapan penyaluran daging kurban kepada...

Next Post

Jembatan Bailey di Sawang Miring Usai Luapan Sungai

100 Armada Disiapkan untuk Mudik Gratis dari Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co