MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Imunisasi Bayi Aceh Terpuruk di Peringkat 37 Nasional, Penolakan Orang Tua Jadi Penghambat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
18 April 2026
in News
0
Imunisasi Rendah Penyebab Kasus Campak di Aceh

Ilustrasi imunisasi. | Foto : Istockphoto/Natalia Kopyltsova

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi di Aceh berada di titik kritis. Hingga 2026, angkanya baru mencapai 1,9 persen, menempatkan Aceh di peringkat ke-37 dari 38 provinsi di Indonesia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh, Iman Murahman, menegaskan rendahnya capaian ini bukan semata persoalan akses, tetapi lebih pada penolakan dari orang tua.

RelatedPosts

Setiap Jumat, Satpol PP-WH Awasi Warkop dan Usaha yang Masih Buka

Lima Rumah Ludes Terbakar di Aceh Tenggara, Korban Mengungsi 

Satpol PP-WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Hotel, Patroli Berlangsung Sejak Pagi hingga Malam

“Banyak orang tua menolak imunisasi karena takut efek samping dan tidak memahami manfaatnya. Ini yang menjadi hambatan utama,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, kondisi ini berisiko serius terhadap kesehatan anak, karena bayi yang tidak diimunisasi rentan terpapar penyakit menular yang seharusnya bisa dicegah sejak dini.

Data Dinkes Aceh menunjukkan kesenjangan antarwilayah masih tinggi. Beberapa daerah seperti Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, dan Aceh Singkil mencatat capaian relatif lebih baik. Namun, daerah seperti Pidie, Sabang, dan Bireuen masih tertinggal jauh.

Dinkes Aceh kini memperketat strategi dengan mendorong intervensi langsung ke daerah berisiko rendah cakupan imunisasi, termasuk melalui pendekatan pemerintah daerah dan penguatan edukasi masyarakat.

“Kalau penolakan ini tidak diatasi, target tidak akan tercapai. Padahal kita menargetkan minimal 50 persen bayi mendapat imunisasi lengkap tahun ini,” kata Iman.

Ia menekankan, tanpa perubahan pola pikir masyarakat, rendahnya imunisasi berpotensi memicu peningkatan kasus penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.

Pemerintah pun didorong untuk tidak hanya fokus pada program, tetapi juga memperkuat komunikasi publik agar masyarakat memahami bahwa imunisasi adalah kebutuhan dasar, bukan pilihan.

Tags: Cakupan Imunisasi Rendah AcehImunisasi Bayi Aceh RendahPenolakan Orang Tua ImunisasiPeringkat 37 Nasional
Previous Post

Jemaah Haji Banda Aceh Dijadwalkan Berangkat 6 Mei Dini Hari

Next Post

Kasus DBD Muncul, Petugas Lakukan Fogging di Blang Bintang

Related Posts

Penolakan Orang Tua Picu 281 Ribu Anak Aceh Tanpa Imunisasi

by Riska Zulfira
17 April 2026
0

MASAKINI.CO - Rendahnya kesadaran dan penolakan orang tua terhadap imunisasi menjadi pemicu utama tingginya jumlah anak zero dose di Aceh....

Next Post

Kasus DBD Muncul, Petugas Lakukan Fogging di Blang Bintang

Wagub Aceh Mediasi Konflik APBK Singkil

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co