MASAKINI.CO – Petugas kesehatan melakukan fogging dan serangkaian upaya pencegahan di wilayah Blang Bintang, Aceh Besar, setelah ditemukan satu kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sempat dirawat inap di puskesmas setempat.
Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas. Tim langsung turun ke lapangan melakukan penyelidikan epidemiologi, termasuk menelusuri lingkungan sekitar pasien dalam radius 100 meter.
Kepala Puskesmas Blang Bintang, T.M. Jakfar, mengatakan penanganan dilakukan secara terpadu mulai dari investigasi hingga intervensi di lapangan.
“Kami langsung lakukan penyelidikan epidemiologi, larvasidasi, serta fogging di wilayah terdampak agar penularan tidak meluas,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Tim yang terdiri dari petugas surveilans, penanggung jawab DBD, dan bidan desa mendatangi rumah pasien serta memeriksa potensi sarang nyamuk di lingkungan sekitar. Larvasidasi juga dilakukan pada tempat penampungan air seperti bak mandi yang berisiko menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, pasien mengalami penurunan trombosit hingga 71 ribu dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam untuk penanganan lebih lanjut.
Selain itu, kegiatan fogging difokuskan di sejumlah titik, antara lain Komplek Elang Lanud Sultan Iskandar Muda, Komplek TK Angkasa, rumah dinas Komandan Lanud, serta kawasan Gampong Bung Pageu.
Penanganan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dari Klinik Lanud SIM, sebagai bagian dari upaya kolaboratif menekan potensi penyebaran DBD.
Petugas juga menggerakkan masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan gotong royong, sekaligus mengimbau warga rutin menerapkan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas.
“Peran masyarakat sangat penting. Tanpa itu, penanganan tidak akan maksimal,” kata Jakfar.





Discussion about this post