MASAKINI.CO – Sebanyak 24 wali kota dari seluruh wilayah Sumatera akan hadir di Banda Aceh dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung pada 19–22 April.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan penunjukan Banda Aceh sebagai tuan rumah menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kolaborasi antar kota di Sumatera.
“Forum ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang menyatukan pandangan dan merumuskan langkah strategis bersama,” ujarnya dalam konferensi pers, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (19/4/2026).
Raker Komwil I APEKSI 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” sebagai respons atas tantangan bencana dan tekanan fiskal daerah, terutama pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada akhir 2025.
Illiza menyebutkan, hingga saat ini 21 dari 24 kota telah hadir dengan total 168 delegasi. Sejumlah kota yang terlibat di antaranya Medan, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Padang Sidempuan, Tanjung Pinang, Sibolga, dan Solok.
Selama pelaksanaan, berbagai agenda digelar secara terintegrasi, mulai dari rapat kerja, kegiatan kolaboratif, hingga peringatan Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga menggelar City Expo dan pameran di Lapangan Blang Padang yang melibatkan pelaku UMKM serta menampilkan perkembangan kota.
“Persiapan sudah mencapai sekitar 88 persen. Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif dan menyambut tamu dengan baik,” kata Illiza.
Ketua Komwil I APEKSI yang juga Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menilai forum ini penting untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama antar daerah.
“Setiap kota memiliki tantangan berbeda. Kolaborasi dan perencanaan fiskal yang sehat menjadi kunci menghadapi tekanan ekonomi dan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif APEKSI Pusat, Alwis Rustam, menegaskan pentingnya inovasi daerah di tengah keterbatasan fiskal dan meningkatnya risiko bencana.
“Pertemuan ini akan merumuskan aspirasi daerah untuk dibawa ke rapat kerja nasional di Medan,” katanya.
Puncak kegiatan dijadwalkan pada 22 April dengan upacara HUT ke-821 Kota Banda Aceh, seminar nasional, dan malam resepsi. Forum ini diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat ketahanan dan daya saing kota-kota di Sumatera.







Discussion about this post